
Shen Ling palsu segera melihat shen xu di dalam penjara kediaman bangsawan Shen.
Dia tidak pernah pergi ke penjara sebelumnya , Aying mengantarnya untuk melihat Shen Xu .
" Nona Shen Ling ". suara seseorang yang memanggil .
" Nona , sepertinya ada yang memanggil namamu ". Kata Aying .
" Aku disini nona ". katanya sekali lagi .
Ternyata yang memanggil Shen Ling adalah sosok pria tua yang sudah terlihat lusuh bahkan tubuhnya begitu bau .
" Si - siapa kau ?". Kata Shen Ling .
" Anda nona Shen Ling , apakah kau masih ingat denganku . Namaku Cengsi ". gumam pria tua itu.
Shen Ling sama sekali tidak mengingat pria itu karena memang bukan Shen Ling asli , namun Aying mengenalinya .
" Kau , kau Cengsi pelayan dapur bangsawan Shen pada waktu itu kan ". Kata Aying .
" Benar , itu aku ." jawabnya .
" Nona tidak mengingatmu karena sudah banyak yang terjadi dengannya hingga membuat daya ingatnya tidak normal ". Kata Aying .
" Aku tahu jelas , nona Shen kecil di siksa bahkan tidak ada yang mengampuninya . Dia di siksa karena fitnah selir Ming ". Kata Cengsi .
Aying sangat terkejut mendengar penjelasan dari Cengsi , sepertinya dia banyak mengetahui tentang kejadian masa lalu .
" Ah , tuan Cengsi . Kau di kurung atas kesalahan apa ?". tanya Aying .
" Itu karena selir Ming yang tidak ingin rahasianya terbongkar Karena pada saat itu aku tidak sengaja mendengarnya ". Ujar Cengsi .
" Rupanya selir Ming lupa untuk membunuhnya , ini kabar baik untuk nona ". Gumam Aying dalam hati .
Aying segera mengambil sebuah kertas dan tinta di kamar Shen Ling untuk di berikan pada Cengsi .
Sementara Shen Ling melihat keadaan Shen Xu yang saat ini terkurung bahkan tidur di tempat yang tidak layak padahal dia adalah putra bangsawan Shen.
" Adik , apakah kau tidak apa - apa ?". tanya Shen Ling .
" Kakak ? Mengapa kau kemari ?". Kata Shen Xu .
" Aku , aku menghawatirkanmu . Aku membawakan ini untukmu ." Shen Ling menyodorkan roti kesukaan Shen Xu .
" Kak , mengapa kau masih memperdulikan aku . Aku bukan saudaramu ". Kata Shen Xu dengan nada lemah .
" Kau adalah suadaraku selamanya , maka ambilah ini dan makanlah ". Kata Shen Ling .
Shen Xu segera mengambil roti yang saat ini berada di tangan Shen Ling .
" Ternyata disini banyak sekali yang di penjara ". Kata Shen Ling .
" Mereka semua adalah korban , bertahun - tahun hidup terkurung dan menderita ". Kata Shen Xu .
Aying segera datang untuk menghampiri shen Ling lepas pergi dari Cengsi .
Apa yang sudah di tulis oleh Cengsi segera di kirim pada Xian Ling .
__ADS_1
" Cengsi !! dia di penjara ? dia adalah pelayan dapur yang selalu melayani Ibukku ." kata Xian Ling yang mengingat pria tua itu .
Xian Ling seketika menjadi semakin emosi ketika membaca tulisan langsung dari Cengsi yang mengatakan jika selama ini dia yang meracuni Putri Wei Zhi hingga meninggal atas perintah selir Ming .
" Kurang ajar !! Ibukku di bunuh oleh selir Ming , seharusnya yang mati adalah selir Ming itu bukan selir mo !!". Histeris Xian Ling .
Yuxuan segera menenangkan Xian Ling yang begitu emosi karena mendapatkan informasi tentang kematian ibunya .
" Nona , kita harus menyelesaikan kasus ini . Raja Wei Zu harus mengetahuinya ." kata yuxuan .
" Tidak perlu , aku bisa mengatasi sendiri . Selir Ming tidak akan bisa lari dari genggamanku ". Kata Xian Ling dengan penuh dendam .
Dari tulisan Cengsi juga mengatakan jika selir mo sengaja membayar seseorang peramal untuk mengusir Shen Ling .
Cengsi meminta Shen Ling untuk mencari orang bernama Guang wan , di tulisannya jelas alamat tempat tinggalnya .
" Nona , apakah kita akan memulai dari Guang wan ini ". Kata yuxuan .
" Meski kita menemukan Guang wan dan memaksa untuk mengatakan semua maka itu tidak akan membuat Shen huo menyesali , kebenciannya sama denganku sudah mendarah daging ." ujar Xian Ling .
" Shen Xu sudah di kurung , selanjutnya apa yang akan kita lakukan nona ". tanya yuxuan .
" Tetap awasi Shen Qing karena dia adalah putra kesayangan bahkan kebanggan Shen Huo saat ini ." Kata Xian Ling .
Jiu seng melaporkan tentang kejadian yang sedang terjadi di kediaman bangsawan Shen .
" Jadi selir mo di bunuh secara tragis oleh bangsawan Shen karena selingkuh ". Kata Feng Qi .
