War Of Pirates

War Of Pirates
Bab 14


__ADS_3

Tiba-tiba terdengar suara deruan ombak kencang menghampiri W.W. Ship. "Bagaimana kabar kalian, bren*sek ?!?." Kata Kapten Hugo. "Owh tidak, mereka kembali." Kata Breith. "Hahahah...... Rasakan pembalasanku ini." Kata Kapten Hugo.


"Semuanya naik ke kapal !." Perintah Kapten Albert kepada seluruh pasukannya.


"Kapten, apakah tidak apa-apa jika pintu ruang penyimpanan kita terbuka lebar-lebar ?. Bisa-bisa harta kita terambil oleh W.W. Ship loh." Tanya Danielo kepada Kapten Hugo.


"Tenang saja, memangnya W.W. Ship dapat melakukannya ?. Mereka palingan hanya dapat bertahan selama 30 menit, dan semua uang mereka akan kita ambil lagi, jadi biarkan saja pintu ruang penyimpanan kita terbuka. Lagipula tidak menyenangkan juga kalau pertempuran berlangsung terlalu singkat bukan ?. Hahahah......." Jawab Kapten Hugo.


"Kapten, jangan remehkan mereka." Kata Ricky. "Memangnya apa yang dapat mereka lakukan. Mereka hanya kapal pesiar sampah yang cukup beruntung saja karena dapat melarikan diri dari bajak laut kelas atas seperti kita." Jawab Kapten Hugo.


"Pokoknya jangan lengah, Kapten." Kata Ricky. "Heh, menceramahiku ya. Tenang saja, aku tidak sepayah dirimu. Perhatikan caraku memimpin. Itu mungkin dapat menjadi pelajaran berharga bagimu dalam memimpin pasukan kita ke depannya." Jawab Kapten Hugo.


"Baiklah, Kapten." Kata Ricky. "Gunakan pistol dan senapan yang baru kita beli untuk melawan mereka !." Perintah Kapten Albert.


"Hahahaha, mau apa kalian dengan mainan murahan seperti itu. Semuanya hujani baji*gan-baji*gan W.W. Ship dengan peluru !!!." Perintah Kapten Hugo.

__ADS_1


"Merunduk !!!." Perintah Kapten Albert. "Sekarang naiki kapal mereka !." Perintah Danielo.


"Jangan biarkan satupun pasukan Golden Shark menginjakkan kaki mereka di kapal kita !." Perintah Breith yang langsung berdiri dan menarik pelatuk dari senapannya.


Tidak lama kemudian Melly bangun dari pingsannya. "Apa yang terjadi ?." Tanya Melly. "Kita sedang bertempur kembali melawan W.W. Ship." Jawab Grace.


"Dan di mana kita sekarang ?." Tanya Melly. "Pantai Timur Liberly Island.." Jawab Grace.


Setelah mendengar jawaban Grace, Melly pun langsung berdiri dan berjalan meninggalkan kasurnya. "Melly, kau masih harus beristirahat, luka tembakanmu masih belum sembuh total." Kata Grace.


"Baiklah, tapi jangan terlalu memaksakan dirimu." Kata Grace. "Ya, aku tahu itu." Jawab Melly.


Melly pun dengan cepat pergi mengambil senapan di ruang penyimpanan Golden Shark dan bertempur bersama pasukan Golden Shark yang lain.


"Lama-lama ini menjadi semakin menjengkelkan saja. Semuanya, naiki kapal mereka !." Perintah Kapten Hugo sambil menembak ke arah pasukan W.W. Ship menggunakan senapan mesinnya.

__ADS_1


Seluruh pasukan Golden Shark pun mendekati W.W. Ship. "Semuanya, pusatkan serangan kita kepada seluruh pasukan Golden Shark yang mendekati kapal kita, sisanya abaikan saja !." Perintah Kapten Albert.


"Sial mereka semakin agresif saja." Kata Blankie sambil berjalan mendekati W.W. Ship serta sambil menembak menggunakan senapannya.


"Semuanya isi ulang peluru kalian secara bergantian agar mereka tidak memiliki kesempatan untuk menginjakkan kaki mereka di kapal kita !." Perintah Breith. Setelah seluruh pasukan W.W. Ship mengisi ulang pelurunya.


"Sekarang, dengarkan perintahku. Rowan, Zack, Wilson, Richard, Frank. Lindungi aku apapun yang terjadi !." Perintah Breith. "Hah ?. Memangnya kenapa, Breith. Aku tahu kita harus saling melindungi, tapi apa maksudmu kami harus melindungimu apapun yang terjadi ?. Lagipula kami juga masih harus melindungi diri kami sendiri." Tanya Richard.


"Hmm...... Sepertinya Breith juga sudah menyadarinya." Kata Kapten Albert sambil menembak ke arah pasukan Golden Shark yang berusaha menaiki W.W Ship.


"Pokoknya lakukan saja." Jawab Breith. "Kami butuh kepastian, memangnya apa yang ingin kau lakukan ?." Tanya Frank.


"Rowan, Zack, Wilson, Richard, Frank. Lakukan saja apa yang dikatakan oleh Breith !. Ia akan menjadi penentu dalam pertempuran ini." Perintah Kapten Albert.


"Baiklah, jika kau menginginkannya, Kapten." Jawab Richard. "Breith kau ingin melakukan itu kan ?." Tanya Kapten Albert sambil melirik sebuah ruangan di Golden Shark. "Ya, Kapten. Itu yang akan kulakukan." Jawab Breith.

__ADS_1


"Itu ?." Bingung Wilson. Breith pun langsung berlari menaiki kapal Golden Shark. Setelah mendengar perintah Kapten Albert. Rowan, Zack, Wilson, Richard, dan Frank pun melindungi Breith dengan bentuk melancarkan tembakan kepada seluruh pasukan Golden Shark yang ingin menghentikan Breith.


__ADS_2