Visual Prison : Night Sky With Red Moon

Visual Prison : Night Sky With Red Moon
Hal yang Tak Terduga


__ADS_3

Keesokan harinya usai kuliah , Azura dan Daisy bergegas ke rumah Guil untuk membicarakan lebih lanjut mengenai penangkapan vampir pemangsa manusia.


Setibanya disana.


"Permisi,"


"Daisy , Azura silahkankam masuk," sambut Ange mempersilahkan kedua gadis istimewa untuk masuk. Kedua kakak beradik langsung masuk dan duduk di kuris tamu.


"Ada apa kamu kesini?" tanya Eve penasaran.


"Daisy....," celetuk sang kakak memberi kode.


"Huft...," menghela nafas secara kasar.


"Guil , Ange , Robin , Eve...aku minta maaf soal keributan kemarin. Sebenarnya aku tidak bermaksud menolak permintaan kalian tapi...," kata-katanya terpotong.


"Tidak masalah," celetuk Eve singkat.


"Sudah , sekarang mari kita bikin rencana terlebih dahulu," kata Guil dengan nada santai.


"Tidak bisa. Kita harus menunggu ECLIPSE sama LOSTEDEN dulu," ungkap Robin.


"Kak , apa kakak yakin?" bisik Daisy sedikit gugup.


"Kakak yakin kok," respon sang kakak ikut berbisik.


15 menit kemudian kedua band yang di maksud datang.


TOK TOK TOK!


Terdengar suara ketukan pintu. Ange bergegas membuka dan mempersilahkan keenam vampir masuk. Azura dan Daisy sangat terkejut saat melihat lelaki ECLIPSE lantaran mereka berdua ialah saudara jauh.


"Hyde! Dimitri!" seru kedua kakak beradik tak mempercayai apa yang mereka lihat.


"Azura? Daisy?" herannya seraya menaikan satu alisnya.


"Kalian ngapain disini?" tanya Dimitri heran.


"Membantu kalian untuk melawan vampir pengincar manusia," jawab Azura menjelaskan.


"Eh!" kaget anggota ECLIPSE serempak.


"Jadi kalian berdua vampir," ucap Daisy sedikit shock.


"Iya , aku adalah vampir," sahut Hyde singkat.


"Wah ternyata dunia itu sempit ya. Buktinya ECLIPSE ternyata saudara jauhnya Azura-san dan Daisy-san!" sambung lelaki berambut pink merasa girang.

__ADS_1


Setelah kedua kakak beradik reunian , mereka langsung merencanakan strategi untuk menjebak vampir nakal di luar sana. Tak lama kemudian vampir pemangsa manusia datang dan mengincar kedua kakak beradik yang tengah duduk membelakangi vampir tak terlihat. Eve yang mencium vampir lain langsung memainkan pedangnya.


SRING


SRING


SRING


Sontak Azura dan Daisy shock saat vampir lawan mulai menampakan diri. "Kyaaaa!" teriak kedua kakak beradik kemudian berlindung di balik tubuh Dimitri dan Hyde.


"Azura , Daisy , apapun yang terjadi tetaplah di dekat kami!" pinta Dimitri dengan suara lantang.


"Aku tidak akan membiarkan kalian berdua menyentuh kedua saudaraku vampir terkutuk!" sambung lelaki berambut biru mulai naik pintan sampai matanya menjadi merah.


Alhasil kedua vampir di serbu oleh ECLIPSE , Eve , Guil serta LOSTEDEN sedangkan Ange dan Robin bertugas melindungi gadis manusia Harajuku.


"Tetap disini," ucap Ange seraya memperhatikan keadaan.


"Tapi...," bantah Daisy ingin membantu saudara jauhnya tetapi Ange menahan tangan Daisy sembari berkata,


"Jangan kemana-mana. Tetap disini!" sahut Ange lagi mempertegas.


"Dimitri! Hyde! dibelakang kalian!" seru Azura berteriak. ECLIPSE mendengar seruan saudaranya langsung menghindar lalu mengigit leher salah satu vampir dan mulai menghisap darahnya sampai habis. Kedua kakak beradik menutup matanya karena ketakutan saat vampir menjadi buas.


Usai bertarung , tak di sangka ada dua vampir lagi bergerak cepat menculik Azura dan Daisy kemudian langsung menghilang.


"Baka!" celetuk Dimitri. "Agh! Betapa baka baka baka!" sambung Hyde menghantam tembok.


"Aku gagal melindungi manusia. Argh!" mata Ange mulai memerah.


