#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#

#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#
opisode 40


__ADS_3

seblm sang ratu duduk, di kursi kesayangannya, tiba2 ia mendengar salah satu permpuan, yg dgn angkuhnya ,mencaci maki sang ratu.


perempuan angkuh:hai2 jangan kau duduk, disitu, karena kau tak layak untuk mendudukinya.


sang ratu yg mendengarnya ,hanya acuh tak acuh.


hingga sang perempuan angkuh itu, membentaknya ,dan berkata kasar pdnya.


pr angkuh:ho ho kamu !!!!!!


jangan soksokan disini,kamu wanita ****** tak tau diri ,sudah buruk rupa lagi


(kata sang pr angkuh itu)


gege jeje, dan tamu lain yg sudah mengetahuinya, ia kasihan, dgn pr angkuh itu.


tapi gege jeje yg lainnya, ingin sekali menyeret wanita itu keluar ,krena mereka tak terima, adek kesayangnya di bentak ,dan di caci maki, oleh wanita itu.


seandainya sang adek ,membiarkanya ,mungkin, sudah selesai deramanya .


sang ratu ,yg menjadi kqmbing hitam ,disini, hanya memandang, wanita itu dgn malas, sambil mengelus2 ,dagunya, yg ditutupi oleh cadar, ia bagaikan mengelus jenggotnya yg panjang.


wanita angkuh: kamu!!!!!


sang ratu yg sudah bosan dan perutnya sudah mintak di isi akhirnya angkat bicara untuk menghakhirinya


sang ratu:hem ,memangnya kenapa? kalau saya duduk, di tempat yg searusnya saya duduk, ha! kamu keberatan, silakan kamu duduk disana, aku tak keberatan kok, tapi keluargamu harus ikhlas tanggung resikonya.(sambil menaik turunkan alisnya dgn wajah malasnya).


wanita angkuh:hoho mengapa tidak ini sebetulnya tempat saya kamu ****** harus mengalah!!!


setelah selesai perdebatan yg mendongkolkan itu dan bisik2 akhirnya selesai juga


dgn wajah malas sang ratu menutup mata dan melapalkan mantra


tiba2 cahaya dtng yg menyilaukan mata setelah cahaya itu merdup tarpampanglah singga sana dengan kilauan permata dan mutiara yg begitu megah

__ADS_1


sang ratu:hoho indahnya tempat duduk ku hilang satu terganti yg baru


diapun duduk anggun bak dewi yg sedang berdis kusi dgn bawahnnya


dgn meja yg berlapis mas, dan permata ,ia pun menjentikkan jarinya, berpindahlah makana yg searusnya .


dengan acuh tak acuh iapun makan dengan hikmat .


semua yg ada disana hanya bisa melongo ada yg takjub ada yg iri lain sebagainya


tapi ada satu orang yg geleng2 kepala bagaimana tidak singgasana itu adalah singgasana sang dewa langit mungkin kalau sang ratu mau singgah sana sang pohonik pun dia bisa ia pindahkan


setelah semuanya selesai perjamuan semuanya keluar untuk melihat suasana


wanita angkuh, yg mengambil tempat duduk, sang ratu, kini ia berhalusinasi ,bagai orang gila, ia menggigo ,dengan tak jelas, dan mimisan, tampa sebab ,akhirnya semua orang tau, resikonya, dan mereka bergidik ngeri.


membayangkan dirinya.


sia:sungguh mengerikan


sib:ia aku tak menyangka


yg jadi bhan gosip hanya acuh tak acuh dgn santai ia tidur dgn tenangnya diatas singgah sana itu


akhirnya ruangan itu pun sepi tinggal sang ratu saja


dengan wajah bosan iapun memainkan serulingnya untuk menenangkan gundahan hati


sambil memejam kan mata ia pun memainkannya


dgn penuh penghayatan


terdengarlah suara melodi itu hingga kesegala penjuru


dengan irama yg menterjemahkan suara hati yg gundah

__ADS_1


setet embun


jatuh dari dedaunan


membasahi kekeringan


semula tanah itu kering


tampa secuail pun tanaman


kini diatas tanah kering itu


merambat tanaman hijau


dan mengeluarkan bunganya


setiap alunan genderawang


aku berdendang


dgn langkah indah


aku menari


diiringi setiap


sejuknya mentari pagi


rumput2 ilang bergoyang


hembusan angin menerpa


awan putih bercahaya


lampu2 berpendar

__ADS_1


inikah rasa hatiku yg hampa


tampa ruang dan waktu


__ADS_2