#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#

#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#
opisode 11


__ADS_3

desebuah desa yg terlihat berantakan kini telah berubah mejadi pemandangan yg memanjakaan mata di depan2 rumah kini dihiasi berbagai tanaman dan dipinggir2 jalan setapak diubah sedemikian rupa begitu pun pinggir sungai semuanya terlihat indah tangga berliuk2 yg digunakan semuanya dirancang sedemikian rupa


di halaman rumah kepala desa di sinilah tempat semuanya berkumpul tuk melepaskan sang dewa terutama dewi harapan mereka yg sudah merubah sebuah desa yg mengenaskan kini setelah ia pinjaki berubah menjadi pemandangan yg begitu memanjakan mata semua warga disana terutama muda mudi anak2 semuanya sangat berat melepaskan sang dewa dewi harapan dan pengikutnya


apakah dewi akan pergi selamanya (kata seorang anak laki2 itu)


sang ratu hanya bisa tersenyum sambil mensejajarkan tingi tubuh sang anak itu lalu berkata


jangan bersedih nanti wajah nya jadi jelek ,jeje akan pergi namun jeje akan berjanji setelah semua cita2 jeje tercapai jeje akan datang membawa sebuah berita mungkin dikatakan hadiah untuk generasi penerus desa ini sambil tersenyum dan memeluk dengan kasih sayang lalu semuanya berpamitan sampai jumpa lagi


kapergiannya meninggalkan kesedihn tapi ada rasa bahagia karna mereka akan bisa bertemu lagi dimasa depan semuanya melambaikan tangan sambil berkata


kami selalu menantimu gerbang desa ini selalu terbuka lebar untuk menantimu


perjalan penuh dengan canda tawa saling menjahili satu sama lain taq ada rasa canggung lagi bagai keluarga yg harmonis


setelah sekian panjang perjalanan yg mereka tempuh kini mereka suda berada di depan gerbang kokoh dengn penjaga yg begitu ketat ketika sang peja melihat sang jendral ia pun membungkuk hormat

__ADS_1


semua rakyat antusias menyambut kepulangan sang jendral bersama rombonganya ada yg penasaran dgn gadis yg bersama sang jendral


sesampai di depan gerbang istana mereka disambut dengan meriah pesta pun di gelar


sang ratu tidak ingin memasuki istana hingga sang jendral membawanya ke diamannya yg cukup jauh dari istana semua penghuni kediaman itu menyambutnya dgn antusias terutama kedua orang tua sang jendral


sang jendral pun mengumpul kan para dayang dan pengawalnya untuk memperlakukan sang pujaan sebagai tuannya


perhatian semuanya ini calon permainsuriku maka dari itu perlakukan lah sebagai mana kalian semua memperlakukan ku


baik tuan


disi lain


kedua orang tuanya hanya geleng2 kepala melihat apa yg dilakukan putra sematawayangnya


sang ratu cuma bisa melongo dengn apa yg iadengar sampai sampai taq menyadari sang jendral memanggilnya

__ADS_1


lin'er kata sang jendral


setelah beberapa kali di panggil ia barusadar


ha ia pun tersenyum kikuk


lalu bertanya


apakah aku taq salah dengar


kamu taq salah dengar ya memang itu kenyataannya saya taq bisa berlama2 memendamnya


ha aku taq tau berapa lama rasa itu muncul tapi aku selalu menepisnya hingga aku di perintah kan sang raja membuang mu tapi aku tidak bisa melakukanya bukan karna aku kasihn saja tetpi aku merasa sakit tatkala meliht mu bagai tubuh tampa jiwa lalu aku memerintah kan bawahanku tuk membangun kan senuah pondok tempat merawat mu dan membawa sebagian pelayan ibu untuk merawat mu dan kedua orang tuaku pun mengingatkan ku untuk membungkam pengawal da pelayan begitupun pengawal bayangan yg selalu memantau keadaanmu dan tabib yg mengobatimu aku suruh pengawalku untuk menculiknya dan membukam mulutnya


dan disanalah aku baru sadar sepenuhnya dgn perasaanku


apakah lin'er bersedia bersanding dngn ku

__ADS_1


__ADS_2