
Di dalam lift dalam perjalanannya keluar, ia menatap kosong ke arah pintu-pintu, bertanya-tanya apakah Isabella Sovie memiliki petunjuk tentang apa yang sudah dilaluinya untuk mendapatkan semua bukti yang baru saja dikatakan tak berarti oleh wanita itu.
Ya, memang benar penyamarannya terbongkar, tapi itu hanya karena Ellard memerintahkan Sky untuk membunuh polisi yang sedang menyamar saat itu.
Dan itu sangat sulit! Mengingat orang itu adalan anak buah Sky sendiri.
Selama penyamarannya, Sky sudah melakukan banyak hal yang tidak menyenangkan dalam usahanya menjaga penyamarannya sementara bekerja untuk Ellard, tapi sampai pada titik itu ia selalu berhasil menghindari tugas membunuh seseorang yang sesungguhnya.
Tapi kali ini Ellard ingin jasad mata- mata itu dibawa kembali padanya. Ellard berencana mengirimkan pesan pada kepolisian dan tidak ada keahlian yang bisa meloloskan Sky dari tugas menghasilkan sebuah jasad secara nyata ini.
Jadi ia mengulur waktu. Ia sedang dalam perjalanan untuk menemui anak buah nya saat itu, memperingatkannya, dan membawa mereka berdua keluar dari markas Ellard, saat anak buah Ellard menangkap mereka.
Mereka langsung membunuh anak buah Sky. Dan sesuai rencana Ellard, dia tetap mengirimkan jasad itu ke kantor polisian Milan malam itu juga. Namun terhadap Sky, ia lebih mengampuni.
Dua tahun dalam hidupnya terbuang sia-sia.
Sky tidak ingin memercayainya. Tapi Isabella mengatakan keputusan untuk tidak mengajukan tuntutan adalah keputusannya. Dan jika itu benar, maka persetan dengan wanita itu.
Malam itu juga, Sky dan dua puluh anak buah nya melakukan penyergapan ke markas Ellard. Pikir Sky, jika memang bukti yang kurang maka akan dia bawakan sekarang. Tapi kalau malasah sebenarnya ada karena pria ini kebal hukum sebab uang haram nya itu maka Sky dan anak buah nya saja yang menghabisi nya sebagai bentuk hukuman dari Tuhan.
Namun penyergapan itu tidak lah seperti yang Sky bayangkan. Mungkin karena dia sudah terlalu lelah dua tahun ini dan emosi nya belum stabil, penyergapan itu gagal. Sky dan anak buahnya tertangkap lalu mereka di tahan di penjara milik Ellard di ruang rahasia nya.
Di hari kedua penahanan Sky, anak buah Ellard membuat sebuah kesalahan fatal.
__ADS_1
Sebenarnya, hanya satu orang yang membuat kesalahan itu. Kenneth. Tanpa sengaja ia melepaskan ikatan di tangan Sky.
Dan jelas, Sky langsung melumpuhkan nya meski salah satu tangan Kenneth mengayunkan pisau daging di lengan bawah Sky. Syukur nya Sky mampun menguncinya pada sebuah kursi.
Untuk kebodohan semacam itu, Ellard pasti akan membunuh Kenneth sendiri. Jadi lebih baik Sky saja yang menghabisi Kenneth.
Tidak sulit melumpuh anak buah Ellard sebenarnya sebab Sky pernah dilatih dalam Special Forces. Dan dia bisa menggunakan berbagai jenis senjata.
Setelah Sky dan anak buah nya, situasi mu mulai memanas. Dan tentu nya ini bukan lah keuntungan bagi anak buah Ellard. Sky berhasil melumpuhkan anak buah Ellar yang berjumlah lima belas.
Tapi tidak seperti para anak buahnya, Ellard sepertinya memiliki semua keberuntungan di dunia ini. Bukan hanya ia tidak termasuk dalam lima belas mayat yang dikumpulkan oleh petugas bantuan dari kepolisian saat akhirnya mereka muncul di gudang itu.
