
Perkataan kaisar yang begitu tegas dan akurat membuat Xian ling terhentak dan tak bisa berkata - kata .
Bagaimana tidak bahkan saat mengatakan jika sang pemilik hati kaisar adalah Xian Ling mata kaisar meneteskan air mata meski samar .
Guru Li dan raja Wei Zhu yang akan menjelaskan tentang identitas asli Xian Ling malah harus di undur karena masalah asmara .
" Ling , kau sudah menang ". Lirih raja Wei Zhu .
" Paman , maaf tak bisa mengantarmu karena kepalaku begitu pening . Aying , papah aku ". Kata xian Ling .
Sepanjang perjalanan Aying menggoda Xian Ling .
" Sepertinya akan ada yang berdamai dan merajut tali kembali , senangnya akan memiliki majikan baru ". cicit Aying .
*Puk*
Xian Ling menimpuk mulut Aying akibat julid terhadap majikannya .
Selir Fu tidak menyangka jika ternyata yang di cintai oleh kaisar selama ini bukanlah dirinya melainkan Shen Ling atau Xian Ling .
" Mengapa dia seberuntung itu bisa di cintai oleh dua orang yang ingin aku miliki salah satunya , Feng Qi atau kaisar bahkan keduanya ternyata memuja satu orang yang sama ." gumam selir Fu.
Sedangkan Permaisuri berdecak kesal dan tidak berhenti mengumpat .
" Sial , aku tidak percaya jika kaisar bisa mencintainya selama itu ". Kata permaisuri .
" Sulit untuk menyingkirkannya yang mulia permaisuri ." kata pelayan pribadi permaisuri.
" Aku tidak mau tahu , rencana kita harus segera di lakukan ". Kata permaisuri .
Yuxuan telah memulai perintah dari Xian Ling atas rencananya .
Sebuah surat yang di kirimkan dengan anak panah menancap sempurna di dinding luar kamar permaisuri .
*Tak*
" Suara apa itu !". Seru Permaisuri segera pergi keluar untuk melihat .
__ADS_1
Pelayan Permaisuri mengambil surat yang tertancap di anak panah bahkan membacanya .
" Yang mulia , dalam surat ini dia meminta untuk bertemu di paviliun guangpin pada malam ketiga ".
" Paviliun guangpin adalah tempat pangeran Qi Lei , itu berarti surat ini dari dia . Bagus , aku sudah tidak sabar untuk merencanakannya ." kata permaisuri .
Perangkap kedua sudah masuk dalam permainan , kini tinggal memoles sedikit .
" Nona , sudah masuk dalam perangkap . Bagaimana selanjutnya ?". Kata yuxuan .
" Aku merasa , Fu Rong sangat cocok untuk melengkapi permainan ini ". Kata Xian Ling sambil tersenyum .
" Bukankah selir Fu telah berdamai denganmu nona ". Kata Aying .
" Berdamai dengan orang yang dengki tidak akan pernah ada habisnya , namun kali ini yang harus bekerja keras adalah Aying ." Ujar Xian Ling menunjuk Aying .
" Jangan sampai dia merusak permainan ini nona ". Sindir yuxuan .
" Kau meragukanku yuxuan , baiklah tidak apa. Nanti kau akan memujiku juga ". Gumam Aying .
Malam ini juga Aying segera bertindak lebih cepat sebagai pembuktian .
" Benda apa ini ?". Kata Lin Hui , pelayan selir Fu .
Lin Hui segera membuka benda yang mirip dengan batu namun itu bukanlah batu .
" Hei , ini sebuah petunjuk ". Ujar Lin Hui segera pergi memberitahukan kepada selir Fu .
Selir Fu mulai menganalisa maksut dari isi surat yang di temukan oleh Lin Hui .
" Malam ketiga di penginapan guangpin , ada apa disana ." selir Fu sangat penasaran.
Dia meminta seseorang untuk mencari informasi .
Guru Li ingin sekali berbicara dengan Xian Ling namun itu tidak mudah , takutnya menjadi salah paham untuknya dan Xian Ling .
Selir Fu sudah mengetahui maksut dari isi surat tersebut .
__ADS_1
" Dasar wanita tidak punya malu , serakah sekali . Bagaimana pun yang mulia harus tahu tentang hubungan mereka selama ini ". ujar selir Fu .
Kaisar begitu merindukan sosok Xian Ling yang dalam beberapa hari ini tidak berjumpa namun ketika bertemu selalu berdebat.
" Muchen , sedang apa dia sekarang ?." tanya Kaisar .
" Dia siapa yang mulia ? ." tanya balik .
" Selir Xian ". Jawab kaisar dengan tegas sekaligus menahan malu .
" Beberapa hari ini aku tidak melihatnya keluar dari kamarnya , takutnya ada yang terjadi padanya ".
Tanpa menunggu lama , kaisar langsung pergi melihat yang sedang terjadi.
Ya , Xian Ling terbaring di atas ranjang dengan keadaan tertidur .
" Yang mulia ". Sapa Aying .
" Ada apa dengannya ?". tanya kaisar .
" Nona kemarin drop untuk itu harus beristirahat lebih banyak ." jelas Aying .
" Muchen panggil tabib ".titah kaisar .
Muchen segera memanggil tabib istana untuk memeriksa Xian Ling , kaisar menghawatirkan keadaannya .
" Yang mulia , tabib sudah datang ". ujar muchen .
Tabib istana memeriksa keadaan Xian Ling .
" Selir Xian harus banyak beristirahat ". Ujar tabib.
Kaisar sedikit bersalah karena belakangan ini selalu berdebat dengannya , malam ini memilih untuk menjaga Xian Ling .
Aying seketika langsung tercengang kala kaisar mengatakan akan menjaga Xian Ling .
" Gawat , ini tidak boleh terjadi ?". Kata Aying dalam hati .
__ADS_1
Sedangkan Xian Ling benar - benar merasa terjebak dalam rencananya sendiri , kali ini harus benar - benar tidak boleh ceroboh.