War Of Pirates

War Of Pirates
Bab 16


__ADS_3

"Sial aku baru sadar, ternyata yang diincar kapten dan Breith adalah itu, yah." Kata Zack kepada dirinya sendiri. "Bagus lah, sepertinya Zack juga sudah menyadari rencanaku." Kata Kapten Albert.


"Semuanya, tembak seluruh celah yang digunakan oleh pasukan Golden Shark untuk menembak !!!." Perintah Kapten Albert kepada seluruh pasukan W.W. Ship yang berada di atas geladak W.W Ship.


"Sial, kini tidak ada lagi celah yang dapat kita gunakan untuk menembak. Kapten apa yang harus kita lakukan ?." Tanya Wilberto sambil berlindung di belakang perisai Shield 3.


"Aku kehabisan akal." Jawab Kapten Hugo. "Bren*sek, mengapa kapal pesiar rendahan seperti mereka bisa setangguh ini ?." Kata Blankie.


"Mereka tidak sekuat yang kau bayangkan, hanya saja Kapten Hugo terlalu meremehkan mereka, sehingga Kapten tidak menyiapkan dengan matang rencananya untuk melawan W.W. Ship. Sehingga ketika pasukan W.W. Ship melakukan gerakan yang tidak diperkirakan Kapten, maka gawatlah kita, seperti keadaan kita saat ini." Jawab Danielo.


"Ya, sepertinya begitu yah." Kata Ricky. "Sialan, kau !!!. Memangnya ini salah siapa sampai bisa begini ?." Kata Kapten Hugo sambil menarik kerah baju Ricky.


"Kapten, tenanglah. Ini bukan saatnya untuk saling berdebat." Kata Amelia. "Sial, kau. Cuih" Kata Kapten Hugo sambil melepaskan kerah baju Ricky lalu meludahinya.


Ketika jarak Breith, Zuma, Igor, dan Frediksen hanya tersisa sekitar 10 meter dari perisai Shield 1-4.


"Zuma, Igor, Frediksen. Dengarkan aku !. Kita akan berpencar." Kata Breith sambil berlari.


"Berpencar bagaimana, Breith ?." Tanya Zuma. "Zuma, kau ikuti aku berlari di ujung kanan geladak kapal ini. Igor dan Frediksen, kalian berlarilah di ujung kiri geladak kapal ini. Setelah kita melewati pasukan perisai Golden Shark,  kita harus berdiri di belakang barisan seluruh pasukan Golden Shark dan menodongi mereka dengan senjata kita masing-masing  !." Jawab Breith.


Breith, Zuma, Igor, dan Frediksen pun berpencar dan ketika mereka telah melewati Shield 1-4, mereka pun langsung menodongi seluruh pasukan Golden Shark dengan senjata mereka masing-masing.

__ADS_1


"Jangan bergerak !." Perintah Breith kepada seluruh pasukan Golden Shark sambil menodongi pistolnya ke arah seluruh pasukan Golden Shark.


"Hohoho.... Memangnya orang seperti kalian berani menembak kami dan menjadi seperti kami ?." Tanya Kapten Hugo sambil berjalan mendekati Breith.


"Berisik kau, bren*sek !!!." Jawab Breith. "Heheheh..... Lucu sekali, berani-beraninya kau mengataiku bren*sek, kep*rat !!!." Kata Kapten Hugo sambil mengeluarkan pistol pribadinya di saku celananya dan langsung mengarahkannya ke arah Breith.


Zuma pun dengan refleks langsung menarik pelatuk pistolnya ke arah Kapten Hugo, dan tembakan tersebut tepat mengenai bahu kanan Kapten Hugo.


"Heheheh...... Kau bercanda kan... Aaarrrgghhh......" Teriak Kapten Hugo sambil memegang bahunya yang perlahan mulai mengeluarkan darah.


"Turunkan senjata kalian !!!." Perintah Breith. "Mati saja kau, bed*bah !!!." Jawab Danielo sambil mengayunkan senapannya. "Kau saja yang mati." Kata Frediksen sambil menarik pelatuk dari pistolnya.


