
Feng Qi merasa khawatir pada Xian Ling karena seorang pria asing membawanya ke lantai atas .
" Tuan muda merasa khawatir pada nona Xian , cepatlah pergi daripada menyesal ." saran Jiu seng .
" Diamlah ".
Chu Li tidak sadarkan diri , Xian Ling menggeledah seluruh tubuhnya dengan teliti .
Tidak ada tanda bukti apapun yang menyatakan bahwa pria ini terlibat .
" Aku masih tidak percaya jika pria ini tidak terlibat , harusnya ada di suatu tempat yang susah di jangkau ." kata Xian Ling .
Xian Ling meminta bantuan pada yuxuan untuk memanggil Feng Qi pergi ke lantai atas menemuinya .
Ketika mendapati sosok Chu Li tidak sadarkan diri , feng Qi terkejut .
" Aku membutuhkan pertolonganmu kali ini saja karena mungkin hanya kau yang bisa membantuku ". Kata Xian Ling .
" Benarkah ". Pura - pura tidak peduli namun sebenarnya banyak harap .
" Tidak perlu banyak bicara lagi cepat periksa bagian dalamnya ." titah Xian Ling pada Feng Qi .
" Apa kau bilang ? Periksa bagian dalam dia !". Feng Qi terkejut .
" Iya , bagian dalam yang tak bisa ku sentuh ." Ujar Xian Ling dengan blak - blakan.
" Mengapa kau ingin menjangkaunya ? ." heran Feng Qi .
" Jika kau tidak ingin membantu maka jangan berbicara lagi , pergilah ." Geram Xian Ling .
Feng Qi terkejut melihat Xian Ling yang cukup berani untuk mendekat ke arah Chu Li memeriksa bagian dalamnya .
" Menjauhlah ." Titah Feng Qi .
Xian Ling tersenyum tanda kepuasan karena Feng Qi mau menolongnya .
__ADS_1
" Kau jangan melihat ! Berbaliklah ". Kata Feng Qi .
" Oh , kenapa ?."
" Jangan banyak bicara ". Gertak Feng Qi .
Feng Qi sudah memeriksa bagian dalam Chu Li namun tidak menemukan apa - apa .
Xian Ling masih belum puas dan mengamati tubuh Chu Li secara cermat .
" Aku pasti akan menemukannya !!". Kata Xian Ling .
" Ling'er kau mau apa ! ". Kata Feng Qi .
" Panggil aku Xian Ling ." Tegurnya .
Sekitar kurang lebih 5 menit Xian Ling mengamati Chu Li dari atas hingga ke bawah .
" Tuan Feng ? Jika ingin menyimpan barang paling berhargamu dimana kau akan meletakkannya ". Tanya Xian Ling pada Feng Qi.
" Pertanyaan macam apa itu ? Mana boleh di beberkan , jelas rahasia ". Kata Feng Qi.
Feng Qi mengambil nafasnya dan melepas dengan cepat .
" Di kepala ". jawabnya .
Seketika mendengar perkataan Feng Qi barulah Xian Ling menuju ke bagian kepala Chu Li dan memeriksa bagian rambutnya .
Feng Qi merasa terheran melihat Xian Ling yang bertingkah sangat aneh pada pria yang bernama Chu Li .
" Ahh , ini dia . Aku sudah menemukannya ". Gumam Xian Ling dalam hati .
Namun Xian Ling sengaja tidak memberitahu Feng Qi tentang apa yang di carinya saat ini .
" Kau bisa keluar lebih dulu tuan Feng , karena aku tidak akan keluar jika kau tidak keluar darisini ." ancam Xian Ling .
__ADS_1
Feng Qi segera pergi agar Xian Ling segera pergi menjauh dari pria tersebut .
" Jangan bergerak tetap di kediaman tuan mu karena disana sangat aman dari penyelidikan". Xian Ling membaca isi surat itu .
Xian Ling langsung mengerti dengan maksut dari isi surat tersebut , untuk tidak membuat curiga Chu Li maka Xian Ling mengembalikan surat rahasia yang di temukannya dalam rambut pria itu.
" Tuan Mu ? Hah , pantas saja merasa aman. Aku rasa ini juga berhubungan dengan menteri kepercayaan kaisar yang selalu bermuka dua itu ". Ujar Xian Ling yang terlihat sangat kesal .
Keluar dari ruangan lantai atas , Xian Ling bertabrakan dengan sosok pria bertubuh kekar nan gagah bahkan wajahnya cukup tampan tak membosankan .
" Yang -- yang mulia ". cebik Xian Ling setengah berbisik .
Ya , pria yang bertabrakan dengan Xian Ling adalah Kaisar weixuan .
Kaisar langsung menarik tubuh Xian Ling untuk memasuki ruangan yang berada di paviliun linlang seketika karena saat ini keadaan cukup berbahaya.
" Jangan bersuara ". Bisik Kaisar pada Xian Ling .
Xian Ling merasa risih karena kaisar terlalu menempel pada tubuhnya .
" Yang mulia bisakah kau tidak menekan bendaku ." pinta Xian Ling dengan suara berbisik .
" Kali ini saja , ku mohon karena di luar cukup berbahaya ." gumam kaisar .
Dalam pikiran Xian Ling saat ini adalah mengira jika kaisar sedang mengambil kesempatan dalam kesempitan , dia tidak mau menjadi wanita yang begitu tidak ada harga dirinya .
*Pak*
Xian Ling sedikit menendangkan dengkulnya pada senjata sakti milik kaisar .
Kaisar harus menahan rasa sakit yang sangat luas biasa .
" Hufftf ". Suara kaisar .
Xian Ling senang pada akhirnya terlepas dari tekanan kaisar yang begitu terlalu lengket dan membuatnya risih .
__ADS_1
Xian Ling melihat keadaan di luar dan ternyata ada beberapa pria yang terlihat mengantisipasi .
" Sepertinya mereka sedang mencari Chu Li , untung saja aku sudah mengaturnya ". Gumam Xian Ling dalam hati.