
*Semakin banyak komentar dan like maka author akan rajin update dong , mohon bantuannya ya pembaca yang budiman ❤️.
Musim hujan kembali melanda , begitu derasnya hujan malam ini bahkan di sertai petir yang mengkilat bersuara menakutkan .
*Cetarrr*
*Ctaaarr*
Langit weixuan seakan memberi peringatan jika akan ada sebuah pertanda tidak baik .
" Yang mulia , petir ini sepertinya memiliki maksut untuk negara weixuan ". Ujar muchen.
" Negara weixuan sedang tidak baik - baik saja , mungkin ini adalah sebuah pertanda ". Kata kaisar .
" Lebih baik yang mulia istirahat saja , atau panggilan selir fu untuk menemani anda ". Saran muchen .
" Tidak perlu , karena aku ingin sendiri malam ini ". Kata kaisar .
Kaisar memikirkan bagaimana Xian Ling saat ini bahkan rasanya ingin sekali menemuinya .
Begitupun dengan Xian Ling , begitu melihat hujan turun dengan deras tiba - tiba dalam pikirannya teringat wajah kaisar pada saat merebut permen miliknya lalu senyuman menawan yang tak pernah dia lihat pada kaisar sebelumnya .
" Ahhh , mengapa aku harus memikirkannya ? Aku tidak mungkin menyukai nya bukan , itu tidak mungkin ". gumam Xian Ling .
Keduanya sama - sama saling memikirkan satu sama lain .
Benih - benih cinta mulai terlihat , namun wanita dingin seperti Xian Ling enggan untuk mengungkapkannya .
Pagi harinya , Xian Ling mendapatkan kabar dari yuxuan jika kaisar mengumpulkan seluruh menteri untuk membahas bencana yang sedang terjadi .
Meskipun belum secara resmi menjadi seorang menteri namun Xian Ling memiliki banyak prestasi dengan menyelesaikan banyak masalah dengan baik .
__ADS_1
" Yang mulia meminta kalian semua untuk berkumpul karena akan membahas bencana terkait di musim hujan ." ujar Kasim Li .
" Banyak kota yang kebanjiran bahkan sampai merendam rumah mereka , untuk itu silahkan kalian untuk menyampaikan solusi untuk masalah tersebut secepatnya ". Jelas perdana menteri .
" Ini akan memakan banyak biaya besar jika tidak terselesaikan dengan baik ". Kata menteri Fu .
" Maka dari itu , apakah menteri Fu ada solusi ". Gumam muchen .
" Ada namun aku tidak tahu apakah yang mulia akan menyetujuinya ". Kata menteri Fu .
" Katakan ". Gumam kaisar .
" Banyak kota yang terkena dampak dari bencana tersebut , terhitung ada 8 kota yang harus mendapatkan bantuan pangan dan perbaikan rumah mereka ". Jelas menteri Fu .
" Itu bukan solusi namun pendataan , untuk apa memberikan bantuan namun pada akhirnya tetap saja terus menerus menjadi korban banjir ". sahut Xian Ling .
" Lalu apa solusi menurutmu ?" . Kata kaisar .
" Nona Xian tidak berhak mengutarkan pendapat karena dia bukan pejabat maupun menteri istana ". Kata menteri Ji.
" Cukup , kalian semua ini pejabat dan menteri namun tidak ada yang tahu bagaimana mengatasi bencana banjir , apa mungkin dahulu mengikuti ujian istana dengan cara menyogok ." kecam Xian Ling .
" Nona Xian jaga bicara anda ". Kata kasim Li .
" Sudah cukup tidak perlu berdebat lagi , menteri Ji bagaimana menurutmu tentang bencana ini ". Kata kaisar.
Namun menteri Ji hanya bisa diam dan menunduk karena tidak bisa mengupayakan tindakan untuk mengatasi bencana .
Begitupun dengan menteri Wu yang seketika juga terdiam membisu .
" Bencana ini pasti akan teratasi jika kita semua membantu para korban dengan menurunkan para prajurit untuk membagikan tugas ". Kata menteri Fu .
" Berputar - putar pada akhirnya para prajurit yang turun , mengapa bukan anda saja menteri Fu ? ". Singgung Xian Ling .
__ADS_1
Menteri Fu benar - benar sudah kehabisan kesabaran namun beruntung ada menteri Yu yang menahannya agar tidak bertindak impulsif .
" Lalu bagaimana solusi yang tepat guna mengatasi bencana ini , menurutmu nona Xian ". Kata menteri yu .
Xian Ling tersenyum pada akhirnya ada orang yang mempersilahkan untuknya memberikan masukan terkait bencana alam yang terjadi di beberapa kota .
" Cukup cari penyebab dan segera di tindak lanjuti karena bencana banjir akan selalu terjadi di saat hujan . Jika yang mulia memberikan tugas ini pada menteri dan pejabat yang tidak jujur maka percuma saja ." ujar Xian Ling .
" Bagaimana cara mencari penyebabnya ? nona Xian tidak berpikir jika seluruh kota di ibukota weixuan teraliri sungai bahkan sambung menyambung ". Kata menteri Ji .
" Mengapa menanyakan padaku , bukankah aku sudah menjawabnya . Seharusnya kalian para menteri sudah memiliki wacana untuk menanggulangi bencana ini ." kata Xian Ling .
Kaisar bersuara di tengah perdebatan Xian Ling dengan para menteri dan pejabat .
" Pada saat itu aku sudah memberikan dana yang cukup besar agar tidak terjadi bencana banjir lagi , lalu mengapa masih tetap terjadi dalam 2 tahun ini ." kata Kaisar .
" Menteri su , bukankah kita akan memiliki pekerjaan yang cukup menarik saat ini ." kata Xian Ling .
" Apa maksutmu nona Xian ?." Kata menteri Fu yang tidak terima .
" Aku tidak berbicara dengan anda menteri Fu , lagian kenapa anda cukup terkejut ". Kata Xian Ling .
" Baiklah , rapat sementara di tutup . Besok harus ada penyelesaian terkait bencana ini ". Kata kaisar .
Kaisar sengaja menutup rapat karena tidak ingin melihat xian Ling yang terus saja menyinggung menteri fu yang tak lain adalah mertuanya .
" Yang mulia , harus aku akui jika nona Xian ini memang pemberani ". Kata muchen .
" Kau kira ini lelucon ". Kata kaisar .
" Tidak yang mulia ".
" Jangan libatkan dia dalam kasus ini karena bisa membahayakan dirinya . Kau tau siapa menteri Fu ini ." kata kaisar .
__ADS_1
" Sepertinya nona Xian sudah mengetahui segalanya yang mulia , dia tidak bisa mentolerir dendamnya lagi pada ayahnya sendiri ". Kata muchen .
" Kita harus menemukan plakat singa emas itu secepatnya , karena pada akhirnya mereka akan tahu jika plakat yang asli hilang ". Kata kaisar .