Xian Ling

Xian Ling
Masuk tempat larangan


__ADS_3

Hujan pun turun mengguyur dengan sangat deras kali ini di sertai angin yang cukup besar .


" Itukah angin yang sedang kau rindukan itu ? Nikmatilah ." kata kaisar .


Kaisar pergi meninggalkan Xian Ling begitu saja namun jangan salah , dia kembali dengan membawa penghangat tubuh agar terhindar dari serangan angin yang menembus hingga ke tulang .


" Masuklah , angin bisa menyakitimu bahkan melukaimu ." gumam kaisar .


" Yang mulia , apakah kau masih ingat ketika aku ketakutan saat melihat badai yang begitu besar kala itu . Hari ini aku tidak takut lagi ". Ujar Xian Ling dengan sedikit meneteskan air matanya.


Kaisar segera mendekat dan meraih tangan Xian Ling .


" Jangan memikirkan masa kecil lagi, cepat masuk segera beristirahat ." Titah kaisar .


Diam - diam Xian Ling mendapati selir Fu yang terlihat sedang menunggu kaisar , kemungkinan ingin menghabiskan malam dengan kaisar .


" Ah , yang mulia bisakah malam ini kau menemaniku lagi ". Pintanya .


" Hanya menemani saja ". Kata kaisar .


" Aku masih ingin menata diriku , mungkin aku bukan istri yang sempurna untukmu namun aku usahakan untuk membuka hati ." gumam Xian Ling .


Malam ini terlihat begitu syahdu , tentu saja kaisar mau menemani Xian Ling tanpa harus memohon.


Kaisar sangat tahu bagaimana Xian Ling , sebenarnya wanita itu memiliki kepribadian yang hangat , tidak suka di kejar terang - terangan .


" Apakah kau akan menyuruhku untuk tidur di lantai lagi ?". Ucap kaisar dengan nada menggoda .


Xian Ling tidak menjawab namun tiba - tiba menepuk - nepuk sisi ranjang yang artinya mempersilahkan untuknya tidur di samping wanita itu.


Sayangnya , ada sebuah pembatas yang menghalangi dua pasangan suami istri itu.


Baru saja akan tertidur , suara ketukan pintu menggema bahkan mengejutkan keduanya .

__ADS_1


" Sudah begitu larut mengapa ada yang lancang menggangu ". Gumam Xian Ling.


" Kau tidurlah lebih dulu ". titah kaisar .


Saat ini masalah negara weixuan semakin kacau , ada berita dari perbatasan jika pihak musuh bagian selatan memaksa rakyat untuk meninggalkan kota Li yang mana kota itu masih masuk wilayah negara weixuan namun negara Nanzou memaksa mengambil alih.


Di tambah dengan adanya rumor negara sekutu berhianat dan ingin meratakan tanah weixuan .


" Yang mulia , sebaiknya anda jangan terlalu banyak berpikir . Kesehatan anda mulai menurun ". Kata muchen .


" Ini tentang weixuan , bagaimanapun aku harus melakukan tindakan lebih cepat . Kita pergi ke perguruan Xindu ". Kata kaisar .


Perguruan Xindu terletak di gunung xuanji yang berada di kota Jixin .


Entah mengapa perasaan Xian Ling tidak enak , dia mengirim surat pada yuxuan untuk mencari tahu informasi penting yang terjadi hari ini.


" Aku merasa sesuatu yang buruk akan terjadi , yang mulia tidak memberi tahu kemana dia pergi menyebalkan sekali ". Xian Ling merasa kesal .


Perlahan - lahan Xian Ling mendekati tempat terlarang itu , keadaannya begitu menyeramkan bahkan tempatnya terlihat lusuh tidak terawat .


Ada sebuah papan yang menempel di dinding yang bertuliskan , Suci dan murni .


" Suci dan murni , apa itu artinya ? Aku masih sangat penasaran di dalamnya ada apa ". Gumam Xian Ling .


Dia mencoba untuk memasuki sebuah gedung tua yang sudah lusuh bahkan tak terawat .


Begitu berhasil memasuki , Xian Ling melihat sebuah foto seorang pria yang sedang menaiki kuda .


Xian Ling merasa penasaran pada foto itu dan ingin mengambilnya namun ternyata temboknya bergerak seakan ada sebuah ruangan rahasia di balik foto seorang pria berkuda itu.


" Tempat apa lagi ini ". Kata Xian Ling yang masih merasa semakin penasaran .


Dia hanya membawa alat penerang kecil namun cukup lumayan untuk melihat dengan jelas .

__ADS_1


" Peta negara weixuan ".


Xian Ling menemukan sebuah peta di sebuah meja yang sudah berdebu , tangannya tak sengaja menekan bagian meja yang agak aneh lalu terbukalah ruangan kecil di permukaan meja .


" Sebuah kotak ".


Ya , Xian Ling menemukan sebuah kotak berwarna hitam pekat namun sudah sangat berdebu , dia ingin sekali membuka kotak itu namun masih bingung bagaimana cara membukanya .


" Sebaiknya aku bawa saja , aku tidak tahu cara membukanya ". Kata Xian Ling .


Peta itu juga dibawa oleh Xian Ling , selain itu dia penasaran ada berapa banyak benda yang berada di dalam gedung tua itu.


" Foto ini , apakah dia adalah kaisar pendiri ? ruangan ini jelas tempat kaisar pendiri mengapa menyebut daerah terlarang ". gumam Xian Ling.


Ada satu ruangan di dalam gedung itu yang masih belum di masuki , namun ternyata ada sebuah simbol untuk membukanya .


Xian Ling sudah beberapa kali mencoba namun tidak berhasil , dia mulai berpikir hal yang berhubungan dengan kaisar pendiri negara weixuan.


" Sungguh menyebalkan !! Sudah beberapa kali menebak namun tetap tidak berhasil ". Xian Ling mulai terlihat kesal .


Dia mulai ingat kotak kecil yang di temukan di meja .


" Siapa tahu di dalam kotak ini terdapat jawaban ?." Kata Xian Ling dengan semangat membuka kotak kecil itu .


Tangan Xian Ling tergores hingga mengakibatkan luka kecil dan akhirnya kotak itu berhasil di buka olehnya .


Kotak kecil itu berisikan sebuah benda mirip kunci.


Xian Ling mencocoklogikan tepat pada pintu ruangan yang akan di bukanya .


*Cklek*


Ya , pintu itu pada akhirnya terbuka .

__ADS_1


__ADS_2