
Episode sebelumnya
Tanpa aba-aba Ange menyanyikan lagu solonya berjudul 'Wing with Wind' Azura terpesona dengan suara Ange yang halus nan merdu. Tanpa disadari mereka bernyanyi bersama. Usai bernyanyi couple A mengabadikan momen ini dengan mengambil gambar. Setelah itu tibalah Ange mengatakan perasaan yang ia sembunyikan selama ini.
"Azura"
"Ada apa Ange? Kenapa kamu mengajakku ke taman mendadak seperti ini?"
"Maaf tapi aku ingin mengatakan sesuatu yang penting"
"Tentang?"
"Mmm....aku suka sama kamu Azura Roseanne"
Mendengar hal tersebut, Azura menoleh ke sumber suara dengan mata terbelalak.
"A-ange...,"
"Apa kamu mau menemani sisa hidupku?"
["Mungkinkah kita bisa bersatu?"]
"Azura?"
"Aku mau tapi kita terlahir di dunia yang berbeda. Apa mungkin kita bisa bersatu?"
"Aku yakin! Kita pasti bisa bersatu!"
"Semoga saja tapi biarkan waktu yang menjawab"
"Um!"
|Robin x Daisy|
Sebelum memasuki sebuah ruang ekskul, mata Daisy ditutup kain merah.
"Eh, ini kenapa? Aku mau dibawa kemana?"
"Ikut aja, trust me!"
"Oke"
Sesampainya di tempat tujuan, Robin membuka kain merah secara perlahan. Di saat Daisy membuka mata, ia terkejut lantaran melihat tulisan, "Do you be my girlfriend Daisy-chan?" Air mata haru mulai membasahi gadis bersurai pendek.
"R-robin ka-kamu serius?"
"Sure my little lamb. So how? Do you be my girlfriend?"
"Yes I do! And I love you too"
__ADS_1
"Yahoo~! I'm so very happy!"
Akibat terlalu girang Robin berteriak sekencang mungkin. Daisy yang melihat hal itu hanya bisa tertawa melihat tingkah kekasihnya yang konyol.
Episode saat ini
Usai jadian Ange dan Robin mengantar kekasihnya pulang ke apartemen milik ECLIPSE. Setibanya disana, Dimitri dan Hyde belum pulang dan hanya ada Kuro seorang. Melihat tampang lelaki bersurai perak, Ange dan Robin berhenti mendadak sembari menelan ludah masing-masing. "GLEK!". Hal itu membuat kakak beradik bingung.
"Kalian takut ya sama camer?" sindir Azura sembari menahan tawa. "Camer? Apa itu?" tanya lelaki bersurai pink dengan wajah polos. "Ya ampun my Robin, camer itu artinya calon mertua," jelas Daisy seraya menggelengkan kepala. "A-ahaha tidak kok," bantahnya walau menahan rasa takut.
"Darimana saja kalian?" tanya Guil yang tiba-tiba muncul entah darimana. "G-guil kami habis dari....," kata-kata Ange terpotong. "Kalian sudah melanggar janji," sambung Eve yang tiba-tiba muncul di depan wajah Ange dan Robin. "Eve-san, sejak kapan kau disini?" heran Robin bertanya-tanya. "Jangan mengganti topik pembicaraan!" sentak Guil emosi. "M-maaf," lirih mereka berdua singkat.
"Guil, Eve, kalian tenang dulu. Biar kami jelaskan," ujar Azura berusaha menenangkan suasana. "Jadi gini, aku dan Robin baru aja jadian. Kak Azura juga jadian sama Ange," lanjut Daisy menjelaskan. "Naniii!?" shock Kuro, Guil dan Eve serempak. "Iya, itu benar" timpal Ange membenarkan. Tak peduli dengan kabar tersebut, Guil menyeret Ange, Eve menyeret Robin untuk kembali pulang. "Hey! What's wrong with you!" protes Robin tak mengetahui apa-apa. Sedangkan Ange hanya pasrah tak bergeming.
"Guil sama Eve kesambet apaan?" tanya sang kakak masih memandang keempat anggota O☆Z dari jauh dan menghilang. "Entah," jawab sang adik singkat. "Nona Azura, nona Daisy masuk!" ucap Kuro memberi kata perintah. "Huft iya. Kalian pada kenapa sih?" gerutu kakak beradik perlahan. Azura dan Daisy beranjak ke kamar. Begitu juga dengan Ange dan Robin.
|Azura & Daisy|
"Sebenarnya ada apa sih?"
"Entah kak. Apa mungkin klan dark magic dan vampire tidak bisa bersatu?"
"Ssst! Jangan sampai lah. Ngomong tuh di jaga dek, jangan asal bicara!"
