
Sejak kaisar kehilangan Xian Ling , kini berubah bertambah kejam bahkan tidak segan untuk menghukum mati menteri yang berani membantahnya .
Negara Weixuan semakin ketat , tidak ada satupun negara lain yang di persilahkan untuk memasuki ibukota .
" Yang mulia , ini adalah laporan tentang militer perbatasan kota Li ". Ujar muchen yang memberikan sebuah catatan .
Kaisar mulai lelah hingga tidak fokus ketika sedang meneliti laporan .
Muchen memberitahu kaisar jika senjata di perbatasan kota Li sudah usang dan perlu adanya pergantian .
" Kau atur saja , aku lelah ." kata kaisar yang memijit keningnya .
" Yang mulia , lebih baik beristirahat dulu jangan terlalu banyak berpikir ". Saran muchen .
*Brak*
Kaisar memukul meja dengan keras hingga retak .
" Kau tidak perlu mengaturku ". ucap kaisar dengan menekan perkataannya .
Muchen merasa kasihan pada kaisar , akibat kepergian Xian Ling kini dia berubah menjadi pemarah bahkan sangat sensitif pada perkataan yang kurang berkenan di hatinya.
Muchen menghampiri yuxuan untuk menceritakan kondisi kaisar yang semakin hari semakin terpuruk.
" Jika saja kau tahu selir Xian dimana maka akan sangat membantu untukku , karena aku tidak tahan melihat yang mulia semakin terpuruk bahkan melampiaskan rasa marahnya pada semua orang ". Kata muchen .
" Aku tahu perasaanmu saat ini , kau pasti menghawatirkan yang mulia . Nonaku sudah 2 bulan pergi , tidak tahu bagaimana dia saat ini ". Kata yuxuan yang berpura - pura sedih .
*Kediaman Raja Wei Zu*
Putri Wei Yun merasa kesal pada Feng Qi karena telah bertindak sembarangan hingga mengakibatkan ancaman bagi keluarganya .
" Ayah , bagaimana ini ? kaisar akan menghukum seluruh keluarga feng ." Geram Putri Wei Yun .
" Percuma saja memohon pada kaisar , dia sudah berubah bahkan semua menteri tidak ada yang berani membantah ". Kata raja Wei Zu .
__ADS_1
" Lalu bagaimana dengan nasib keluarga Feng yang tidak tahu apa - apa ? dasar Feng Qi tidak punya otak , sampai saat ini tidak memberi kabar ".
Keluarga Feng telah di berikan waktu selama 2 bulan untuk menemukan keberadaan Feng Qi namun tidak berhasil .
Akibatnya adalah seluruh keluarga Feng harus di hukum mati karena kesalahan Feng Qi yang telah membawa lari selir Xian .
Yuxuan sudah mengirim pesan pada Aying terkait keluarga Feng yang akan di hukum mati karena kesalahan Feng Qi yang membawa selir Xian .
" Sudah waktunya kita kembali ke ibukota ". gumam Xian Ling .
" Kau yakin ". Kata Feng Qi .
" Keluarga Feng tidak bersalah dan yang harusnya di hukum itu kau ". Seru Xian Ling .
" Takutnya ini hanya rencananya ." tebak Feng Qi .
" Kau jangan meremehkannya meskipun ini adalah rencananya namun kita tidak boleh egois ". Kata Xian Ling .
" Nona , aku sudah menyiapkan kereta untuk kembali ". Kata Aying .
" Jika terlambat maka akulah orang pertama yang akan memotong kepalamu ." geram Xian Ling .
Namun Feng Qi menanggapinya dengan senyuman , dia merasa senang karena Xian Ling sudah sedikit ceria.
Dalam perjalanan , Xian Ling membayangkan bagaimana nanti reaksinya ketika bertemu dengan kaisar .
" Nona ? Jangan - jangan kau memikirkan yang mulia ya ." Aying menebak dengan tepat .
" Begitu banyak yang aku pikirkan , lalu mengapa kau menebak satu orang yang benar saja ." kata Xian Ling .
" Nona sepertinya salah tingkah wkwkkw ".
" Aying , sepertinya kau sudah semakin mirip saja dengan Jiu seng ". Xian Ling balik menggoda aying .
" Mana mungkin , awas saja nanti jika nona dilema karena harus pusing memilih dua pria tampan dan dua - duanya sangat sulit di cari kekurangannya ." cecocos Aying , hingga membuat Xian Ling terdiam .
__ADS_1
Dalam hati Xian Ling saat ini adalah memikirkan perasaan Feng Qi dan juga Wei Langxi .
Putri Wei Yun mencoba untuk memohon pada kaisar atas pembebasan hukuman mati pada keluarga Feng namun sama sekali tidak di hiraukan .
" Jika kau masih menganggapku sebagai saudara sepupumu maka pergilah , jangan memohon yang tak mungkin ." kata kaisar .
" Kau keterlaluan Wei langxi !! Jelas ini bukan dirimu yang dulu , kau sudah gilaaa ". Ucap Putri Wei Yun dengan mengomel .
Kaisar meminta muchen untuk membawa pergi Putri Wei Yun dengan paksa .
2 hari berlalu , kini semua keluarga Feng akan bersiap untuk di penggal .
Ayah dan Ibu Feng Qi menangis memohon untuk melepaskan putrinya atau adik Feng Qi yang bernama Feng Yuan .
Permohonan itu sama sekali tidak di dengarkan oleh kaisar , jelas saat ini dia sangat tidak memiliki perasaan lagi padahal keluarga Feng merupakan keluarga dari ibunya .
Ketika Algojo bersiap untuk memenggal kepala keluarga Feng , Xian Ling muncul dan berteriak pada kaisar dengan lantang .
" Hentikan semua ini kaisar !!! mereka tidak bersalah !!". ketus Xian Ling .
Semua orang menyaksikan kedatangan Xian Ling , mereka yang menyaksikan merasa lega karena hukuman tidak jadi di lakukan .
Kedua mata kaisar menyorot ke arah Xian Ling dan Feng Qi , ada sebuah ambisi yang tak bisa tertahankan .
" Feng Qi , akhirnya kau muncul . Tangkap penjahat itu dan penggal kepalanya ". Titah Kaisar dengan tegas .
Begitu prajurit mendekat untuk menangkap Feng Qi , di saat itulah keajaiban terjadi .
" Cukup , kalian menjauhlah ." Ketus Xian Ling dengan posisi berdiri dan melindungi Feng Qi .
Aying , Jiu seng bahkan Feng Qi sangat terkejut melihat Xian Ling bisa berdiri .
" Aku ingin berbicara denganmu kaisar ". Kata Xian Ling dengan lancang .
Xian Ling mengambil nafas untuk mengontrol dirinya . Dia tidak menyadari jika saat ini kakinya mampu untuk berjalan seperti semula.
__ADS_1