Xian Ling

Xian Ling
Terluka


__ADS_3

Kali ini Xian Ling sang malas menghadapi beberapa sekelompok orang yang memburunya itu bahkan lebih memilih menghindar saja .


Merasa sudah terkepung maka dengan terpaksa mencari tempat yang lebih aman , kebetulan ada sebuah kuda yang sedang lewat .


*Wushhh*


Xian Ling masuk ke dalam kereta kuda tersebut tanpa kekhawatiran.


Di dalam kereta itu kedua pasang mata saling bertemu satu sama lain , beberapa detik kemudian di kejutkan dengan para pengawal yang sedang khawatir dengan datangnya penyelundup .


" Jangan masuk ! tidak ada yang berbahaya ". Teriak pria yang saat ini berada di dalam kereta .


" Tapi yang mulia ". Pengawal itu ketakutan .


" Jika aku mengatakan aman ya aman , dia teman lamaku ". alasannya .


Xian Ling duduk dengan santai bahkan tenang di dalam kereta .


" Katakan apa motifmu memasuki kereta ini ". Tanya pria yang sedang berada di dalam bersama Xian Ling .


Xian Ling mengambil nafas dan memulai untuk penjelasan .


" Untuk bertemu denganmu ". ucap Xian Ling dengan mata tajamnya yang menatap pria di depannya .


Saat pria itu lengah karena terlalu fokus menatap mata indah milik Xian Ling barulah menyadari jika wanita yang saat ini bersamanya tiba - tiba menghilang .


" Kemana perginya wanita itu ? ". membuka tirai kereta mencari keberadaan Xian Ling .


Pria yang saat ini melakukan perjalanan pada malam hari adalah pasukan serigala , terlihat dari bendera yang berada di atas kereta sebagai lambang .


" Lambang serigala , rupanya pria itu adalah pangeran ketujuh ". Gumam Xian Ling .

__ADS_1


Kemudian datanglah Aying dan Yuxuan yang menemukan keberadaan Xian Ling .


" Nona ". Teriak Aying .


" Syukurlah jika nona baik - baik saja ". Kata yuxuan .


" Aku tidak apa - apa . Maaf membuat kalian khawatir ". Kata Xian Ling .


" Luka nona masih belum sembuh dan kita harus segera menemukan tumbuhan yang di maksut oleh tabib ". Kata Yuxuan .


" Jika seperti itu maka jangan di tunda lagi , kita pergi ke gunung Xiyue malam ini juga untuk menemukan obat untuk nona ".


" Kalian jangan terlalu bersemangat , ini sudah larut maka istirahat terlebih dahulu ". Kata Xian Ling .


Yuxuan menerima surat dari burung merpati dan memberikannya pada Xian Ling .


" Sepertinya hari dimana kita akan kembali akan tiba , namun yuxuan apakah wanita yang menjadi penggantiku sudah siap ". tanya Xian Ling .


Keesokan harinya yuxuan dan Aying bersiap untuk pergi ke gunung Xiyue untuk mencari sebuah tanaman obat .


Tubuh Xian Ling menjadi lemah akibat bertarung dengan ahli racun hingga membuat fisiknya lemah .


Xian Ling akan semakin lemah jika terus menerus menggunakan tenaga dalamnya .


" Nona , sepertinya gunung Xiyue sangatlah ramai . Lihatlah beberapa kelompok pria itu , apa mereka juga mencari sebuah obat ". Kata Aying .


" Mereka adalah pengikut sayembara yang di adakan oleh istana kekaisaran ". Ucap Xian Ling .


" Nona bagaimana jika tanaman yang kita cari juga di cari oleh mereka , bukankah akan sulit ". Sahut Aying.


" Tidak ada yang sulit Aying . Ayo kita segera mencari tanaman itu ." ucap yuxuan .

__ADS_1


Aying terpeleset ke arah jurang yang sepertinya terlihat curam , Xian Ling segera menolong pelayan setianya itu dengan sekuat mungkin namun malah dirinya yang terjatuh ke dalam jurang yang begitu curam itu .


" Astaga ! Nona , nona bagaimana ini ?". Aying mulai panik bukan main .


Yuxuan mencari sebuah akar untuk menarik Aying namun melihat Xian Ling tidak ada pada posisinya barulah terkejut.


" Ying , dimana nona ? ." tanya yuxuan .


" Nona , nona terjun ke bawah ".


" Apa kau bilang !!".


Yuxuan ingin mengikuti jejak Xian Ling untuk segera turun ke bawah namun ternyata malah muncul dengan membawa sebuah tanaman di tangannya .


" Itu nona ." Aying kegirangan .


" Hah , syukurlah . Nona ayo , aku akan menarikmu naik ". Kata Yuxuan .


Xian Ling mendapatkan tanaman itu dan segera membawanya kepada tabib , namun siapa sangka jika seseorang melihatnya dan segera merebut dari tangannya .


Yang lain pun juga memprovokator pengikut sayembara agar merebut tanaman yang di bawa oleh Xian Ling ini .


" Gawat ? Jika nona terus menerus bertarung seperti itu maka tenaga dalamnya akan berkurang dan kondisinya tidak baik - baik saja ." gumam Aying .


Ternyata banyak sekali orang yang datang untuk merebut tanaman yang saat ini berada di tangan Xian Ling .


Meskipun tampak dari luar terlihat kuat namun sebenarnya kondisi Xian Ling melemah , dengan sekuat tenaga dia bertarung melawan para pengikut sayembara .


*Jleb*


Kali ini dada bagian atas Xian Ling terluka karena tusukan pedang seseorang yang cukup mahir dalam dunia persilatan .

__ADS_1


__ADS_2