" Tuan , sepertinya hubungan bangsawan Shen dengan nona Shen tidak baik - baik saja . Aku melihat bangsawan Shen membentak Shen Ling palsu itu dengan penuh amarah ". jelas Jiu seng .
" Apakah kau belum menemukan titik jelas dari alasan hubungan mereka ." tanya Feng Qi .
" Pelayan setia nona Shen yang saat ini berada di samping Shen Ling palsu pasti mengetahui semuanya ." Kata Jiu seng .
" Apa kau ingin bertanya padanya ? Jelas tidak akan berhasil , dia begitu tidak akur denganmu ". Kata Feng Qi .
" Dia menyebalkan tuan , mengaku sebagai nona pada akhirnya seorang pelayan biasa ". Kata Jiu seng .
Feng Qi benar - benar penasaran pada permasalahan yang terjadi di antara Shen Ling / Xian Ling dengan ayahnya sendiri , Shen Huo .
Malam lampion akan segara tiba , banyak yang sudah bersiap untuk menyambut pesta kembang api .
Xian Ling masih dalam suasana buruk karena mengetahui kematian ibunya yang ternyata secara perlahan di bunuh oleh selir Ming .
Feng Qi datang menghampirinya dan mengatakan jika di malam lampion tidak boleh menampakkan wajah kesedihan .
" Ling'er ? ." kata Feng Qi .
Lalu Xian Ling melotot kepada Feng Qi karena tidak terima di panggil nama kecilnya .
" Daripada bersedih lebih baik buat permohonan pada lampion ini ". kata Feng Qi .
" Untuk apa kau kemari ?". Kata Xian Ling .
" Untuk menghiburmu , meski tak sedekat dulu namun setidaknya bisa mengobrol sebentar ." kata Feng Qi .
Xian Ling baru merasa jika sosok Feng Qi tidak pernah berubah bahkan selalu memperdulikannya .
__ADS_1
" Tulis permohonanmu dan terbangkan ke langit . Siapa tahu Bibi Wei Zhi mendengar permohonanmu ini ". Kata Feng Qi .
Xian Ling mengambil lampion yang berada tangan Feng Qi dengan kasar .
" Tulis semua yang saat ini sedang kau rasakan ." saran Feng Qi .
Feng Qi tersenyum ketika melihat xian Ling menulis sebuah permohonan di lampion .
Setelah menulis permohonan maka Xian Ling meminta pemantik api pada Feng Qi untuk melepaskan lampion tersebut ke atas langit .
" aku yakin jika doamu ini akan di dengar atau bisa jadi di baca oleh bibi di atas sana ". Kata Feng Qi .
Tiba - tiba Xian Ling menangis tersedu - sedu seraya sesegukan .
Feng Qi memasang badan untuk segera membawa tubuh Xian Ling dalam pelukannya .
Xian Ling merasa nyaman dalam pelukan itu dan terhanyut hingga pada akhirnya terkesan saling berpelukan .
" Ahh , tuan muda dan --- wahhh ini merupakan pencapaian yang luar biasa . Tuan muda hebat ". Kata Jiu seng dari kejauhan .
Sedangkan yuxuan merasa panik ketika Xian Ling memeluk Feng Qi seakan keduanya telah terlibat perasaaan .
" Bagaimana mungkin nona bisa melakukannya ? Ini tidak boleh berlarut - larut bisa jadi terbongkar semua identitasnya pada orang lain ". Gumam yuxuan .
Xian Ling terkejut ketika menyadari dirinya berada dalam pelukan Feng Qi .
" Aahh !! Kau , kenapa kau memelukku !! dasar otak mesum , mengambil kesempatan dalam kesempitan ". Kata Xian Ling .
Meski Xian Ling menampar Feng Qi namun tidak terhitung sakit hati karena tertutupi oleh pelukan yang baru saja dia rasakan bersama Xian Ling .
Xian Ling pergi begitu saja meninggalkan Feng Qi sendirian .
Suara kembang api di langit weixuan saling menggema , semua orang berteriak pertanda bahagia menikmati malam lampion dan kembang api .
Namun tidak pada Xian Ling yang tak merasakan bagaimana meriahnya langit weixuan , Xian Ling seolah - olah telah berduka kembali bahkan lebih berduka mengetahui sebuah fakta atas kematian ibunya .
Kaisar weixuan melihat kompetisi yang saat ini di meriahkan oleh semua rakyat .
" Yang mulia sedang mencari siapa ?". tanya muchen .
" Tidak ada ". Jawab kaisar .
" Selir Fu sedang mencari anda begitupun dengan permaisuri ". Ujar muchen .
Putri Wei Yun datang untuk menyapa kaisar saat ini .
" Yang mulia ? Apa kabar ". Kata Putri Wei Yun .
" Seperti yang kau lihat , sepertinya kau terlihat sangat baik hari ini ". Ujar kaisar .
" Ya , bisa di bilang baik dan bisa juga tidak. Oh iya mengapa kau tidak bergabung dengan permaisuri dan selirmu ". Kata Putri Wei Yun.
" Mereka wanita seharusnya kau yang menemani mereka !! Atau melayani mereka ". Kaisar mencoba memancing emosi Putri Wei Yun .
" Kau pikir aku ini pelayan , justru merekalah yang seharusnya melakukan itu padaku ".
Keduanya saling bercanda bahkan mengingat dan mengungkit masa kecilnya yang sangat nakal .
__ADS_1