"Iya iya maaf. Aku juga berharap bisa bersatu sama my Robin"
"Ya semoga red moon juga mengizinkan hubungan aku dengan Ange"
Mendengar pembicaraan Azura dan Daisy, Kuro merasa bersalah lantaran terlalu over protectif. "Huft.... tak ada cara lain selain merestui hubungan mereka."
|Ange & Robin|
"Robin, apa aku dan Azura bisa bersatu?"
"Why you say that Ange-san?"
"Kau lupa, Azura dan Daisy beda dunia dengan kita. Mereka tinggal di dunia ilusi nightmare sedangkan kita di Harajuku"
"Huft... iya juga sih. Semoga aja kita bisa bersatu."
"Un!"
Eve dan Guil yang mendengar pembicaraan dhampir dan vampire pelajar tersebut hanya bisa menggelengkan kepala. "Dasar anak muda zaman sekarang"
Hari berlalu begitu cepat. Hingga konser final visual prison tiba. Acara di mulai tepat jam 22.00. O☆Z, ECLIPSE, LOSTEDEN dan VALKYRIE tengah bersiap-siap di tempat yang berbeda.
Sinar merah mulai menyala menembus cakrawala. Itu artinya final ritual visual prison segera dimulai. Performance pertama di berikan kepada LOSTEDEN. Mereka menyanyikan lagu berjudul 'Sacriface'. Sorak ramai cahaya merah menyelimuti ruangan tersebut hingga lagu selesai dinyanyikan.
Usai LOSTEDEN kini giliran ECLIPSE menyanyikan lagu berjudul 'Royal Crown'. Dumitri dan Hyde menyanyikan lagu sepenuh hati untuk para penggemar yang sering mereka sebut sebagai 'my lamb'.
__ADS_1
Selanjutnya O☆Z mulai menguasai panggung. Mereka memutuskan mempersembahkan lagu berjudul 'Angelist' sebagai ajang final ritual visual prison. Cahaya biru menyala sangat terang dan cantik. Melihat hal itu LOSTEDEN merasa muak.
Acara ditutup dengan penampilan VALKYRIE. Azura dan Daisy menyanyikan lagu baru rilis berjudul 'Embun'. Suara merdu mulai membuat cahaya orange berseru girang. "Kyaaaaaaaa!"
[Azura]
🎶Embun pagi yang sejuk 🎶
[Daisy]
🎶 Layaknya musim bunga bermekaran🎶
[Azura]
🎶Sepercik air sejuk berlinang 🎶
[Daisy]
🎶Intan berjiwa🎶
[All]
🎶Wahai waktu 🎶
🎶Jangan pergi terlalu cepat 🎶
🎶Ku ingin tetap bersamamu 🎶
🎶 Selamanya🎶
Setelah selesai, O☆Z, LOSTEDEN, ECLIPSE dan VALKYRIE dikumpulkan di sebuah taman bunga dengan bunga berwarna biru, ungu, merah dan orange. Masing-masing berdiri sesuai warna pilihan mereka. Detik itu juga O☆Z kembali menyanyikan lagu 'Angelist' sampai langit kembali berwarna biru cerah. Secara otomatis cahaya merah, ungu dan orange berubah menjadi biru. Pemenang pertama di raih oleh O☆Z sedangkan pemenang kedua di raih oleh VALKYRIE.
Keesokan harinya mereka berkumpul di cafe milik Guil untuk bersantai sekaligus mengisi waktu luang hingga ritual visual prison berikutnya. Namun hari itu juga Azura, Daisy dan Kuro harus kembali ke ilusi nightmare dan menata kembali kehidupan disana.
"Minnasan, aku dan Daisy harus kembali ke dunia kami. Kalian jaga diri ya," celetuk gadis bersurai panjang. Suasana sedih mulai menyelimuti cafe tersebut. Dengan cepat Ange dan Robin membantah seraya menampilkan puppy eyes. "Ikanaide...," lirih mereka berdua menahan tangan kekasih masing-masing. Alhasil dua kakak beradik harus menenangkan hati pria idaman mereka.
"Kita pasti akan bertemu lagi my Robin" -Daisy-
"Ange, kau bilang padaku kalau kamu percaya kita pasti bisa bersatu. Tolong pegang kata-katamu okey?" -Azura-
"Un!" -Robin & Ange-
"Kak Hyde, kak Dimitri tolong jaga mereka ya," pinta Daisy. "Pasti domba keciku" timpal Dimitri mengiyakan. Setelah merasa lebih baik, "Kuro, kita pergi sekarang!" ucap Azura memberi perintah. "Baik nona," ucap Kuro lalu membawa Azura dan Daisy menghilang.
"Azura!"
"Daisy!"
Guil menahan badan Ange sedangkan Jack menahan sang adik yang pernah ia benci agar mengikhlaskan kepergian Valkyrie dan Kuro. Percintaan Ange x Azura dan Robin x Daisy harus terpisah lantaran beda dunia.
__ADS_1
["Aku akan menunggu sampai kau kembali my dear!"] -Ange & Robin-
To be continue