Xian Ling

Xian Ling
Tiba saatnya


__ADS_3

Begitu kembali ke desa tempatnya di asingkan , utusan ibukota datang untuk menjemput nona ketiga .


" Nona ? kau yakin pada rencana ini ". Kata yuxuan .


" Aku tidak akan pernah kembali ke kediaman itu ". Kata Xian Ling .


" Namun nona , bagaimana jika suatu saat tuan bangsawan mengetahuinya dan - ? ". Yuxuan khawatir .


" Jika jalan takdirku adalah mati di tangannya maka aku berikan nyawaku tapi setelah semua dendamku terbalaskan ". Ungkap Xian Ling .


 " Kami akan selalu menemanimu nona , tenang saja ". Sahut aying .


" Hm, asalkan tidak ada ceroboh lagi dan lagi . Nona apakah kita akan bersiap memasuki ibukota Xiang ". Ucap Yuxuan .


" Harus siap ! dan mungkin target kita yang pertama adalah memasuki istana ". Kata Xian Ling .


" Nona tidak ingin berjumpa kawan lama itu dan -- ."


" Cukup Aying ! Bukan saatnya untuk bernostalgia ". Kata Xian ling .


Xiang Ling dan kedua pelayannya melihat para utusan bangsawan Shen untuk menjemput nona ketiga atau Shen Ling .


Tidak ada yang tahu bagaimana rupa nona ketiga karena bertahun lamanya tidak ada yang berani mengunjunginya .


Nona ketiga hanya hidup dengan 2 pelayan itupun pelayan yang dulu melayani ibunya dan Aying .

__ADS_1


" Nona ketiga silahkan ". Kata pengawal yang menjemput .


Xian Ling menyaksikan kepergian wanita yang menggantikan posisinya saat ini .


" Semoga dia bisa menjaga dirinya sendiri apalagi jika berhadapan dengan selir Ming yang menyebalkan itu ". Gumam Xian Ling .


Saat ini Xian Ling kembali ke gunung Xiyue untuk mengambil tanaman langka di bawah jurang yang sangat curam .


" Ahh nona mengapa kita harus datang ke tempat ini lagi ". Protes Aying .


" Demi memasuki istana , yuxuan cepat kau turunkan akar itu ke bawah karena aku akan mengambilnya sendiri ". Kata Xian Ling .


" Tidak , tidak boleh . Biarkan aku saja , nona masih belum sembuh ". Kata yuxuan .


" Aku sudah sembuh . Jangan khawatir , Aying cepat kau bantu menarik akar itu jangan sampai lepas ". Ujar Xian Ling .


" Sepertinya kerja kerasku akan membuah hasil jika membawa tanaman ini pada kaisar langsung ". Gumam Xian Ling seraya mencabut tanaman itu dengan kuat , tangannya tergores akibat menarik tanaman langka yang begitu sulit tercabut .


Xian Ling tidak berputus asa demi tujuannya yang sudah bertahun - tahun di nantikan olehnya .


" Nona ? mengapa tanaman itu tidak sama dengan yang kemarin ". Tanya Aying.


" Tanaman langka ini hanya berada di pertengahan jurang yang sangat curam , disana banyak macam namun kata tabib yang indah adalah terbaik ". Jelas Xian Ling .


" Tanaman ini memang sangat indah , berbunga juga . Tapi tangan nona terluka ." Aying mulai khawatir .

__ADS_1


" ini tidak seberapa , baiklah kita harus cepat pergi dari sini ". kata Xian Ling .


Perjalanan ke ibukota harus menempuh waktu yang cukup lama sekitar 5 harian , di setiap perjalanan yang di lewati barulah Xian Ling mengingat bagaimana dia di asingkan oleh ayahnya sendiri.


" Nona , di depan ada air terjun . Apakah akan berhenti ." tanya yuxuan .


" Berhenti saja dan ambil air yang segar ". Kata Xian Ling .


Aying dan Yuxuan segera pergi untuk mengambil air sedangkan Xian Ling mencari angin yang cukup membuatnya tenang.


Di atas bebatuan besar Xian Ling duduk dengan tenang seraya memejamkan kedua matanya .


Tiba - tiba saja kakinya digigit oleh seekor kalajengking , Xian Ling terkejut bahkan dengan spontan terjatuh ke dalam air yang cukup dalam .


*Blug*


*Blugblugblug*


Ternyata di dalam air terdapat seorang pria yang entah sedang melakukan apa , kehadiran Xian Ling cukup membuat pria itu terganggu bahkan sepertinya marah .


" Hah , astaga ? mengapa di dalam ada seorang pria hanya memakai pakaian setengah telanjang ". gumam Xian Ling .


Lalu pria itu menyusul Xian Ling naik ke daratan.


Pria itu langsung mencekik Xian Ling dengan kasar hingga membuatnya tak bisa bernafas dengan nyaman .

__ADS_1


Xian Ling langsung menendangnya dan akhirnya terlempar lagi secara bersamaan ke dalam air .


Di dalam air pun keduanya sempat - sempatnya bertarung .


__ADS_2