
Tidak lama kemudian, dinamit-dinamit di ruang penyimpanan Golden Shark pun meledak tepat ketika seluruh pasukan W.W. Ship berhasil menginjakkan kaki mereka di atas dek W.W. Ship kembali.
Ledakan tersebut membuat ruang penyimpanan Golden Shark dan ruang kerja Kapten Hugo hancur berantakan dan membuat seluruh pasukan Golden Shark terluka, baik luka ringan hingga luka berat.
Kapten Albert pun langsung berlari menuju ruang kemudi W.W. Ship untuk menjauhkan kapal mereka dari Golden Shark.
"Uhuk..... Sial, ternyata baj*ngan-baj*ngan W.W. Ship yang polos itu dapat selicik ini, terutama siapa nama bed*bah tadi yang berani-beraninya menyentuh ruang penyimpanan kita ?." Tanya Kapten Hugo sambil berdiri memandangi W.W. Ship yang bergerak menjauh dari Golden Shark.
"Berdasarkan buku identitas W.W. Ship nama pemuda itu adalah Breith Rick." Jawab Ricky.
"Tunggu pembalasanku, W.W. Ship terutama si ban*sat Breith, aku tidak akan mati dengan tenang sebelum kepalanya dan seluruh kru serta penumpang W.W. Ship kudapatkan." Kata Kapten Hugo sambil berjalan menuju ruang kerjanya yang telah hancur berkeping-keping.
15 menit kemudian. "Breith, apakah itu sudah seluruh harta dari Golden Shark ?." Tanya Kapten Albert sambil mengemudikan W.W. Ship menjauh dari Golden Shark.
__ADS_1
"Iya, Kapten. Di dalam ruang penyimpanan Golden Shark hanya terdapat kotak ini dan dikelilingi dengan kotak amunisi, senapan, dan 20 kotak yang berisi penuh dinamit." Jawab Breith sambil berjalan bersama Frank dan Frediksen sambil mengangkat kotak harta Golden Shark menuju ruang kendali W.W. Ship.
"Apakah kau mengambil kunci kotaknya ?." Tanya Kapten Albert. "Tidak, Kapten." Jawab Breith.
"Apa !!!. Mengapa kau tidak mengambilnya ?." Tanya Kapten Albert. "Karena kotak ini tidak menggunakan kunci, atau alat pengaman lainnya." Jawab Breith.
"Apa ?!?. Heheheh..... Jangan bercanda, Breith. harta yang berlimpah milik bajak laut terkaya di Kawasan Wonder dan kotak hartanya tidak memiliki alat pengaman." Kata Kapten Albert.
"Kapten, aku serius." Kata Breith. "Owh, baiklah. Igor, turunkan jangkar !." Perintah Kapten Albert.
"Jadi, ayo kita lihat sekaya apakah Golden Shark itu." Kata Kapten Albert sambil membuka kotak harta Golden Shark.
Setelah membuka kotak harta tersebut. "Wow. Hohoho...... Kapten, apakah kau percaya ini ?. Kita berhasil mendapatkan seluruh harta dari bajak laut terkaya di Kawasan Wonder." Kata Frediksen.
__ADS_1
"Heheheh.... Reaksimu terlambat." Kata Breith. "Soalnya aku tidak sangka akan sebanyak ini." Jawab Frediksen.
"Ya, aku tahu itu. Aku juga merasakan hal yang serupa denganmu, Frediksen." Kata Kapten Albert
"Tapi mengapa isi kotak ini hanya terisi setengah ?." Tanya Breith setelah melihat kilauan emas dari dalam kotak harta Golden Shark.
"Ada 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama Kapten Hugo telah menyadari hal ini dan memencarkan hartanya dan memancing kita untuk membawa kotak harta mereka dengan cara membuka lebar-lebar pintu dari ruang penyimpanan mereka sehingga kita dapat dengan mudah melihat kotak harta mereka yang berada di dalam ruang penyimpanan tersebut, dan untuk mengurangi kecurigaan kita mereka bersandiwara. Dan kemungkinan terakhir yaitu, harta Golden Shark memang hanya sebanyak ini." Jawab Kapten Albert.
"Menurutku kemungkinan kedua adalah yang paling masuk akal." Kata Zack yang tiba-tiba saja berada di depan pintu ruang kendali W.W. Ship.
"Mau bagaimana lagi. Sekarang lebih baik kita hitung jumlah harta yang ada. Memang mengecewakan, tapi begini masih jauh lebih baik daripada perjuangan kita tidak terbayar sama sekali. Semuanya bantu aku menghitung jumlah harta Golden Shark ini !. Frank ambilkan aku alat timbang di dalam ruang penyimpanan !." Perintah Kapten Albert.
Tidak lama kemudian setelah menghitung jumlah harta Golden Shark dalam kotak harta yang berhasil dirampas oleh W.W. Ship.
__ADS_1
"Wow, total bobot dari emas-emas batangan ini mencapai 15 kilogram." Kata Frank setelah mengukur bobot dari emas-emas batangan Golden Shark yang berada di dalam kotak harta yang berhasil dirampas mereka dari tangan Golden Shark.