Tapi sepertinya, Dewi Keberuntungan memang adalah teman baik Ellard kabur tapi sebelum kabur dia meledak kan gudang itu. Seluruh orang di dalam gudang itu mati. Dan Sky? Dia selamat karena dia sedang memerikan mobil yang akan mengangkat mayat anak buah Ellard.
Sky mengacuhkan mereka dan segera menuju pintu depan. Namun seorang wartawan berhasil mencegat nya.
"Capt Sky, kami baru saja mendengar kabar tentang kasus Ellard. Sebagai kapten yang bertanggung jawab atas penyelidikan itu, apa pendapatmu tentang fakta bahwa Boy Ellard akan terus berjalan di jalanan Milan sebagai seorang yang bebas? Sedangkan kau saat ini kepemimpinan mu di pertanyakan karena kasus gudang yang meledak itu?" la menyodorkan pengeras suaranya di depan wajah Sky.
"Tanya kan saja langsung pada jaksa yang menangani hal ini. Jika dia tidak menempatkan menjilati pa ntat para penjahat itu, maka aku tidak perlu kehilangan anak buah ku!."
Bak sebuah bola salju yang terus bergelinding, pernyataan Sky semakin menarik banyak opini publik. Keadaan pun menjadi kacau kembali.
Sky benar- benar pusing! Statementnya!! lalu belum lagi beban mental setelah kehilangan seluruh anak buah nya! Kemudian persidangan tertutup yang harus di jalankan membuat kepala Sky mau pecah rasa nya.
__ADS_1
salah satu saran dari salah satu atas Sky adalah Sky harus melakukan permintaan maaf terbuka. Dan Sky pikir, itu ada benar nya juga.
Senin pagi itu, Sky tiba di kantor lebih awal untuk mulai membuat permintaan maafnya. Ia tahu ia sudah melewati batas, baik dengan komentar yang diberikannya pada para wartawan dan juga hal-hal yang diucapkannya pada Isabella sebelumnya.
Diakuinya, ia menghadapi situasi itu dengan buruk. Sangat buruk. Di puncak rasa terkejut dan frustrasi yang dirasakannya saat mendengar berita dari wanita itu, fakta bahwa ia sudah mulai memercayai wanita itu hanya memperbesar kemarahannya. Tapi pada titik itu, ia berharap mereka entah bagaimana bisa mencari jalan keluar dari situasi ini dan terus maju.
la membiarkan pintu ruangannya terbuka sementara ia bekerja dan setelah beberapa menit menatap layar komputer yang kosong-permintaan maaf bukanlah hal yang mudah baginya ia terkejut mendengar suara- suara datang dari kantor Halbert. Ia pikir dirinyalah satu- satunya orang yang datang sepagi itu.
Halbert terdengar marah. Dari seberang koridor, Sky tidak dapat mendengar percakapan itu dengan jelas, kecuali mendengar bosnya mengucapkan kata-kata "omong kosong" dan "reaksi yang berlebihan".
Karena Sky tidak mendengar ada orang lain yang berbicara, ia bertanya-tanya apakah Halbert sedang berbicara di telepon.
Tapi tidak peduli dengan siapa Halbert sedang berbicara, Sky cukup yakin siapa yang sedang dibicarakan bosnya. Dia bangkit dari kursinya dan menuju ke arah pintu saat....
Pintu kantor Halbert terbuka dan Isabella Sovie melangkah keluar.
Melihat Sky, wanita itu langsung berhenti. Sebuah bayangan melintas di wajahnya, bayangan yang dikenal baik oleh Sky. Selama bertahun-tahun, ia melihat ekspresi seperti itu berkali-kali saat seseorang melihatnya datang mendekat.
Tertangkap basah.
Isabella melenyapkan ekspresi itu cepat-cepat dan membalas tatapannya dengan dingin dari seberang koridor. Wanita itu berbalik dan berlalu, tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Saat Halbert melangkah keluar dari kantornya setelah itu, ia juga menatap Sky. Ia menggeleng dengan muram. Sore itu, DK mengeluarkan sebuah perintah bahwa kapten khusu Skyaleden Hardata dipindah tugaskan keluar dari Milan dalam waktu dekat.
__ADS_1