#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#

#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#
opisode 8


__ADS_3

"hari hari sudah berlalu begitu cepat


kini hari yg ditunggu2 sang rakyat yg tertimpa musibah, yg dimana sang jendral terjun lansung bersama sang pujaan hati dan pengikutnya kereta2 ,kuda2 beriringan dialun kota menuju belai desa yg tertimpa musibah banjir itu ,dua kereta itu penuh berisikan papan pangan semua rombongan itu menjadi sorot mata rakyat terutama 2 pasangan romantis itu tapi yg jadi sorotan taq meng hiraukannya malah ia acuh taq acuh menanggapinya


para pembaca pasti bingung disini


seblnya:


setelah sang jendral pulang ia lansung ke gubuk ditengah 2 hutan setelah ia sampai disana ia melihat pemandangan yg begitu indah mempesonah bagai sedng menonton keluarga yg begitu harmonis membuat siapa yg melihatnya akan merasa iri ,ya sang jendral sedang menyaksikan sang pujaan hti sadang berlarian sambil tertawa lepas diikuti sang pelayan dan pengawalnya


ha ah ha,ayo kejar sini kalo bisa (kata sang ratu)


hos hos hos semua menarik napas lalu mereka semua berkata


kami menyerah kata mereka serempak


sang ratu pun duduk ditengah 2nya


sang ratu tidak menyadari orang yg sedng mendekati nya karna ia begitu asik dengn rancangnnya


sang pengawal dan pelayan tidak memberi tahu karna sang jendral tidak mau dikethui


dgn langkah pelan namun pasti sang jendral memeluk sang ratu dari belakang

__ADS_1


grep


hah kata sang ratu dgn raut wajh yg begitu syok namun imut sang tangn sang jendral taq bisa diam iapun mencubit pipi cumbi itu


berapa menit kemudian ia baru sadar semua rekannya sudah pergi semua tinggal mereka berdua bagai lukisan indah yg sedang di pajang


jendral bagai mana bisa(kata sang ratu )


hem ,jendral pun memandang sang pujaan hati dgn raut wajah sulit diartikan


sang ratu pun bertanya


ada apa dgn mu jendral?(ratu)


sang jendral pun menjelaskan masalh yg menimpa istana trutma masalh banjir itu


sang ratu yg menjadi pendengar cuma ia merespun dgn jari telun juk nya mengetuk dagu


sang jendral taq bisa menahn tawa meliht keseriusan sang pujaan hati yg berlebihn lucunya


tapi tidak dgn sang ratu setlh lama berpikir ia pun berteriak histris ia begitu gembira sambil meng hadap sang ratu berkata


saya mau ikut jalan2 tidak ada penolakn titik (kata sang ratu dgn raut wajah tegas namun imut )

__ADS_1


sang jendral pun menyetujuinya


ya kamu bisa ikut (kata sang jendral )


sang ratu begitu senang sampai2 ia ber larian berjingkrak seperti anak kecl yg mendapt tanghulu semua yg menyaksikan kelucuannya taq bisa menahn tawa sang jendralpun tersenyu melihtnya .


kembli pada cerita


dipertenghn jaln sang ratu tak bisa taq tertrik dgn buah rambutn ia pun mengeluarkn tulupnya lalu ia menulup ranting pohon rambutn yg jadi sasa rannya untung jarak nya begitu sedikit jauh tapi taq bisa tidak rekan sang jendral yg lain termasuk yg ikut dari istana taq terkejut termasu sang jendral dgn sigap memeluk sang pujaan ia kira ada orang yg memata2 inya sang jendral pun memerintahkan pengikutnya untuk memeriksa tapi tidak dgn pelayan dan pengawal yg sudah biasa dgn ulah sang ratu mereka hanya bisa geleng2 kepala tapi seblm pengawal itu maju tuq memeriksa ia dikejutkan dgn tingkah sang pujaan yg sudah


melompat turun dari kuda ia pun berlarian dengan sakali melompat kegirangan dgn bahagia ia berteriak histris


hore saya dapat ha ha ha saya dapat (kata sang ratu dgn heboh )


semua orang yg menyaksikan tingkah kekasih sang jendral yg terkenal kejam itu hanya bisa melongo dan yg sudah biasa meliht keebohannya hanya bisa menepuk jidatnya sang jendral tidak bisa menahn senyum ia pun melangkah mendekati sang kekasih yg sedang asik makan buah rambutan sambil memetiknya


setelah ia puas baru ia sadar dengan tingkahnya yg menjadi sorotan semua mata ia hanya bisa tersenyum kikuk ia pun bertanya


apakah sang pemilik tidak akan marah? (katanya)


semuanya hanya bisa menahn tawa dgn kelakuan sang kekasih jendral ,sang jendral pun hanya bisa merajut alisnya dan berkata


baru sadar (kata sang jendral)

__ADS_1


hem (kata sang ratu),


lalu mereka semua melanjutkan perjalanannya


__ADS_2