
...****************...
Perkenalkan aku Florensana Aqila, biasa di panggil Nana. Aku hanya tinggal berdua dengan mamaku. Mama seorang pekerja kantoran, setiap harinya pergi ke kantor dan libur pada hari minggu saja. Papaku? papa sudah pergi jauh dari kami berdua sejak aku berumur dua tahun.
Waktu itu, aku sedang sakit dan papa berada di luar negeri untuk bekerja. Papa mendapat kabar bahwa aku sakit demam berdarah dan dalam kondisi kritis, saat itu juga papa memutuskan pulang menaiki pesawat namun naas pesawat yang ditumpangi papa mengalami kecelakaan dan terjatuh di laut. Mama yang mendengar berita itu sangat terpukul, ia mengalami masa yang sangat sulit, anak yang sedang sakit dan orang yang dicintainya mengalami kacelakaan pesawat.
Akhirnya setelah beberapa hari di rumah sakit akhirnya aku sudah diperbolehkan untuk pulang, mama merasa sedikit tenang saat itu. Mama pun mulai fokus terhadap kasus papa, mama setiap hari pergi ke bandara untuk menanyakan tentang kecelakaan pesawat waktu itu namun hasilnya selalu nihil. Hingga suatu hari, mama mendapat kabar dari pihak sana bahwa telah ditemukan korban dengan identitas papa. Mama pun bergegas ke sana dan meninggalkan aku di rumah dengan pengasuhku.
Setelah tiba di sana, pihak bandara memberikan identitas papa dan mengatakan bahwa jasad papa sudah dibawa ke rumah sakit. Mama yang mendengar itu langsung bergegas pergi ke rumah sakit, sesampainya di sana ia langsung menuju tempat tujuannya. Mama menangis sejadi-jadinya saat ia mendapati tubuh papa berada di bankar kamar mayat. Sejak waktu itu aku hanya tinggal bedua dengan mama.
Kembali lagi dengan perkenalanku.
__ADS_1
Aku bersekolah di SMA Nusa Bangsa, kelas XI IPA1. Aku termasuk murid yang rajin dan pintar. Bahkan semua PR dari guru selalu aku selesaikan. Banyak guru yang mengenalku karena prestasiku yang membanggakan di sekolah.
Tetapi karena banyak guru yang membanggakanku tak sedikit juga teman-temanku di sekolah yang membenciku.
Bahkan ada geng yang berisikan tiga orang siswi yang senang sekali menggangguku atau bisa juga disebut membullyku. Mereka setiap hari selalu saja menggangguku. Entahlah, meskipun aku tak pernah berbuat salah dengan mereka, tetapi mereka selalu mengganggu. Aku yang diperlakukan seperti itu hanya bisa diam saja tidak melawannya, kenapa aku tidak menceritakannya kepada mama? Karena aku tidak ingin menambah beban mama hanya karena masalah yang kualami di sekolah.
...****************...
"Ma aku berangkat", teriakku sambil meninggalkan rumah.
Setiap harinya berangkat ke sekolah, aku selalu melewati jalan ini, yang banyak tumbuhan pohon di sisi jalannya. Sebenarnya ada dua jalur untuk sampai ke sekolahanku, tetapi aku memilih jalan ini karena jalan yang satunya banyak dilewati truk yang besar-besar.
__ADS_1
Alasan lainnya karena aku tak berani untuk menyeberang jalan, iya menyeberang jalan. Meskipun aku sudah SMA, tetapi kemampuanku untuk menyebrang jalan masih minus. Maka dari itu aku selalu lewat jalan desa ini untuk sampai di sekolahan.
Oh iya aku punya satu sahabat, bukan tetapi punya dua dulunya. Mereka orang yang sangat baik kepadaku. Kami saling menyayangi satu sama lain, tetapi karena suatu masalah di masa lalu kami bertengkar dan salah satu sahabatku memutuskan persahabatan dengan kami, padahal dulu kami sudah seperti saudara sendiri.
Sahabatku yang sampai sekarang ia bersekolah di tempat yang berbeda denganku, sedangkan yang memusuhi kami ia bersekolah di sekolah yang sama denganku.
Hubunganku dan sahabatku yang sekolahnya sama denganku tidak berjalan dengan baik, ia masih salah paham atas kejadian waktu itu kepadaku.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Setelah membaca beri kritik dan saran yaaa...
__ADS_1
...Terimakasih...
... 🌻🌻...