
Menjelang malam , Xian Ling tidak mendapati keberadaan kaisar bahkan bayangannya pun juga tak terlihat .
Xian Ling adalah wanita yang suka kebebasan bahkan tidak suka di kekang .
Malam ini dia menyempatkan diri untuk pergi ke kediamannya .
*Grep*
Seseorang tiba - tiba menariknya ke dalam pelukannya .
*Dugh*
Tentu saja Xian Ling tidak bisa tinggal diam , dia memukul bagian dada orang itu dengan keras .
" Tidak bisakah sebentar saja ". Kata Feng Qi.
" Jangan kurang ajar pada wanita yang sudah memiliki suami , minggir jangan menghalangi jalanku ". Kata Xian Ling .
" Suamimu terjebak . Aku rasa dia tidak akan pernah bisa untuk lepas ." kata Feng Qi.
Xian Ling sama sekali tidak memberikan reaksi apa - apa terhadap informasi yang di sampaikan oleh Feng Qi , padahal sudah sangat jelas jika kaisar berada dalam bahaya .
" Para pria ini membuat kepalaku pening saja ". Kata Xian Ling .
Sampai di kediaman , yuxuan menyambutnya dengan senang .
" Nona akhirnya bisa bertemu juga ". Kata yuxuan .
" Aku ingin istirahat di rumah saja , di istana tidak nyaman banyak pengganggu ". Ujar Xian Ling .
" Nona sepertinya hari ini akan turun hujan ". Gumam yuxuan .
Entah mengapa tiba - tiba dalam pikiran Xian Ling terbesit kekhwatiran pada kaisar .
__ADS_1
" Yuxuan , apakah kau tau informasi hari ini ?". Tanya Xian Ling alih - alih menyelidik .
" Para menteri pergi ke kota Hubei untuk mengatasi bencana banjir , yang mulia kaisar juga ikut ". Kata yuxuan .
" Cari kabar selanjutnya segera beritahukan padaku ". Kata Xian Ling yang cukup mengejutkan yuxuan .
*Kota Hubei *
Muchen memberitahu kaisar jika dugaannya benar tentang Xian Ling yang pergi ke kediamannya .
" Bagaimana situasinya ?". tanya kaisar .
" Kamar selir xian tentu sudah aman yang mulia ". Ujar muchen .
Ya , Kaisar begitu menghawatirkan Xian Ling . Wanita itu memanglah hebat namun masih memiliki kecerobohan .
Hujan mulai turun begitu derasnya bahkan di sertai dengan suara guntur yang menakutkan .
Saat ini , selir Fu telah merencanakan sesuatu untuk membuat perhitungan pada Xian Ling .
" Bawa semua ular itu dan lepas ke dalam kamar wanita menyebalkan seperti Xian Ling ." titah selir Fu pada pelayan suruhannya .
Di dalam kamar Xian Ling memang ada seorang wanita yang di tugaskan untuk menggantikan Xian Ling sesuai dengan perintah kaisar .
Yuxuan menerima informasi dari mata - mata yang berada di kota Hubei jika banyak yang mempersulit kaisar namun bisa di atasi .
" Nona , sepertinya kota Hubei merupakan tempat yang cukup berbahaya untuk yang mulia ". Gumam yuxuan.
" Tentu saja itu salahnya , mengapa tidak memikirkan konsekuensinya lebih dulu ". jawab Xian Ling .
Sesungguhnya di dalam hati Xian Ling saat ini sangat menghawatirkannya hingga membuat tidurnya tidak nyenyak .
Sementara kaisar sudah mengatasi keluhan para korban akibat bencana banjir .
__ADS_1
Rakyat berkeluh karena bantuan tidak cukup untuk mereka .
" Muchen , lakukan sesuai rencana . Pastikan mereka yang bermain - main denganku akan menanggung perbuatannya ". Gumam kaisar .
Sebenarnya kaisar sudah mengetahui dengan jelas siapa yang melakukan korupsi pada dana bantuan untuk korban banjir .
Hujan deras tidak berhenti bahkan terus saja mengguyur kota Hubei , rakyat berbondong - bondong untuk menyelamatkan diri karena sepertinya banjir akan datang .
" Yang mulia banjir ". Seru muchen.
Kaisar tidak menyempatkan diri untuk lari mencari tempat yang aman malah sebaliknya pergi melihat asal muasal aliran air yang bervolume cukup tinggi .
" Inilah selama ini yang aku cari , muchen tangkap mereka yang sengaja membuka bendungan besar ". titah kaisar .
Kaisar telah menemukan penyebabnya , bencana banjir di kota Hubei merupakan perbuatan yang di sengaja guna untuk mengambil keuntungan .
Setelah di nyatakan aman dari bencana banjir , kaisar mengumpulkan beberapa menteri dan pejabat untuk membicarakan penanggulangan bencana .
" Yang mulia , kami sudah melihat bagaimana bencana banjir itu datang . Ini sangat perlu di tindaklanjuti agar rakyat tidak mengalami masa sulit ". Kata menteri Gu .
" Dari arah mana anda melihat datangnya air menteri Gu ". Kata Walikota Hubei.
" Dari arah sisi barat ". Kata menteri Gu .
" Bukankah bendungan berada di sisi timur mengapa sangat jauh sekali ". Kata menteri Xi.
" Menteri Gu , kau berbicara asal . Lebih baik segera minta maaf pada yang mulia ." gumam walikota Hubei .
Menteri Gu berlutut di hadapan kaisar untuk meminta maaf namun dirinya masih mengatakan jika yang di katakan memang benar .
" Menteri Gu tidak perlu meminta maaf , memang air datangnya dari sisi barat karena aku sendiri yang menyaksikan . Jika seperti itu maka hanya menteri Gu yang memperhatikan bencana banjir ini ". Puji Kaisar kepada menteri Gu.
Semua orang merasa heran namun itu adalah Kaisar jadi tidak berani membantah .
__ADS_1