
Suasana Ruangan Yang terlihat Ratu Yun menatap kesal kearah Soo Yun yang duduk dengan tenang sembari tersenyum tenang.
“Beruntung kalian disini aku sangat senang dengan kabar yang aku dengar ini”Ujarnya Yang Mulia Raja dengan nada bahagia.
“Apa yang sebenarnya Yang Mulia Inginkan”Tanya Putra Mahkota dengan nada tenang.
“Putra Mahkota karna kau akan segera menikah dengan Putri Hwang itu adalah kebahagiaan terbesar diistana berhubungan dengan itu Hubungan Pangeran Seok yang terdengar baru-baru ini membuatku semakin senang”Jelasnya Yang Mulia Raja dengan tenang.
Dalam Sekejap Raut Wajah Putra Mahkota dan Soo Yun berubah dalam sekejap.Soo Yun yang mengedipkan matanya begitu terkejut bahwa rencananya akan membuat dampak yang sangat besar sampai pada Yang Mulia Raja.
“Karna Kalian akan melakukan pernikahan bersama-sama dan Besok aku akan berencana mengadakan Pesta Makan malam bagaimana menurutmu apa kalian setuju”Ujarnya Yang Mulia Raja dengan nada bahagia.
Ratu Yun yang mendengar Keputusan Yang Mulia Raja mulai mengerutkan keningnya dan wajahnya terlihat semakin khawatir.
“Yang Mulia”Ujarnya Ratu Yun terhenti.
“Aku setuju”Jawab Putra Mahkota dengan nada dingin sembari menatap tenang menyela Ratu Yun.
“Kami akan datang”Jawab Soo Yun dengan nada tenang sembari tersenyum tenang menyambung Jawaban Putra Mahkota.
Ratu Yun yang mendengar Jawab Mereka menyetujui keputusan Yang Mulia mulai menatap cemas dan semakin benci dengan Soo Yun yang terus berusaha keras melawannya.
“Bagus sekali ini adalah kabar yang sangat menyenangkan “Ujarnya Yang Mulia Raja dengan nada gembira.
Permasuri Park yang menatap kebahagiaan Yang Mulia Raja tiba-tiba mulai menatap murung Putra Mahkota dan Soo Yun yang terlihat murung dengan tatapan tenang dan dingin berbeda dari biasanya membuatnya semakin khawatir.
Setelah Mendengar Keputusan Yang Mulia Raja mengumumkan keputusan itu terlihat Soo Yun yang berjalan bersama Pangeran Seok saling diam tanpa mengatakan apapun,Soo Yun yang menggigit bibirnya menatap Pangeran Seok sembari canggung.
“Aku sebaiknya pergi dulu “Ujarnya Soo Yun dengan nada canggung.
“Baik pergilah”Jawab Pangeran Seok dengan nada canggung pula.
Soo Yun pergi meninggalkan Pangeran Seok,Pangeran Seok yang menatap Soo Yun menjauh mulai tersenyum tenang setidaknya dia memiliki kesempatan untuk bersama dengannya yang membuat hatinya senang.
Tiba-tiba Tatapan Pangeran Seok berubah menatap ibunya yang berjalan tergesa menuju kearahnya dengan tatapan kesal Tiba-tiba..
PLAK..
Suara tamparan keras Ratu Yun yang menampar Pangeran Seok nafas Ratu yun yang terengah-engah menahan amarah membuat Pangeran Seok menatap tenang kearahnya.
“Dasar anak tidak tahu diri ibumu membesarkanmu dan kau lebih memilih wanita itu”Ujarnya Ratu Yun kesal.
“Ibu tidak berhak memutuskan hubunganku dengan siapapun”Jawab Pangeran Seok dengan nada dingin.
“Seharusnya aku tidak pernah melahirkanmu,Jika Kau tetap memilih wanita rendahan itu jangan anggap aku ibumu lagi”Anca Ratu Yun dengan nadageram.
