
Penyelidikan kasus yang terjadi di kediaman bangsawan Shen saat ini begitu ketat , namun juga sangat sulit untuk menemukan pelaku sesungguhnya .
" Sepertinya selir mo ini cukup berbahaya juga , takutnya dia akan membawa nona ke dalam kasus ini ." Ujar Aying .
" Lalu bagaimana ini ?". Shen Ling mulai panik .
" Tenang dulu , aku akan mencari solusi ." kata Aying .
" Apakah kau akan menghubungi nona Xian ". tanya Shen Ling .
" Dia harus mengetahuinya ".
" Baiklah ." gumam Shen Ling .
Belakangan ini sangat sulit untuk melakukan pergerakan di kediaman bangsawan Shen , karena benar - benar di perketat .
" Duh , bagaimana caranya untuk mengirim pesan sedangkan di seluruh kediaman ini tersebar mata - mata ". Gumam Aying dalam hati.
Aying tidak tahu jika hal ini sudah di prediksi sebelumnya oleh Xian Ling , untuk itu meminta yuxuan untuk bertindak lebih cepat .
Benar saja jika selir mo ingin menyeret nama Shen Ling ke daftar buku pengeluaran rumah tangga .
Sedangkan selir Ming ingin mengkambing hitamkan selir mo untuk menyingkirkan nya dari kediaman bangsawan Shen.
*
*
*
Xian Ling berhasil menangkap seorang perempuan yang di duga adalah wanita yang sedang mengandung anak dari Shen Qing .
" Jadi kau tetap akan membuang janin itu ?". Tanya Xian Ling pada wanita yang tengah mengandung .
Wanita itu terdiam seakan seperti berat untuk menggugurkan kandungannya .
__ADS_1
" Baiklah , kau benar - benar sangat keras kepala . Mengapa kau ingin membuangnya ?".
" Ini sama sekali tidak ada hubungannya denganmu ." Ketus wanita itu.
" Hah , kau sangat benar . Tapi perbuatannya sangat berpengaruh untukku ." Kata Xian Ling yang membuat wanita tadi bingung .
" Siapa yang kau maksut ?".
" Itu bukan urusanmu ." pekik Xian Ling.
Karena tidak ingin mengatakan yang sesungguhnya maka Xian Ling terpaksa menahan wanita itu sampai mau mengaku .
" Hei , kau mau pergi kemana ?".
Xian Ling segera pergi untuk mencari seorang wanita lagi yang juga di duga kekasih Shen Qing .
*Brak*
" Siapa kau ?". pekik seorang wanita muda yang begitu cantik dan anggun .
" Tidak , tidak mungkin. Kau pembohong besar ". Wanita itu tidak percaya .
" Benarkah , sungguh kasihan sekali . Berapa kali kau sudah di jamah olehnya . Jangan - jangan --- ".
" Hentikan !! Apa motifmu pergi kemari !!".
" Bukankah sudah jelas , aku adalah kekasih Shen Qing dan kau hanyalah mainannya saja jadi aku mengingatkan jika saat ini aku tengah mengandung anaknya ". Ungkap Xian Ling seraya memegang perutnya .
Wanita itu terkejut bukan main setelah mendengar perkataan dari mulut Xian Ling .
" Tidak !! kau pembohong !!". Teriaknya .
" oh iya , untuk apa aku berbohong padamu !! Aku kemari hanya untuk memperingatkanmu jika kau harus menjauhi Shen Qing karena sebentar lagi dia dan aku akan menikah ". Kata Xian Ling .
Setelah Xian Ling pergi , wanita yang di duga kekasih Shen Qing terlihat mengamuk dan menghancurkan barang - barangnya .
__ADS_1
" Nona su ? Sungguh kasihan sekali nasibmu ." Gumam Xian Ling .
Su Xin adalah putri kedua dari menteri su , keduanya akan meresmikan hubungannya setelah pertunangan Shen Ling dengan raja Wei jin .
Xian Ling begitu senang karena bisa memprovokasi Su Xin dengan Shen Qing, saat akan pergi ke suatu tempat tiba - tiba datanglah beberapa pengawal istana .
" Maaf nona Xian Ling , yang mulia kaisar memanggil anda untuk menghadap ." kata salah satu pengawal .
" Yang mulia kaisar memanggilku ".
Kedua mata Xian Ling seketika berbinar seakan telah menemukan keberuntungan berkali - kali .
Setelah sampai di Istana , lagi - lagi kaisar terkejut bahkan bukan hanya dia saja namun pangeran Qi Lei pun turut terkejut sekaligus senang melihat wanita yang begitu dikaguminya .
" Kau ?". Kata Kaisar .
" Hormat pada yang mulia kaisar , hamba tahu yang mulia pasti akan memanggil hamba kembali ." Ucap Xian Ling dengan percaya diri .
" Yang mulia , jika hamba boleh meminta wanita ini apakah boleh ?". Kata pangeran Qi Lei .
" Kau ? jangan sembarangan , kau pikir aku ini barang ." kesal Xian Ling .
" Cukup , jaga bicaramu pada Pangeran dengbei ". Kata kaisar .
*Deg*
Mata Xian Ling langsung melotot begitu mengetahui jika pria yang di hajar olehnya merupakan seorang pangeran dari dengbei.
" Tidak apa yang mulia , hamba menyukai wanita yang seperti itu . Dia begitu mengagumkan ". Pangeran Qi Lei memuji Xian Ling .
Niat kaisar ingin menghukum wanita yang telah melakukan penganiayaan pada pangeran dengbei , namun ternyata sebaliknya .
Xian Ling terus memohon kepada kaisar untuk tidak menyetujui permintaan dari pangeran dengbei itu .
" Yang mulia , anda harus mempertimbangkannya . Jika memberikannya begitu saja pada pangeran dengbei maka bagaimana dengan tuan Feng ". Bisik Muchen .
__ADS_1