Xian Ling

Xian Ling
Terkejut


__ADS_3

Keadaan kaisar saat ini cukup lumayan bisa meredakan rasa sakit untuk sementara namun tidak untuk jangka waktu lama .


" Racun ini benar-benar bisa membunuhku , mengapa sangat susah menemukan tanaman yang di maksut tabib ". Gumam kaisar seraya menahan rasa sakit yang menggerogotinya .


" Yang mulia ". Muchen khawatir .


" Aku tidak apa . Bagaimana dengan wanita itu ?." tanya kaisar .


" Nampaknya wanita itu cukup gesit dan cerdik . Maaf yang mulia untuk saat ini hamba lebih menghawatirkan keadaan anda ". Lirih Muchen .


" Mengapa tanaman langka yang di bawa oleh orang - orang tidak ada yang mempan , seperti apakah tanaman yang di maksut tabib itu ". Kata kaisar yang mulai berputus asa .


" Tanaman itu pasti di temukan yang mulia ". Hibur Munchen .


Saat ini kaisar kembali ke istana untuk beristirahat sementara , permaisuri beberapa kali ingin melihat keadaan kaisar namun tidak di perkenankan kecuali selir Fu .


Selir Fu adalah istri sekaligus sahabat kaisar yang terpercaya .


Fu Rong , Feng Qi dan Shen Ling adalah teman kecil kaisar bahkan sejak kecil mereka sering kali bermain bersama .


Saat ini Xian Ling menggunakan plakat kediaman Feng untuk memasuki istana dan tentu saja penjaga pintu gerbang mempersilahkannya .


" Untung saja ada plakat ini ". kata Xian Ling .


Begitu memasuki istana dalam , dalam ingatannya berputar - putar tentang masa kecilnya yang pada saat itu sering kali pergi dan bermain di istana .


Xian Ling mengatakan pada pengawal istana jika dia ingin bertemu dengan kaisar untuk hal yang penting mengenai tanaman langka .

__ADS_1


Pengawal istana melapor pada Muchen jika ada seorang wanita yang ingin bertemu kaisar .


" Yang mulia , ada seorang wanita yang membawa informasi mengenai tanaman langka ". ucap Muchen .


" Dari mana asalnya ." tanya kaisar .


Muchen memanggil pengawal istana untuk menjelaskan secara detail .


" Dia berasal dari kediaman Feng , yang mulia". Ujar pengawal istana.


" Kediaman Feng , apakah dia orang Feng Qi ? Sepertinya ada yang aneh ". Kata kaisar .


Kaisar merasa ada kejanggalan , jika Feng Qi menemukan tanaman langka itu dengan tangannya mengapa tidak mengantarnya sendiri ke istana .


" Muchen bagaimana menurutmu ?". Kaisar menanyakan pada Muchen .


" Tidak perlu , ini bukan masalah besar. Cukup bawa tabib menemuinya saja agar lebih jelas ". Perintah kaisar .


Xian Ling menunggu begitu lama hingga munculah seorang tabib untuk memeriksa tanaman yang di bawa oleh Xian Ling .


Sesegera mungkin pengawal istana melaporkan pada kaisar jika tanaman yang di bawa oleh wanita itu merupakan jenis yang amat Langka .


" Cepat bawalah wanita itu datang menghadapku sekarang , aku ingin tahu seperti apa dia ". Kata kaisar .


Dengan langkah gontainya , Xian Ling di tuntun untuk pergi ke ruangan kerja kaisar .


Kaisar sengaja memposisikan diri dengan menghadap ke arah berlawanan .

__ADS_1


Begitu Xian Ling masuk dan langsung memberi salam hormat dengan manis dan lembut .


" Salam hormat dariku , Xian Ling yang mulia . Senang bisa bertemu dengan anda ". Kata Xian Ling .


Mendengar suaranya yang begitu lembut , kaisar seakan seperti terhipnotis oleh suara Xian Ling .


Saat mata mereka saling bertemu maka tidak bisa di pungkiri lagi , Xian Ling tercengang sekaligus terkejut bukan main .


" Astaga , mengapa kaisarnya adalah manusia ikan itu ." kata Xian Ling dalam hati .


Kaisar tersenyum penuh kemenangan seakan telah berhasil menangkap umpan .


" Selamat bertemu kembali wanita yang tidak tahu caranya berterima kasih , apa kabarmu hari ini ? mengapa memaksa ingin menemuiku ". Kata Kaisar .


Xian Ling bingung bahkan serba salah , dia merasa kesal dengan perkataan kaisar namun untuk memasuki istana dia harus berusaha keras .


Maka dari itu kali ini tidak akan menyia - nyiakan usaha kerasnya .


Seketika Xian Ling meletakan lututnya ke lantai dan memohon ampun atas kesalahan yang telah di perbuat olehnya selama ini .


" Apakah permohonan maafmu ini benar-benar tulus ataukah hanya permainan saja ". kata kaisar yang tiada hentinya memancing emosi Xian Ling .


" Aku merasa ingin memakannya sekarang juga , tapi bersabarlah Xian Ling bersabarlah ". Gumam Xian Ling dalam hatinya .


Kaisar mendekati wajah Xian Ling dan melihat apakah permohonan maafnya itu tulus .


Namun malah membuatnya berdesir begitu melihat tatapan matanya yang cukup lama .

__ADS_1


" Sial , mengapa tatapan ini sangatlah tidak asing untukku . Jantungku , apakah racun itu akan menyerang tubuhku lagi ". Kata Kaisar dalam hati .


__ADS_2