“Ibu melakukan ini hanya karna aku berhubungan dengan seorang wanita rendahan yang ibu maksud atau Wanita yang menjadi ancaman untuk ibu,Jika Ibu tidak setuju dengan Hubunganku tak masalah karna Ayahku menyetujuinya”Jelasnya Pangeran Seok dengan nada datar.
“Heh(Senyum remeh) Wanita itu telah mencuci otakmu .Kau akan menyesal”Ujarnya Ratu Yun dengan nada geram.
Ratu Yun pergi dengan perasan kesal meninggalkan Pangeran Seok yang sekarang melawannya,Pangeran Seok yang menatap Ratu Yun sangat membenci Soo Yun mulai takut jika dia akan mengancam Soo Yun dan membahayakannya.
Suasana malam yang begitu dingin terlihat Soo Yun yang duduk sembari menatap kosong ,Gwang So yang membawa makanan mulai meletakan makanan itu dimeja sembari menatap cemas.
“Nona makanlah”Ujarnya Gwang So dengan nada gugup.
“Oh Baiklah .Duduklah kita makan berdua”Pinta Soo Yun dengan nada ceria.
“Baik Nona”Jawab Gwang So dengan nada senang.
Soo Yun dan Gwang So makan bersama dengan senang keakraban yang tak memandang status membuat mereka seperi adik kakak yang sudah saling lama mengenal.Soo Yun yang menatap keceriaan Gwang So mulai menatap khawatir dengan keadaan yang disembunyikannya.
__ADS_1
Disuasana yang berbeda dikediaman ratu Yun dan Ratu Yun yang terlihat menatap penuh amarah dan Perdana mentri yang datang melihatnya hanya menghela nafas tenang melihat situasi yang begitu rumit itu.
“Yun tenanglah jangan terlalu marah dengan putramu”Ujarnya Perdana Mentri Choi dengan tenang.
“Ayah menyuruhku tenang selama ini, tapi bagaimana jika rencana kita ,wanita itu bisa saja mengacaukan rencana kita”Ujarnya Ratu Yun yang ketakutan.
“Tenanglah Aku memiliki rencana yang tepat untuk ini datanglah dikediamannya sekarang”Jelasnya Perdana Mentri Choi dengan nada licik.
Mereka saling menatap sembari tersenyum licik entah apa rencana mereka selanjutnya yang akan membuat Suasana menjadi kacau.
Pagi telah datang Para Dayang yang terlihat sibuk menyiapkan acara untuk malam dimana keluarga istana berkumpul membuat Soo Yun khawatir.Dam Myung-Sik mendatangi Soo Yun yang terlihat khawatir dengan tiba-tiba.
“Apa ada sesuatu”Tanya Dam Myung-Sik dengan nada curiga.
“Apa”Tanya Soo Yun kembali terkejut dengan kehadiran Dam Myung-Sik.
Soo Yun menatap cemas Dam Myung-Sik dan mengingat malam yang membuatnya ketakutan.
FLASHBACK
Kembali pada suasana malam dimana ruangan sangat hening Soo Yun yang menatap tenang kearah Ratu Yun yang tersenyum licik telah berada dihadapannya.
“Tuangkan aku minuman”Perintah Ratu Yun dengan nada tenang kearah Gwang So.
“Baik Ratu”Jawab Gwang So dengan nada gugup.
Ratu Yun yang menatap Gwang So menunagkan minuman membuat Soo Yun menatapnya dingin dan tenang disituasi itu,Setelah menuangkan teh Gwang So menjauh dari ruangan itu.
Ratu Yun menatap Soo Yun dengan senyum remeh.
“Apa tujuanmu”Tanya Soo Yun dengan nada dingin.
Sembari memegang cangkirnya Ratu Yun menatap Soo Yun dengan tenang.
“Aku sudah memperingatkanmu untuk tidak jauh masuk kedalam urusan yang seharusnya tidak menjadi miliku”Ujarnya Ratu Yun dengan nada tenang.
