
Xian Ling dengan cepat meraih bak mandi yang sudah terisi dengan air di taburi kelopak bunga mawar .
*Byuurr*
Meski kaisar sempat melihat tubuh polosnya namun tidak akan mempersulit wanitanya.
" Kau mandilah dulu , aku akan keluar sebentar ." kata kaisar .
Xian Ling tidak menjawabnya karena entah merasa malu atau merasa marah .
Kaisar tidak bisa mengontrol diri saat ini , dia adalah pria yang normal ketika melihat tubuh yang polos maka hawa panas yang menyelimuti tubuhnya pun membara .
" Yang mulia ". Sapa muchen .
" Katakan pada pelayan , siapkan pakaian untuk selir Xian ". Kata kaisar .
Muchen menggaruk - garuk kepalanya yang tidak merasa gatal .
" Mengapa yang mulia terlihat seperti orang gelisah , apa yang sedang terjadi padanya ." gumam muchen .
Beberapa saat kemudian Xian Ling sudah menyelesaikan ritual mandinya .
Kaisar datang lagi untuk menghampiri Xian Ling .
" Mengapa kau datang lagi ?". Tanya Xian Ling .
" Pertanyaan yang bagus , kau adalah pengantinku . Menurut tradisi maka tidak boleh tidur secara terpisah ". Jelas kaisar .
" Oh begitu , baiklah jika begitu kau tidur saja di lantai ". Kata Xian Ling .
" Lantai ." kaisar terkejut .
Namun dia harus bersabar untuk menghadapi Xian Ling .
" Baiklah aku akan mengalah kali ini ". lirih kaisar .
__ADS_1
Sebelum keduanya memejamkan mata , mereka mendengar langkah kaki dari arah genting .
" Jika kita ketahuan seperti ini maka apa kata semua orang ". Alasan Kaisar .
Kaisar seketika langsung naik ke atas ranjang dan bersebelahan dengan Xian Ling .
Ketika Xian Ling ingin mengutarakan perkataannya maka kaisar langsung membekap mulutnya .
" Diamlah , jangan berisik . Bisa saja mereka yang di atas sedang mengawasi kita ". Gumam kaisar setengah berbisik .
Tentu saja Xian Ling merasa risih atas tindakan yang di lakukan oleh kaisar saat ini .
Keesokan harinya .
Xian Ling tiba-tiba berada dalam pelukan kaisar dengan begitu nyaman .
" Jika saja kau selalu seperti ini maka aku tidak bersusah payah lagi , mungkin aku harus bersabar untuk mendapatkan hatimu ". Gumam kaisar dalam hati .
Begitu Xian Ling terbangun , matanya sudah terbuka dengan sempurna melihat kepalanya berada dalam pelukan kaisar maka dia segera menjauh .
" Yang mulia kau !!". Pekik Xian Ling .
" Aku ? mana mungkin ".
" Bahkan semalam kau menciumiku ." Kata kaisar yang sengaja menggoda Xian Ling .
Xian Ling dengan spontan memegang bibirnya , dia begitu panik .
" Ling , kau adalah istriku . Bagaimanapun juga yang kita lakukan disini itu sangat tidak bermasalah ". Gumam kaisar .
" justru aku yang bermasalah ". Serunya .
Permaisuri melihat kaisar keluar dari kamar Xian Ling , dia sedikit penasaran apakah semalam kaisar menyentuhnya .
Selir Fu segera menghampiri kaisar di kediamannya .
__ADS_1
Begitu melihat orang yang di tunggu - tunggu keluar dari kamar , permaisuri langsung terburu - buru menyapa Xian Ling .
" Selir Xian ? kau akan pergi kemana ". tanya permaisuri .
" Itu urusanku , memangnya kau ini siapa " . Kata Xian Ling .
Sebenarnya permaisuri merasa jengkel atas perkataan dari Xian Ling namun kali ini dia harus bersabar menghadapinya .
" Aku permaisuri kaisar weixuan , bagaimana melewati malam bersama yang mulia ?'. tanya sekali lagi .
" Apakah kau selalu bertanya seperti ini kepada selir yang lain , itu sangat memalukan ". Kata Xian Ling lalu pergi dari hadapan permaisuri .
Permaisuri geram bahkan tidak menyangka jika sifat asli Xian Ling lebih menjengkelkan dari selir Fu .
Xian Ling berjalan mengelilingi sekitar istana , sesuai dengan pesan Raja Wei Zu maka dia harus menemukan plakat emas yang bisa memegang kendali semua pasukan .
" Tempat itu masih sama tidak pernah berubah ". Gumam Xian Ling yang melihat sebuah tempat dimana dia dan Feng Qi sedang belajar menulis ketika masih kecil .
Selir Fu memergoki Xian Ling sedang berjalan -jalan ke daerah terlarang .
" Apa kau mau cari mati !!". Ketus selir Fu.
Xian Ling tetap berjalan mendekati daerah terlarang itu dengan tidak ada rasa takut .
" Xian Ling hentikan langkahmu , itu daerah terlarang . Jika yang mulia tahu maka kau akan di hukum ". Kata selir Fu .
Muchen melihat Xian Ling yang ingin mendekati daerah terlarang , dia segera melapor kepada kaisar .
" Selir Xian hentikan langkahmu !". Teriak kaisar .
" Yang mulia , aku hanya sedikit penasaran pada tempat ini ". Kata Xian Ling .
" Tempat itu di larang keras untuk di langkahi sebaiknya jangan mengulangi lagi . Ikutlah denganku ." Ujar kaisar dengan menarik tangan Xian Ling untuk membawanya pergi .
Sedangkan selir Fu sama sekali tidak di perhatikan oleh kaisar , dia merasa kesal .
__ADS_1
Permaisuri melihat secara langsung bagaimana kaisar tidak menganggap selir Fu .
Dia bersorak senang karena selir Fu mendapatkan karma .