Xian Ling

Xian Ling
Menyesal


__ADS_3

Muchen sangat tahu jelas jika tuan muda Feng menyukai Xian Ling .


" Pangeran Qi Lei silahkan beristirahat lebih awal , Muchen antarkan tamu ." Titah Kaisar .


Kaisar ingin berbicara empat mata dengan Xian Ling setelah Pangeran Qi Lei pergi .


" Katakan padaku dengan rinci dan jelas , apa hubunganmu dengan tuan muda Feng ". Tanya kaisar .


" Hubungan ? aa , hubungan kami --- kami itu berteman ". Jawab Xian Ling .


" Jangan berdusta ".


" Jika yang mulia tidak percaya maka hamba siap untuk menikah dengan anda saat ini juga ". kata Xian Ling yang mengejutkan kaisar .


" Selirku sudah banyak , aku tidak tertarik padamu ". kata kaisar .


" Benarkah ? Lalu bagaimana caranya agar yang mulia kaisar tertarik padaku ". Xian Ling menggoda kaisar dengan mendekat ke arahnnya.


" Menjauhlah dariku ." hentak kaisar .


" Oh iya , bagaimana dengan racun yang mulia pasti sudah hilang bukan . Yang mulia percayalah padaku , aku mengambilnya hingga tanganku ini berdarah karena cukup sulit untuk mencabutnya ". Ungkap Xian Ling dengan sengaja untuk mengambil hati kaisar .


" Tanaman yang kau bawa sama sekali tidak bereaksi apa - apa ". Kata kaisar .


" Benarkah , jika seperti itu maka yang mulia seharusnya akan berendam lagi di sebuah sungai mengalir ." tebak Xian Ling .


" Bukan urusanmu ."


" Yang mulia jangan melupakan apa yang telah di janjikan , aku telah membawa tanaman langka itu . Jangan menjadi orang yang tidak tahu berterima kasih ". Ucap Xian Ling dengan menekan perkataannya .


" Kau akan mendapatkannya jika tanaman yang kau bawa sudah bereaksi namun faktanya tidak ada reaksi apapun. "

__ADS_1


" Mari kita buktikan yang mulia , jika tubuhmu terkena racun maka tenaga dalammu tidak bisa bertahan cukup lama ". Tantang Xian Ling .


" Tidak perlu ". kaisar menolak .


" Oh jadi apakah yang mulia takut ? Sungguh tidak menduga ". Xian Ling mencoba untuk memancing emosi kaisar .


" Kau !?."


Karena rasa kesalnya , kaisar mulai menyerang Xian Ling dan terjadilah pertarungan yang cukup sengit .


Muchen seketika langsung menghampiri kaisar akibat mendengar suara benturan dari dalam ruangan .


" Ahh yang mulia ?." teriak Muchen .


" Minggirlah Muchen , aku akan menyelesaikannya sekarang juga ". Ucap kaisar .


Muchen begitu panik karena keduanya bertarung cukup sengit .


Kaisar mengeluarkan ilmu tenaga dalamnya dengan skala yang begitu besar hingga Xian Ling maupun Muchen terpental hingga mengeluarkan darah dari mulutnya .


" Yang mulia ". Lirih Muchen .


Kaisar berlari karena mengkhawatirkan Muchen, namun dia segera mengatakan untuk menyelamatkan Xian Ling .


" Yang mulia tidak perlu menghawatirkanku , cepat bawa nona Xian Ling karena dia , dia berkorban untukmu ." ungkap Muchen .


" Apa maksutmu ?". Kaisar masih belum mengerti .


" Bawa nona Xian Ling ke tabib sebelum dia kehilangan nyawanya dan anda menyesal kemudian ." kata Muchen .


" Tidak , biarlah dia mendapatkan hukumannya . Aku akan membawamu saja ".

__ADS_1


" Yang mulia ku mohon untuk kali ini saja , wanita itu sungguh berjasa . Dia membuktikan jika racun yang bersarang di tubuh anda benar - benar hilang ".


Mendengar perkataan dari Muchen , maka dengan cepat kaisar membawa Xian Ling untuk menemui tabib istana .


Xian Ling rela mengorbankan nyawanya hanya untuk pembuktian , namun beruntungnya masih diberikan kesempatan untuk hidup .


Pangeran Qi Lei selalu menanyakan keberadaan Xian Ling namun kaisar tidak memberitahukannya .


" Bukankah nona Xian Ling tadi malam bersama dengan anda yang mulia ." kata pangeran Qi Lei .


" Dia bukan istriku untuk apa bermalam dengannya ?". alasan kaisar .


" Benar juga , apakah dia langsung pergi begitu saja ".


" Aku sengaja memanggilnya ke istana untuk menjalani hukuman karena telah melakukan penganiayaan pada tamu kehormatan ". Ungkap kaisar .


" Yang mulia jangan gegabah dulu karena aku sengaja tidak melawannya karena memang ingin mendapat perhatiannya ". Ucap Pangeran Qi Lei dengan raut wajah penuh kasmaran .


Sementara yuxuan tetap menjalankan tugasnya meski menghawatirkan Xian Ling yang tak kunjung datang .


" Nona , mengapa anda belum juga datang ?". gumam yuxuan .


Posisi Xian Ling saat ini masih di dalam istana menjalani perawatan bahkan belum sadarkan diri .


" Yang mulia , bagaimana jika nona Xian Ling tidak bangun ." Ucap Muchen .


" Diamlah , dia pasti bangun ".


" Tabib mengatakan jika peluang hidupnya hanya sedikit , itu artinya luka yang di terima olehnya begitu serius ". Jelas Muchen .


Pada saat itulah kaisar merasa sangat bersalah pada Xian Ling bahkan menyesal karena tidak mempercayainya .

__ADS_1


__ADS_2