“Apa kau datang kesini untuk mengancamku itu tidak akan membuatku takut”Jawab Soo Yun dengan tenang sembari tersenyum remeh.
“Ini bukan sekedar ancaman tapi ini akan jadi kenyataan ,Kita lihat seberapa pandai dirimu,Kau menyetujui Acara malam pesta itu kau sangat bodoh, Jika kau tidak datang kau akan kehilangan seseorang yang berharga dan jika kau datang kau juga akan kehilangan orang yang mungkin juga berarti bagimu kau bisa memilihnya,Lihatlah bagaimana kau menyelamatkan mereka ”Ancam Ratu Yun dengan nada tenang.
“Heh(Senyum Remeh Soo Yun) Aku tidak akan memilih semuanya kita lihat nanti”Jawab Soo Yun dengan tenang.
Senyum licik Ratu Yun dan Soo Yun yang menatap tenang membuat Persaingan mereka semakin memanas.
Ingatan dan Sikap Soo Yun yang tenang sekarang terlihat berbeda dan Khawatir dengan menatap Dam Myung-Sik yang telah menatapnya menanti jawabannya ,Soo Yun tersenyum kearahnya dan memilih mencoba menyembunyikan hal itu.
“Kau bercanda aku tidak papa,Aku sebaiknya pergi dulu sampai jumpa nanti malam”Ujarnya Soo Yun sembari tersenyum ceria kearah Dam Myung-Sik.
Dam Myung Sik yang menatap Soo Yun tiba-tiba pergi dengan tergupuh membuatnya semakin Curiga.
Masih terlihat Soo Yun menatap Kosong dan penuh beban berat ditaman membuat Putra Mahkota Baek Hyeon yang tak sengaja lewat disana mulai melangkahkan kakinya mendekatinya.Tapi tiba –tiba langkahnya terhenti mengingat Soo Yun yang menurutnya telah membohonginya degan langkah perlahan Putra Mahkota meninggalkan tempat itu.
“Aish..Sulit sekali tinggal disini ada Ratu Rubah itu apa lagi yang akan dia rencanakan sekarang,Jika aku kembali keduniaku aku harus menyelesaikan tugasku disini jika aku tidak bisa melakukannya apa yang terjadi denganku apa aku akan mati disini”Guamamnya Soo Yun sembari mengehela nafas berat.
Tatatapan Soo Yun mulai mengingat Tatatapan Ratu Yun yang sangat licik sembari menatap Gwang Soo,Soo Yun mulai tersadar dan bisa membaca jalan fikiran dan rencananya.Soo Yun tersenyum licik dan pergi dari Taman itu dan segeran melawan Rencana Ratu Yun dengan rencanannya.
Tak lama kemudian Pagi telah berganti malam Yang Mulia Raja yang terlihat bahagia terlihat Putra Mahkota dan Putri Hwang yang telah duduk bersama begitupun Ratu Yun yang terlihat bahagia.
Pangeran Seok yang menatap Ratu Yun tersenyum bahagia mulai menatap curiga dan khawatir dengan Soo Yun yang belum datang.
“Dimana Nona Soo Yun “Tanya Yang Mulia Raja dengan nada penuh pertanyaan.
__ADS_1
Ratu Yun semakin tersenyum puas menatap Soo Yun yang tak kunjung datang membuat Pangeran Seok dan Putra Mahkota semakin Khawatir.
“Aku akan melihatnya”Ujarnya Pangeran Seok yang khawatir.
Putra Mahkota Yang mendengar Pangeran Seok akan menghampirinya masih tidak puas dan menatapnya dingin sembari mengerutkan keningnya.
“Maaf Terlambat”Sapa Soo Yun dengan nada tenang sembari tersenyum.
Semua tatapan menuju karah Soo Yun yang telah menggunakan gaun biru muda yang berbeda tapi begitu indah dan membuatnya semakin cantik.