"Kita harus menyelamatkan mereka secepatnya!" seru Guil mengambil alih komando.


Akhirnya ketiga group visual prison mencari markas vampir pemburu manusia untuk menyelamatkan kedua gadis imut serta cantik.


"Seharusnya kita tidak memaksa mereka untuk membantu kita," keluh Elizabeth merasa bersalah.


"Mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur," sahut Mist dengan santainya.


Beralih ke markas vampir pemangsa manusia. Kedua vampir tersebut mengikat Azura dan Daisy di tiang untuk dipersembahkan kepada sang raja vampir bernama Yuito Kanashii.


"Saya mempersembahkan dua anak domba untukmu tuan," ucap Mikaela merupakan vampire kesayangan raja vampire.


"Bagus! Besok saat bulan purnama kita akan menyantap tawanan kita," balas raja vampir sembari tersenyum licik.


"Hidup tuan Yuito! Hidup!" seru para vampir sambil mengangkat tangannya.


"Apa kami akan mati?" batin dua tawanan bertanya-tanya.

__ADS_1


Keadaan OZ, ECLIPSE dan LOSTEDEN tengah cemas memikirkan dua domba cilik terutama Hyde dan Dimitri. Perasaan cemas serta merasa bersalah mulai menghantui para vampir yang mengikuti visual prison. "Kita harus mencari mereka kemana lagi?" celetuk Jack mulai mengeluh. "Ikuti aku!" sahut pemburu berjubah hitam, berambut ungu.


Setibanya di luar kastil, mereka disuguhkan dengan pemandangan Azura dan Daisy di ikat di tiang tinggi.


"Keterlaluan!" lelaki bersifat emosian serta kekanak-kanakan tetapi baik mulai naik darah.


"Saga-sama, tenang dulu," ujar Mist menahan tangan orang yang paling disegani olehnya.


"Kita hanya memerlukan strategi," sambung Elizabeth yang kemudian ketiga anggota OZ, ECLIPSE serta LOSTEDEN mengalihkan pandangan ke Eve selaku satu-satunya hunter. Eve hanya membalas dengan senyuman penuh misteri.


Setelah menyusun strategi, Eve berdiri paling depan tak lupa menyiapkan dua senjata untuk berburu malam ini. Dimitri, Hyde, Saga, Mist dan Robin  berdiri di belakang Eve sedangkan Guil,  Jack, Ange dan Elizabeth bertugas untuk menyelamatkan kedua sandra.


"OI! BERANI KALIAN MEMBUAT RESAH WARGA HARAJUKU!" protes Saga tak terima.


"Hari ini kalian menjadi buruanku sekarang juga," bersiap menggenggam senjatanya.


"Mikaela, Rivo, Ian, Yuto, urus mereka!" perintah sang raja lalu menghilang.


"Baik tuan!" seru keempat vampir pemangsa manusia bersemangat.


Pertarungan pun di mulai.


SRING


SRING


SRING


POW


BRAK


"Aku tau cara bertarung lebih dari siapapun," seling Eve saat bertarung melawan Mikaela.


"Ck! sombong kau!" timpal Mist tidak terlalu dekat dengan pemburu vampir tersebut.


Azura dan Daisy melihat keberadaan ketiga anggota band merasa lega disertai rasa khawatir. Saat itu juga Ange, Guil, Jack dan Elizabeth melepaskan ikatan kedua kakak beradik lalu bersembunyi di tempat yang aman seraya memperhatikan jalannya pertarungan yang masih berlangsung.


Saga, Eve dan Dimitri teramat bar-bar melawan vampir yang tidak menaati peraturan bulan merah sebab beda kepercayaan. Sisanya melihat kebrutalan ketiga perwakilan band hanya bisa terperangah akibat belum pernah terjadi hal bar-bar seperti saat ini.


"Diam-diam ternyata Dimitri jago bertarung juga. Sungguh di luar dugaan," batin Jack sembari terperangah.


"Wow! Sungguh diluar dugaan!" seru vampire bersurai pink.


Di tempat persembunyian, Azura dan Daisy masih ketakutan lantaran melihat darah yang mengalir serta masih shock akan peristiwa yang menimpanya. Usai bertarung, Eve memperingatkan penghuni kastil untuk tidak mengganggu serta memangsa manusia,


"Ini baru peringatan pertama. Jika kalian mengulanginya lagi, kalian semua akan menjadi buruanku!" lantangnya lalu membuat pusaran hitam menghilang bersama rekannya dan kembali ke kediaman Guil.

__ADS_1


To be continue


__ADS_2