Xian Ling

Xian Ling
Berdebar


__ADS_3

Yuxuan tidak tahu harus mencari Xian Ling kemana lagi karena ini sudah mencapai 3 hari .


Setiap hari kaisar pergi untuk melihat kondisi Xian Ling yang tak kunjung sadar .


" Apakah aku sudah sangat keterlaluan hingga membuatnya seperti ini ?". gumam kaisar .


Hari ini Feng Qi pergi ke istana untuk melaporkan kemunculan beberapa orang di ibukota .


" Yang mulia , hamba butuh bantuan anda ". Kata Feng Qi .


" Katakan ."


" Beberapa orang entah berada dari negara mana berkeliaran di ibukota takutnya ini bisa membahayakan negara weixuan ". gumam Feng Qi .


" Kau meminta pasukan khusus ". tebak kaisar .


" Tidak yang mulia , hanya membutuhkan Titah resmi saja ." Kata Feng Qi .


Muchen datang untuk memberitahukan informasi jika Xian Ling sudah sadar dari tidurnya .


" Feng Qi maaf hari ini pertemuan kita sampai disini dulu , sambung ketika aku memintamu untuk datang ". pamit kaisar yang terburu - buru .


Feng Qi merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh kaisar bahkan tidak memberitahukan padanya .


" Tidak seperti biasanya kaisar seperti ini , apa yang sedang terjadi ?". Kata Feng Qi .


Di dalam sebuah kamar , Xian Ling memposisikan tubuhnya setengah duduk karena masih merasa lemas .


Kaisar langsung datang untuk melihat keadaannya .


Begitu mendengar suara pintu terbuka , mata Xian Ling menoleh ke arah itu dan kebetulan terkejut ketika mendapati kaisar yang datang.

__ADS_1


" Bagaimana keadaanmu saat ini ?". tanya kaisar .


" Aku masih merasa lemas yang mulia ". Ujar Xian Ling .


" Maafkan kesalahanku yang tidak mempercayaimu ". ungkap kaisar dengan rasa bersalahnya .


" Yang mulia tidak perlu merasa bersalah , semua pasti terjadi ". Kata Xian Ling.


" Aku akan memberimu hadiah sesuai dengan yang telah ku janjikan pada orang yang telah berjasa ". Kata kaisar .


" Aku sudah tidak ingin hadiah itu yang mulia ". Kata Xian Ling .


" Lalu apa yang kau inginkan ". Tanya kaisar .


Xian Ling masih terdiam bahkan dengan sengaja membuat kaisar penasaran .


" Apakah kau masih berharap menjadi selirku "?. Tebak kaisar .


* Deg*


*Deg*


*Deg*


" Tidak , hamba tidak berani yang mulia . Selir anda sudah terlalu banyak mana mungkin hamba lancang ". Kata Xian Ling .


" Selir di istana ini hanya sekedar status saja , bahkan aku hanya mencintai satu wanita ". Ungkap kaisar .


Perkataan kaisar membuat Xian Ling merasa sedikit kesal , namun kali ini harus berusaha agar tidak sia - sia .


" Sebenarnya hamba hanya penasaran saja dengan menjadi anggota penyelidikan di biro hukum ". Kata Xian Ling .

__ADS_1


" Kau seorang wanita , tidak pantas berada disana ". Kata kaisar .


" Meskipun wanita namun tidak lemah kan yang mulia , hamba sudah terbiasa hidup keras sejak kecil ." Ungkap Xian Ling yang secara tidak langsung membuat kaisar menjadi iba .


" Lebih baik kau istirahat dulu , masalah itu akan aku pikirkan lagi ."


Mendengar kaisar mengucapkan itu , seketika Xian Ling tersenyum bahkan tertawa kegirangan hingga secara tak sengaja membuat kaisar terpesona .


" Yang mulia ." Xian Ling memangil kaisar yang tidak berkedip .


" Ahh , baiklah . Aku akan pergi karena banyak yang harus di selesaikan ." pamitnya dengan meredam rasa malu .


Begitu keluar dari pintu kamar yang di tempati oleh Xian Ling , jantung kaisar berdegub dengan sangat kencangnya .


" Apalagi ini ? Mengapa jantungku berdebar - debat seperti ini ." kata Kaisar dalam hati .


Muchen menemani kaisar pergi ke tabib untuk memeriksa keadaanya .


" Yang mulia tidak apa - apa , sepertinya racun di tubuh anda benar - benar sudah hilang . Selamat yang mulia ". Ucap tabib istana .


" Lalu mengapa jantungku masih berdebar sangat kencang ." kata kaisar seraya memegang dadanya .


" Jantung akan berdebar apabila merasakan keterkejutan selain itu terpesona juga bisa membuat jantung berdebar ." jelas tabib istana .


Muchen masih merasa penasaran mengapa jantung kaisar merasakan debaran yang bergitu kencangnya .


" Yang mulia apakah anda merasa tertarik pada nona Xian Ling itu ." tebak Muchen .


" Jangan sembarangan , mana mungkin ".


" Jantung yang mulia berdebar setelah kembali dari melihat nona Xian Ling ." kata Muchen.

__ADS_1


" Kau tidak perlu membahasnya lagi ". Kata kaisar .


Begitu sudah merasa bugar , Xian Ling langsung kembali untuk menemui yuxuan dan menanyakan perkembangan kelanjutan kasus Shen Qing .


__ADS_2