Xian Ling

Xian Ling
Penyesalan selir fu


__ADS_3

Muchen segera membawa guru Li menuju taman belakang istana seraya menunggu kaisar menyelesaikan masalah .


" Tatapannya benar - benar sangat mirip dengan Wei Zhi ." Gumam guru Li dalam hati.


Kaisar menghampiri guru Li dan memperhatikannya sedang melamun .


" Guru ? Anda sedang melamun ". Gumam kaisar .


" Ahh , hanya terkejut saja . Begitu masuk langsung di suguhkan pemandangan yang cukup menarik ." kata guru Li .


" Wanita memang merepotkan , menyusahkan dan membosankan !!!". Gerutu kaisar .


" Ngomong - ngomong , apakah benar jika kau tidak pernah menyentuh permaisuri ". tanya guru Li .


" Itu omong kosong guru , aku pria yang normal ". bohong kaisar untuk menutupi rasa malunya .


" Apakah tadi yang begitu berani mengataimu adalah selir Xian , dan wanita yang pernah kau tatap penuh arti di paviliun ". tebak guru Li .


" Guru tidak pernah salah , lebih baik jangan membahasnya lagi . Kepalaku pening hari ini karena dia membuat masalah ." keluh kaisar .


" Apakah benar kau menceraikannya ? jika benar maka segera buat kepastian ." saran guru Li .


Kaisar terdiam , tidak bisa berkata apapun selain diam saja .


" Sudah sangat jelas jika kau sangat mencintainya , bukan ". Kata guru Li .


" Apapun yang guru tebak dan katakan maka tidak pernah salah ". Jawab kaisar .

__ADS_1


Guru Li merasa terkekeh melihat ekspresi muridnya itu namun dia juga memberikan wejangan pada Kaisar agar jangan terlalu naif dan egois .


" Menurut guru , apa yang harus aku lakukan untuk menghadapinya ?." kata kaisar .


" Jika kau mencintainya maka katakan padanya , jangan menggantungnya ".


" Aku sudah lelah guru ". Gumam kaisar .


" Aku sempat mendengar perkataannya , jika kau benar - benar menceraikannya maka berikan resminya ." kata guru Li .


Lagi - lagi kaisar terdiam dan menghela nafas .


" Sudah ku duga itu tidak mungkin untukmu . Lalu mau sampai kapan kau menggantungnya . Langxi , kau tidak boleh menjadi seorang pengecut ". nasehat guru Li .


" Aku masih berpikir guru , aku bingung dengan perasaan ini . Kadang membencinya namun jauh di lubuk hati rasanya berbeda , dia --- ." Kaisar tak mampu lagi menjelaskan .


Kaisar merasa penasaran dengan kisah cinta guru Li namun tak berani bertanya sampai kesana .


" Segera berikan dia kepastian , aku tidak ingin kau menyesal . Lebih baik aku pergi dulu , ingatlah jangan mengambil keputusan yang bisa membuatmu menyesal seumur hidup ". Kata guru Li.


Karena Xian Ling , kini semua selir tahu jika permaisuri nasibnya sama seperti mereka yang tidak pernah di sentuh oleh kaisar .


Hanya selir Fu yang di sentuh oleh kaisar namun anehnya sampai detik ini pun dia belum juga ada tanda - tanda sedang mengandung .


Jika saja dia mengandung maka semua akan berubah , kaisar akan memperlakukannya seperti dahulu lagi .


" Ling , kau tidak takut jika kaisar benar - benar akan menceraikanmu ". tanya selir Fu .

__ADS_1


" Tentu saja takut , aku tidak ingin menjadi janda muda ". Kata Xian Ling .


" Tak kusangka jika kau berani membentak bahkan menyalahkan kaisar secara langsung di depannya ."


" Aku tidak suka bermain belakang , oh iya fu Rong . Apakah kau tidak mengandung ?". tanya Xian Ling .


Selir Fu merasa berat hati untuk menceritakan semuanya yang telah di rencanakan namun sepertinya hanya Xian Ling orang pertama yang mengetahui .


" Aku sengaja ". Kata selir Fu .


" Apa sengaja ? Jika saja kau mengandung maka akan bagus untuk hidupmu ke depannya . Siapa tahu kaisar memperlakukanmu dengan baik lagi ". Kata Xian Ling .


" Aku bodoh , aku bodoh ." histeris selir Fu hingga membuat Xian Ling terkejut .


" Fu Rong , sudahlah . Semua akan baik - baik saja . Aku tahu jika melakukan ini semua karena kau menjadi bidak ayahmu kan ." tebak Xian Ling .


Selir Fu menganggukkan kepala sebagai kebenaran .


" Dan satu lagi , selama ini kau yang telah membuat kaisar keracunan ." Interogasi Xian Ling membuat Selir Fu merasa tertekan .


Xian Ling meminta maaf kepada selir Fu karena terlalu kepo wkwkwk.


* Malam hari *


Kaisar merasa gelisah malam ini , entah mengapa rasanya ingin sekali melakukan hubungan yang intim .


Secara kebetulan , matanya mendapati Xian Ling di atas genting dengan posisi yang menggiurkan .

__ADS_1


Xian Ling sedang duduk dengan posisi mengakangkan kakinya , tentu saja jiwa lelaki kaisar menggebu - gebu .


__ADS_2