
Keesokan hari nya, pihak kepolisian benar- benar mengumumkan hal tersebut secara resmi. Jika kasus pembunuhan di kamar hotel itu telah terpecahkan. Mereka juga mengumumkan kalau mereka telah menemukan tersangka. Dan tersangka sama sekali tidak menyangkal atas tuduhan itu. Inti nya, kasus ini benar- benar telah selesai.
Tapi semua yang polisi katakan pada publik itu tentu saja tidak bisa di terima oleh Isabella yang notabene adalah satu- satu nya orang yang menjadi saksi dalam peristiwa malam itu.
Semua pernyataan yang di release tidak ada yang sama dengan nya apa yang di katakan nya. Tapi sayang nya Isabella tidak bisa blak- blakan mengatakan kalau semua ini tidak benar. Dia tidak sebodoh itu. Dia harus cek kebenaran dari semua ini terlebih dahulu. Bisa saja kan ini hanya sebuah skenario untuk menangkap pelaku yang sebenarnya. Or apapun itu, dia harus pastikan dulu. Dan itu arti nya dia harus mencari capt Sky! Karena hanya capt Sky lah yang bisa menjelaskan hal ini pada Isabella.
“Aku harus bertemu dengan capt Sky! Aku tidak bisa hanya duduk dan diam saja, beb!” Ucap Isabella pada Ivon.
“Walaupun aku merasa hal ini sedikit janggal -or maybe banyak lah ya, tapi mungkin ini ada baik nya bagi mu Isabella. Jika kasus ini terus bergulir, maka lama kelamaan orang akan tahu jika kau lah saksi kunci kasus ini. Sejauh ini yang orang – orang tahu bahwa saksi kasus ini adalah orang yang bekerja di kejaksaan. Tidak ada yang benar- benar tahu jika kau lah orang kejaksaan itu. Aku dan Thalita bisa mengetahui itu adalah kau, karena gaun tidur yang kau kenakan di malam itu. Gaun yang sangat seksi untuk sesi Interogasi.” Sindir Ivon.
“Untung nya penampilan mu ke kantor seratus delapan puluh derajat berbeda dengan penampilan mu di foto itu. Kalau tidak! Sudah lah! Pasti semua akan tahu.” Sambung Ivon.
__ADS_1
“Astaga!! Kau menyebut gaun itu! Aku sungguh tidak menyangka akan ada memfoto ku dengan gaun itu! Sungugh memalukan.” Sahut Isabella.
“Jadi sudah lah beb, jangan kau ulik lagi hal itu. Jika polisi mengatakan kasus itu selesai, maka anggap lah kasus itu selesai. Apalagi kasus itu tidak sampai ke meja mu kan? Aku dan Thalita akan merasa lebih tenang jika kau tidak terlibat dalam hal ini. Aku mencium aroma amis yang sangat kental dalam kasus ini meski kau tidak mau terbuka mengenai semua nya pada ku.” Sarkas Ivon.
“Ekhm! Sungguh tidak ada hal- hal seperti yang kau katakan itu. Percaya lah.” Meski kasus ini sudah resmi di nyatakan case closed oleh pihak kepolisian, Isabella masih belum mau mengatakan apa yang dia ketahui dari Sky tentang kasus ini.
“Aku harus bertemu dengan Sky.” Batin Isabella.
“Apa kau akan datang dengas Thomas, beb?” tanya Isabella ke sobat nya itu.
“Itu lah diri mu! Kau menghilang kemana saja hingga kau tidak tahu jika kau dan Thomas sudah tidak lagi bersama. Dia pria yang terlalu kaku dan egois. Aku tidak mau berhubungan lagi dengan. Beb! Aku ini bukan hanya milik diri nya. Dia tidak bisa memonopoli waktu ku dua puluh empat jam sehari hanya untuk nya. Apalagi sampai melarang ku untuk mengikuti semua ritual pernikahan ala princess nya Thalita! No! No! Aku mengenal Thalita lebih lama dari pada mengenal nya. Aku bisa mendapatkan Thomas lain dalam waktu satu jam, tapi tidak dengan Thalita dan diri mu! Meski seratus abab aku mencari, aku tidak akan menemukan sahabat seperti mu dan Thalita lagi.”
__ADS_1
“Uuuuh! Kau membuat ku ingin menangis beb?!” Isabella langsung berhamburan ke dalam pelukan nya Ivon.
“Thomas begitu bodoh jika berpikir dapat memonopoli sahabat ku yang unik ini hanya untuk nya.” Cicit Isabella.
“Katakan hal ini dengan lantang pada nya, Isabella! Biar dia mencoba mencari laki- laki di luar sana yang seperti ku! Dia tidak akan menemukan nya sampai kapan pun!” Tambah Ivon.
“kau benar! Aku saja yang wanita kalah dengan paket super lengkap yang ada pada diri mu! Kau sangat sempurna Ivon! Besok akan kita hunting pria lain untuk mengganti pasangan mu ke pesta pernikahan Thalita.
“Aku setuju beb! Sekalian untuk mu! Setelah Aeron Ryan meninggal aku tidak pernah melihat mu kencan dengan siapa pun.” Suara Ivon memelan.
Isabella menunduk. Tidak ada yang salah dengan apa yang dikatakan oleh Ivon. Satu- satu nya yang salah adalah Isabella pernah mengkhianati perasaan Aeron Ryan pada nya. Mungkin tidak terang- terangan. Atau mungkin tidak secara nyata. Ya katakan lah dia sempat merasakan sebuah getara di dada nya untuk seorang pria dan pria itu bukan lah Aeron Ryan. Dan itu lah yang membuat sangat menyesal. Dia bahkan belum mengatakan betapa dia menyesal akan hal itu pada Aeron, dan Aeron sudah keburu pergi meninggalkan nya untuk selama nya. Hal ini yang membuat Isabella menutup diri nya dari pria mana pun saat ini.
__ADS_1
“Aku rasa untuk ku saat in masih belum se-urgent diri mu, beb! Kita hunting pria untuk mu dan kalau ada lebih nya, mungkin bisa sebagai pasangan ku ke pesta nya Thalita di Jakarta."