
Masih dalam suasana tegang disana terlihat Perdana Mentri Choi dan Juga Ratu Yun terbelalak melihat Langkah putra Mahkota yang masih hidup dengan wajah tenang manatap mereka berdua.
“Kalian sekarang terperangkap dengan penyerangan kalian sendiri”Ujarnya Putra Mahkota Baek Hyeon dengan tenang.
“Kau…Kau seharusnya mati “Gertak Ratu Yun dengan nada kesal dan penuh amarah.
Raja Dam Ryung dan Permaisuri Park yang melihat sikap Ratu Yun keterlaluan mulai kesal,Raja Dam Ryung menampar Ratu Yun dengan keras karna Rasa marahnya.
“Diam kau seharusnya kau dihukum atas semua ini,Ku kira kau ibu yang baik ternyata ini sikap aslimu pada putraku,Kalian semua tangkap mereka bawa dia kepenjara”Perintah Raja Dam Ryung dengan nada penuh amarah.
Prajurit membawa Kedua pemberontak dan yang lainnya ke dalam penjara,Perdana Mentri dan Ratu Yun yang memberontak tidak bisa berbuat apa-apa karna telah kehilangan semuannya.
Raja Dam Ryung menghampiri Putranya dengan tatapan sedih dan membuat Permaisuri Park ikut tersentuh.
“Maafkan aku seharusnya aku percaya padamu seharusnya aku tidak terlalu mengikatmu yang justru membuatmu bersedih maafkan aku”Pinta Raja Da Ryung dengan nada sedih.
“Ini sudah selesai Ayah kita mulai dari awal”Jawab Putra Mahkota Baek Hyeon dengan nada tenang.
Raja memeluk Putranya sembari menangis tersedu Pangeran Seok dan semua yang ada disana ikut bahagia melihat Ayah dan anak itu mulai dekat begitupun Nona Mi Sun dan anak buahnya yang melihat mulai tenang kerajaan aman.
Tiba-Tiba
“Astaga Nona Soo Yun apa yang terjadi”Teriak Kasim Hang dengan nada terkejut.
Semua tatapan mengarah pada Soo Yun dan menatap terbelalak melihatnya, Soo Yun yang melihat semua tatapan mengarah padanya mulai melihat tangannya yang tiba-tiba trasnparan dengan cahaya yang terang.
“Soo Yun apa yang terjadi”Tanya Putra Mahkota Baek Hyeon Khawatir.
Soo Yun mulai menghela nafas karna diakhir bahagia ini dia justru malah harus meninggalkan dunia itu.
“Sepertinya Waktuku sudah habis,Aku sudah menyelesaikan tugas ku disini”Ujarnya Soo Yun dengan nada sedih.
__ADS_1
Semua kebingungan melihat Soo Yun yang semakin transparan dan menitihkan air mata.
“Apa Maksudmu kau mau kemana ?Kenapa Kau berbicara seperti itu”Ujarnya Putra Mahkota Baek Hyeon yang ketakutan kehilangan Soo Yun.
“Ini Bukan duniaku tapi kalian telah membuatku berkumpul dengan orang-orang yang memang sayang denganku,Aku berterima kasih pada kalian,Ada dunia lain yang kalian tidak mengerti maafkan aku aku harus pergi, Dengar Putra Mahkota kau harus belajar tenang sekarang kau harus mencari gadis yang benar-benar mencintaimu”Jelasnya Soo Yun dengan nada sedih.
Putra Mahkota menitihkan air mata dan memegang Tangan Soo Yun yang semakin lama menghilang.Putra Mahkota terjatuh dan menangis tersedu melihat Soo Yun yang pada akhirnya benar-benar meninggalkannya.
Suasana kebahagiaan yang harusnya dirasakan Putra Mahkota sekarang menjadi kesedihan terbesar dalam hidupnya.Tepat dimalam bulan purnama mereka bertemu dan tepat dibulan purnama itu juga mereka berpisah.
Sorotan mata yang terlihat terbuka perlahan disana terlihat Soo Yun yang telah berada dirumah sakit dan magernya yang telah berada disampingnya.
“Nona Soo Yun kau sudah sadar”Tanya Manger Soo Yun memastikan .
“Pergilah aku baik-baik saja”Perintah Soo Yun seperti biasanya dengan nada dingin.
Suasana malam yang begitu dingin terlihat Soo Yun yang telah pulih berdiri ditepi pantai melihat bintang dan juga menikmati suasana dinginnya angina yang berhembus bersama Mangernya yang masih khawatir.
