
Xian Ling tidak bisa terus berpura - pura tidur karena pasti juga terasa membosankan .
" Ling , kau sudah bangun ". Kata Kaisar yang mendekati Xian Ling.
" Jangan mendekat , aku ? Aku tidak bisa di dekati ." Alasan Xian Ling karena masih merasa agak malu semenjak kaisar mengakui perasaannya .
" Alasan macam apa itu ?". Kata kaisar.
" Takutnya akan menularkan virus , aa yang mulia jangan seperti ini ." kata Xian Ling yang semakin salah tingkah .
Kaisar langsung memeluk tubuh Xian Ling dan meminta maaf atas keegoisannya selama ini , dia tidak ingin kehilangan wanita yang di cintainya .
" Apa ? Aku harus berbicara apa lagi ini ." Kata Xian Ling dalam hati.
Kaisar benar - benar membuat wajah Xian Ling memerah seketika .
" Wajahmu kenapa ?". Goda kaisar .
Seketika itu juga Xian Ling langsung mencari selimut dan menutupinya .
" Ini karena virus , yang mulia sebaiknya menjauhlah ". Kata Xian Ling .
Kaisar tidak bisa menahan rasa ingin tertawanya , ternyata Xian Ling begitu menggemaskan .
" Apakah ini yang di namakan virus cinta ? Maka aku tidak akan melewatkannya ." Kata kaisar yang semakin mendekati Xian Ling .
Xian Ling sebisanya menghindar namun malah terjadi hal yang tak terduga .
*Duk*
" Aww ". Teriakan Xian Ling mengejutkan kaisar maupun Aying bahkan yuxuan yang berada di luar .
Pikiran Aying mulai berpetualangan seakan mengerti dengan apa yang sedang terjadi.
" Yuxuan , jangan - jangan nona kita sedang di paksa itu ? ". memperagakan kedua ibu jarinya saling bertemu .
__ADS_1
" Jangan asal bicara ." kata yuxuan.
" Mana ada , bukankah kau sudah mendegar suara jeritan nona yang begitu menggema ". gumam Aying .
" Kau ini kebanyakan bergaul dengan Jiu seng , buang pikiran itu jauh - jauh ."
" Ehmm bilang saja jika kau tak bisa sepertiku , tuan Muchen juga begitu tampan bisa kali ya ". Sindir Aying .
" Kau ambil saja semuanya , aku tidak tertarik ". Sungut Yuxuan .
Kaisar tidak mengganggu Xian Ling lagi karena harus banyak beristirahat .
Begitu melihat kaisar keluar , Aying segera menghampiri Xian Ling .
Malam ini , Xian Ling harus keluar istana dan pergi ke penginapan guangpin .
" Nyonya ? Bukankah itu selir Xian ya , untuk apa malam - malam seperti ini keluar istana ". Kata Lin Hui .
" Kau ikuti dia ". titah selir Fu .
" Berarti surat itu adalah , siapa yang selir Xian temui ." gumam Lin Hui .
Xian Ling memancing pangeran Qi Lei untuk keluar dari kamarnya agar Lin Hui berekpetasi jika melihat sesuatu yang mengejutkan .
" Hahhh , itu itu pangeran negara Qin !! selir Xian memang berselingkuh dengannya , nyonya harus tahu tentang ini ." kata Lin Hui .
Xian Ling merasa senang karena telah berhasil membuat Lin Hui berekpetasi tentangnya bersama pangeran Qi lei .
Keesokan harinya , selir Fu mendatangi kaisar dengan membawa surat yang dia temui di dekat kamar Xian Ling .
" Tidak masalah jika tidak mempercayaiku , karena untuk apa . Aku tau jika anda mencintainya namun sebaiknya nanti buktikan sendiri saja ". Kata selir Fu .
Kaisar membaca surat itu lalu timbulah emosi dari dalam hatinya .
Begitu berpapasan dengan Xian Ling , kaisar tidak berekpresi apa - apa hanya sekedar fokus berjalan .
__ADS_1
" Nona , itu yang mulia kaisar aneh sekali ". Kata Aying .
" Mungkin ada yang menghasutnya , biarlah seperti itu ". Kata Xian Ling .
Kaisar berharap jika malam nanti bukanlah Xian Ling karena tidak sanggup merasakan rasa sakit yang kedua kalinya .
Permaisuri bersiap untuk pergi ke penginapan guangpin dengan memakai jubah hitam tertutup berjalan mengendap - endap agar tidak ketahuan orang lain .
" Muchen , kau pergilah ke penginapan guangpin ". Titah kaisar , dia tidak ingin melihat secara langsung dengan apa yang sedang terjadi .
Kaisar melihat Xian ling sedang mengobrol bahkan bercanda dengan kedua pelayannya .
" Lalu siapa yang di maksud oleh Fu Rong , syukurlah jika Xian Ling tidak pergi ". Gumam kaisar .
Selir Fu juga ikut pergi secara diam - diam ke penginapan guangpin untuk melihat Xian Ling berselingkuh .
*Penginapan Guangpin *
Pangeran Qi Lei terkejut kala mendapati Permaisuri yang berpakaian serba hitam menghampirinya .
" Kau ? ".
" Katakan , apa yang akan kau bicarakan padaku ". Kata permaisuri .
" Maksutmu apa ? ". Mulai bingung .
" Bukankah kau memintaku untuk datang ". Kata permaisuri .
" Tidak ".
Permaisuri merasa terhentak ketika pangeran Qi Lei menjawab tidak , saat itulah dia merasa ini adalah jebakan .
" Kurang ajar !! Ini perangkap ". Kata permaisuri .
Ketika permaisuri akan pergi tiba - tiba pintu di buka dengan paksa dan semakin mengejutkan lagi ketika melihat muchen .
__ADS_1
" Permaisuri ". Gumam muchen .