
Xian Ling sudah kembali ke istana , selir Fu merasa heran mengapa wanita yang begitu di bencinya terlihat baik - baik saja .
" Ini tidak mungkin , bagaimana bisa dia terlihat baik - baik saja ?." kata selir Fu .
Selir Fu melihat kaisar yang baru saja datang dari kota Hubei , maka dia segera menghampiri .
" Yang mulia ". Panggilnya dengan nada bersemangat .
Permaisuri juga menyambut kedatangan kaisar meskipun tidak pernah di anggap keberadaannya .
" Maaf selir Fu , yang mulia tidak bisa di ganggu hari ini ". Kata muchen .
" Tapi -- ."
Kaisar mulai berubah sejak menikah dengan xian Ling .
" Ini adalah kesempatan yang untuk memberi perhitungan pada Fu Rong ". Gumam xian ling dalam hati .
Xian Ling segera berlari mneghampiri kaisar bahkan membuat hal yang tak terduga .
*Grep*
" Yang mulia , syukurlah . Aku menghawatirkanmu ". Lirih Xian Ling seraya memeluk tubuh kaisar dengan sangat menempel .
Muchen tertegun melihat adegan ini terlebih lagi ekspresi kaisar yang masih dalam keadaan terkejut .
" Yang mulia ? kau bisa mendengarkan perkataanku kan , aku ini sedang menghawatirkanmu . Oh iya aku menyiapkan kejutan untukmu , ayo ikutlah denganku ." ajaknya seraya menarik tangan kaisar .
Selir Fu menggerutu bahkan terlihat kesal karena Xian Ling memaksa kaisar sesuka hatinya.
" Tidak tahu malu ". Kesal selir Fu .
" Mereka masih pengantin baru selir Fu , maka kau harus mengerti dengan suasana itu bukankah kau juga pernah merasakannya dan saat ini rupanya kau bukan apa - apa lagi ". sindirnya yang semakin membuat selir Fu kesal tidak aturan .
" Aku akan membuat posisimu tercoreng jika sekali lagi berani mengataiku ". ancam selir Fu .
" Hah , mengancamku ya . Lakukanlah sesuka hatimu ". Jawaban permaisuri benar - benar membuat selir Fu seketika kena mental .
__ADS_1
" Ahhhh , kalian semua brengsek !! Awas saja akan aku balas perlakukan ini ". teriak selir Fu .
Xian Ling membawa kaisar ke dalam kamarnya lalu melepas tautan tangan yang sempat membuat kaisar tertegun .
" Mana kejutannya ." tanya kaisar .
" Itu , hanya bercanda saja ". Jawabnya dengan santai seakan tidak terjadi apa - apa .
" Kau mempermainkanku !!". Seru kaisar .
" Tidak , sudah aku bilang hanya bercanda ". jawabnya sekali lagi .
Dada kaisar seketika naik dan segera mendekati wanita yang mencoba untuk mempermainkannya .
" Yang -- yang mulia kau mau apa ". Xian Ling mulai panik .
" Kau kira bercandamu itu tidak melukai perasaanku , aku adalah pria dewasa yang normal tentu saja berharap lebih dari bercandamu ini ". Tegas kaisar dengan sorotan mata tajam .
" Berharap apa , yang mulia jangan seperti ini . Aku merasa tidak enak ". Protesnya .
Kaisar semakin mendekatkan tubuhnya pada Xian Ling .
Dengan perlahan , Xian Ling memundurkan langkahnya namun malah di kejar hingga pada akhirnya terhempas di atas ranjang .
" Yang mulia kau jangan macam - macam padaku , aku bisa saja menendangmu ". Kata Xian Ling yang mulai benar - benar ketakutan .
Kaisar membelai wajah Xian Ling dengan lembut , entah mengapa pada saat itu detakan jantungnya berdetak dengan kencang hingga terdengar oleh kaisar.
" Kau si wanita dingin tidak punya perasaan ternyata bisa berdesir , itu tandanya kau wanita yang normal . Kita adalah lawan jenis yang normal maka mari kita berkerja sama ". Gumam kaisar setengah berbisik ke cuping telinga Xian Ling .
Bisikan itu malah membuat Xian Ling bergelinjang , nafasnya naik turun .
" Benda apa ini mengapa terlihat sangat keras menempel kulitku ". Gumam Xian Ling di dalam hati .
Ya , Kaisar menghimpit tubuh Xian Ling bahkan tak sadar jika benda pusaka terbaiknya sedang menegang sempurna meminta tuntutan .
Xian Ling ingin menghindar namun kaisar menguncinya dengan kedua tangannya sekuaat tenaga.
__ADS_1
" Kau kira aku adalah pria lemah yang bisa kau tindas , hah kau harus tanggung jawab kali ini ". lirihnya dengan senyuman serigala yang akan menyerang umpannya .
* Cup *
Kaisar mencium kening Xian Ling dengan sangat lembut , lalu segera pergi meninggalkannya .
" Ohh astaga jantungku , kenapa masih meloncat - loncat seperti ini . Mengapa aku mendadak lemah saat dia mencoba untuk melecehkanku ". gumam Xian Ling .
Kecupan lembut yang di lakukan oleh kaisar terngiang - ngiang di benak Xian Ling .
Xian Ling sengaja naik ke atas genteng karena untuk meluapkan perasaanya saat ini.
Muchen melihatnya , dia segera pergi mengatakan pada kaisar .
" Dia berbicara sendiri di atas genteng ". Kata kaisar .
" Yang mulia , sepertinya selir Xian mulai luluh padamu ". Gumam Muchen .
" Itu hanya bercanda , candaan dia benar - benar tidak lucu bahkan lancang mempermainkanku ". Kesal kaisar .
" Apakah anda tidak ingin menghampirinya ?".
" Aku lelah , biarkan saja dia berbicara dengan angin dan sejenisnya ". Jawab kaisar masa bodoh .
Semakin larut , bahkan sepertinya akan segera turun hujan namun Xian Ling masih nyaman berada di atas genting .
*Swosh*
" Ehhhh ". Xian Ling terkejut kala tubuhnya seketika di bawa turun paksa oleh kaisar .
" Sudah larut , hujan akan turun mengapa kau masih di atas sana ". Kata kaisar.
" Aku merindukan angin malam ". jawabnya .
Kaisar tidak bisa mempercayai perkataan Xian Ling yang diluar nalar .
__ADS_1
Dia menarik tangan wanita yang saat ini sudah menjadi selirnya itu untuk masuk ke dalam kamarnya .