Tembakan tersebut mengenai lengan kanan Danielo. "Sekarang jatuhkan senjata kalian !. Kecuali ada yang ingin mencicipi senjata atau yang kalian sebut mainan kami ini." Perintah Breith.


Mereka pun juga terpaksa menuruti Breith dengan menjatuhkan perisai mereka masing-masing.


"Zuma, Igor, Frediksen. todong pistol kalian kepada seluruh pasukan Golden Shark selama mungkin hingga aku kembali dari ruang penyimpanan Golden Shark. Oh iya, dan usahakan jangan membuang-buang peluru kalian selama mungkin, soalnya aku lupa membawa peluru lebih !." Perintah Breith sambil berbisik kepada Zuma, Igor, dan Frediksen.


"Apa !!!. peluru kami semua tersisa 4 batang, dan kau bilang kau lupa membawa peluru lebih ?!?!." Kata Zuma sambil berbisik.


"Yah, pokoknya semoga berhasil. Aku mengandalkan kalian." Jawab Breith.

__ADS_1


Breith pun langsung berlari menuju ruang penyimpanan Golden Shark untuk mengambil harta milik Golden Shark lalu meledakan ruang penyimpanan tersebut dengan dinamit-dinamit yang berada di ruang penyimpanan Golden Shark yang merupakan harta berharga milik Black Dolphin yang baru saja dirampas oleh Golden Shark.


"Sudah kubilang, Kapten. Sekarang semua harta kita akan habis tak tersisa." Kata Danielo. "Semuanya, naiki kapal mereka !." Perintah Kapten Albert kepada seluruh pasukan W.W. Ship yang masih berada di atas dek W.W. Ship.


"Owh sial, kita disudutkan dari 2 arah." Kata Amelia. Tidak lama kemudian, Breith keluar dari ruang penyimpanan tersebut dan pergi menghampiri Frediksen.


"Frediksen, pinjami aku korek apimu !." Perintah Breith. "Sial, apakah aku salah dengar." Kata Kapten Hugo.


"Ada apa, kapten ?." Tanya Grace. "Apakah benar salah satu pasukan dari baji*gan W.W. Ship itu baru saja meminta korek api ke temannya ?." Tanya Kapten Hugo.


"Iya, Kapten." Jawab Grace. "Sial !!!. Hei bed*bah, jangan berani sentuh ruang penyimpananku, atau...." Kata Kapten Hugo kepada Breith.


"Atau apa ?." Tanya Breith sambil berjalan menuju ruang penyimpanan Golden Shark.


"Pokoknya jangan berani menyentuhnya." Jawab Kapten Hugo. "Begitukah caramu meminta ?." Tanya Breith.


"Kep*rat dengan orang ini." Jawab Kapten Hugo. "Anggap saja ini adalah pelajaran bagi kalian agar tidak berani berhadapan lagi dengan kami." Kata Breith.


"Kekalahanku ini pasti akan kubalas nanti." Kata Kapten Hugo. Breith pun membakar dinamit-dinamit yang ada di ruang penyimpanan Golden Shark, dan langsung berlari keluar dari ruang penyimpanan tersebut sambil membawa kotak harta Golden Shark.


"Igor, Frediksen. Bantu Bretih mengangkat kotak harta Golden Shark !." Perintah Kapten Albert.

__ADS_1


"Semuanya cepat kembali ke W.W. Ship sambil tetap menodongkan senjata kalian ke arah seluruh pasukan Golden Shark. Jangan biarkan mereka melakukan serangan balasan !." Perintah Kapten Albert kepada seluruh pasukannya.


Tidak lama kemudian, dinamit-dinamit di ruang penyimpanan Golden Shark pun meledak tepat ketika seluruh pasukan W.W. Ship berhasil menginjakkan kaki mereka di atas dek W.W. Ship kembali.


__ADS_2