“Nona ini sudah mala mayo kita kembali aku tidak ingin kejadian itu terjadi lagi Akhir-akhir ini banyak orang-orang yang berniat buruk karna kesal dengan kebenaran mu”Jelasnya Manger Soo Yun khawatir.
“Pergilah aku ingin kopi hangat aku akan baik-baik saja”Pinta Soo Yun sembari tersenyum.
Manager Soo Yun yang melihat Soo Yun begitu ramah mulai tidak bisa berkutik dan hanya menatapnya terkejut sembari pergi membelikan kopi didekat pantai itu.
Soo Yun yang terlihat sendiri ditepi pantai menatap langit tiba-tiba menitihkan air mata,Tak bisa dipungkiri bahwa dia tidak bisa melupakan semua yang terjadi.Tangisnya semain terisak mengingat Putra Mahkota yang tidak ada didekatnya untuk pertama kalinya dirinya menangis dan merasa kehilangan.
Sedangkan tepat diruang Putra Mahkota yang terlihat sunyi tiba-tiba matanya menitihkan air mata ,Putra Mahkota mengusap air matanya yang tiba-tiba datang dan mengingat Soo Yun yang tidak berada disisinya.
Didunia berbeda mereka masih merasakan kerinduan dan kesedihan yang sama yang membuat hati mereka semakin sakit.
__ADS_1
1 bulan kemudian.
1 bulan telah berlalu Disebuah kerajaan Raja Dam Ryung Disana terlihat seorang Wanita dengan menggunakan gaun pernikahan berwarna merah dan Putra Mahkota yang menatap dingin Seorang Wanita yang tak lain adalah Putri Hwang.
Dalam sekejap Pangeran Seok dengan pakaian handbook berwarna merah mengagetkannya .
“Yang Mulia dipernikahanku ini aku mengadakan lomba membidik apa kau tidak ingin,Kau bisa meminta apapun sebagai hadiahnya,Ikutlah Bukankah kau sangat hebat dalam hal ini”Ujarnya Pangeran Seok dengan nada canda.
Putra Mahkota tersenyum tipis melihat Saudaranya yang sekarang telah menikah dengan Putri Hwang.
“Aku sedang tidak ingin melakukan itu,Ini hari pernikahanmu berbahagialah”Ujarnya Putra Mahkota dengan nada tenang.
“Kau harus ikut setidaknya turuti saudaramu ini untuk sekali saja”Ujarnya Pangeran Seok sembari memaksa Putra Mahkota untuk ikut lomba itu.
Putra Mahkota akhirnya mengikuti lomba itu disaksikan semua orang diistana dengan tatapan yang begitu tenang tanpa ada yang menyadari seseorang berjalan dengan tenang menggunakan Gaun berwarna biru sembari membawa busur dan Panah.
Tiba-Tiba..
Sret….
Semua terkejut melihat Anak panah yang telah membidik dengan tepat semua tatapan melihat seseorang yang telah membidik dengan tepat ,Tiba-tiba tatapan semua orang berubah terkejut dan melotot bukan kepayang melihat seorang gadis yang membawa busur yang tak lain adalah Soo Yun.
Putra Mahkota yang membalikan badannya mulai menatap Soo Yun dengan sedih sembari berjalan perlahan kearah Soo Yun yang tersenyum.Semakin dekat detak jantung mereka berdua semakin cepat.
Putra Mahkota yang telah berada didepan Soo Yun mulai memeluknya kesedihan antara mereka berdua menjadi tak terbendung semua yang melihat mereka bisa bersama mulai tersenyum lega.
Kebahagiaan mereka mulai sempurna karna seseorang yang lama mereka tunggu akhirnya kembali.
Prayaan itu menjadi semakin lengkap dengan kebahagiaan yang utuh.
Disisi lain didunia Soo Yun yang terlihat begitu ramai dan sesorang berjalan dengan anggun disebuah perusahaannya bekerja semua menatap Wanita elegan itu.
Wanita yang tak lain adalah Soo Yun mulai tersenyum licik dan dengan tatapan tenangnya.
“Baiklah Soo Yun kau memang bisa diandalkan”Gumamnya Soo Yun yang tak lain adalah She Hwa yang telah menggantikan Soo Yun untuk bertukar tubuh.
TAMAT
Makasih sudah membaca Ceritaku beri pendapat kalian yha 😊😊
__ADS_1