Ratu Yun yang masih menatap Soo Yun tersenyum remeh kearahnya membalasnya dengan tatapan tenang.
Putra Mahkota dan Pangeran Seok yang menatap Soo Yun datang mulai menatap tenang dan bisa bernafas lega.Putri Hwang yang menatap Putra Mahkota masih memikirkan Soo Yun mulai mengerutkan alisnya.
Soo Yun berjalan menuju tempat duduknya sembari tersenyum tenang dan menatap Ratu Yun dengan remeh.
FLASHBACK
Suasana Malam yang begitu hening dan sepi terlihat Soo Yun mengajak Gwang So bersama dan menatapnya tenang.
“Dengar Kuharap kau tidak keluar dari sini sampai besok pagi kau engerti jika itu terjadi aku tidak akan memaafkanmu”Perintahnya Soo Yun dengan nada tenang.
“Nona kau baik-baik saja kan”Tanya Gwang So khawatir sembari Menggenggam tangannya.
“Aku baik-baik saja.Jangan keluar dari sini sapai besok pagi”Perintah Soo Yun sembari tersenyum tenang.
Rencana Soo Yun untuk berjaga –jaga dengan Rencana Ratu Yun telah berhasil Sekarang Soo Yun duduk dengan tenang sembari menatap hidangan didepannya yang terlihat lezat.
“Makanan ini sangat lezat”Ujarnya Soo Yun dengan nada tenang.
Pangeran Seok menatap Soo Yun yang terlihat begitu percaya diri dan terlihat baik-baik saja mulai menatap Curiga adayang disembunyikan.
“Karna Nona Soo Yun sudah datang kita mulai acaranya sekarang”Ujarnya Ratu Yun dengan tenang.
Semua tersenyum senang dan memulai perjamuan makan itu Soo Yun yang tak sadar dengan rencana Licik Ratu Yun mulai tersenyum licik.
“Tunggu”Ujarnya Soo Yun dengan nada tegang.
Semua yang akan meminum dan memulai jamuan makan itu mulai terhenti mendengar Soo Yun yang begitu serius.
“Apa ada masalah “Tanya Pangeran Seok dengan nada cemas.
“Biasanya adat istiadat kalian memakan makanan ini setelah dicicipi kan,Karna aku terlalu senang aku hampir lupa”Jelasnya Soo Yun dengan nada tenang.
Ratu Yun yang menatap Soo Yun begitu cerdik dan bisa menebak rencananya mulai tersenyum tipis kearahnya.
“Makanan ini sudah dipastikan oleh para dayang tapi karna kau menginginkan itu aku akan menurutinya”Jawab Ratu Yun dengan nada tenang.
Soo Yun yang menatap Ratu Yun mulai tersenyum licik kearahnya Pangeran Seok dan Pangeran Baek Hyeon begitupun Dam Myung-Sik semakin curiga dengan Keadaan disana.
“Masuklah”Perintah Ibu Ratu dengan nada tenang.
Dalam sekejap Para Dayang Masuk keistana dan menuju kemasing-masing meja para tamu disana, Soo Yun yang menatap tenang membuat Ratu Yun semakin tersenyum remeh kearahnya.
Pangeran Baek Hyeon semakin menatap Curiga dengan suasana didalam ruangan itu tatapannya mulai terkejut melihat seseorang yang sekarang telah Berdiri disamping Soo Yun.Soo Yun yang menatap Pangeran Baek Hyeon menatap kearahnya mulai menatap curiga dan menatap Seseorang yang sekarang telah berada disampingnya.
Soo Yun yang menatap tenang mulai terbelalak terkejut dengan seseorang yang sekarang berada disampingnya.
Hallo Teman-teman Dan Author semuanya Dukung Dengan Vote dan Like crita ini yha .😊😊😍😍 Beri pendapat kalian tentang cerita ini di kolom komentar.
Trima kasih Vote,Like And Koment kalian Bermanfaat bagia cerita ini
__ADS_1