
"hari hari sudah berlalu begitu cepat
kini hari yg ditunggu2 sang rakyat yg tertimpa musibah, yg dimana sang jendral terjun lansung bersama sang pujaan hati dan pengikutnya kereta2 ,kuda2 beriringan dialun kota menuju belai desa yg tertimpa musibah banjir itu ,dua kereta itu penuh berisikan papan pangan semua rombongan itu menjadi sorot mata rakyat terutama 2 pasangan romantis itu tapi yg jadi sorotan taq meng hiraukannya malah ia acuh taq acuh menanggapinya
para pembaca pasti bingung disini
seblnya:
setelah sang jendral pulang ia lansung ke gubuk ditengah 2 hutan setelah ia sampai disana ia melihat pemandangan yg begitu indah mempesonah bagai sedng menonton keluarga yg begitu harmonis membuat siapa yg melihatnya akan merasa iri ,ya sang jendral sedang menyaksikan sang pujaan hti sadang berlarian sambil tertawa lepas diikuti sang pelayan dan pengawalnya
ha ah ha,ayo kejar sini kalo bisa (kata sang ratu)
hos hos hos semua menarik napas lalu mereka semua berkata
kami menyerah kata mereka serempak
sang ratu pun duduk ditengah 2nya
sang ratu tidak menyadari orang yg sedng mendekati nya karna ia begitu asik dengn rancangnnya
sang pengawal dan pelayan tidak memberi tahu karna sang jendral tidak mau dikethui
dgn langkah pelan namun pasti sang jendral memeluk sang ratu dari belakang
__ADS_1
grep
hah kata sang ratu dgn raut wajh yg begitu syok namun imut sang tangn sang jendral taq bisa diam iapun mencubit pipi cumbi itu
berapa menit kemudian ia baru sadar semua rekannya sudah pergi semua tinggal mereka berdua bagai lukisan indah yg sedang di pajang
jendral bagai mana bisa(kata sang ratu )
hem ,jendral pun memandang sang pujaan hati dgn raut wajah sulit diartikan
sang ratu pun bertanya
ada apa dgn mu jendral?(ratu)
sang jendral pun menjelaskan masalh yg menimpa istana trutma masalh banjir itu
sang ratu yg menjadi pendengar cuma ia merespun dgn jari telun juk nya mengetuk dagu
sang jendral taq bisa menahn tawa meliht keseriusan sang pujaan hati yg berlebihn lucunya
tapi tidak dgn sang ratu setlh lama berpikir ia pun berteriak histris ia begitu gembira sambil meng hadap sang ratu berkata
saya mau ikut jalan2 tidak ada penolakn titik (kata sang ratu dgn raut wajah tegas namun imut )
__ADS_1
sang jendral pun menyetujuinya
ya kamu bisa ikut (kata sang jendral )
sang ratu begitu senang sampai2 ia ber larian berjingkrak seperti anak kecl yg mendapt tanghulu semua yg menyaksikan kelucuannya taq bisa menahn tawa sang jendralpun tersenyu melihtnya .
kembli pada cerita
dipertenghn jaln sang ratu tak bisa taq tertrik dgn buah rambutn ia pun mengeluarkn tulupnya lalu ia menulup ranting pohon rambutn yg jadi sasa rannya untung jarak nya begitu sedikit jauh tapi taq bisa tidak rekan sang jendral yg lain termasuk yg ikut dari istana taq terkejut termasu sang jendral dgn sigap memeluk sang pujaan ia kira ada orang yg memata2 inya sang jendral pun memerintahkan pengikutnya untuk memeriksa tapi tidak dgn pelayan dan pengawal yg sudah biasa dgn ulah sang ratu mereka hanya bisa geleng2 kepala tapi seblm pengawal itu maju tuq memeriksa ia dikejutkan dgn tingkah sang pujaan yg sudah
melompat turun dari kuda ia pun berlarian dengan sakali melompat kegirangan dgn bahagia ia berteriak histris
hore saya dapat ha ha ha saya dapat (kata sang ratu dgn heboh )
semua orang yg menyaksikan tingkah kekasih sang jendral yg terkenal kejam itu hanya bisa melongo dan yg sudah biasa meliht keebohannya hanya bisa menepuk jidatnya sang jendral tidak bisa menahn senyum ia pun melangkah mendekati sang kekasih yg sedang asik makan buah rambutan sambil memetiknya
setelah ia puas baru ia sadar dengan tingkahnya yg menjadi sorotan semua mata ia hanya bisa tersenyum kikuk ia pun bertanya
apakah sang pemilik tidak akan marah? (katanya)
semuanya hanya bisa menahn tawa dgn kelakuan sang kekasih jendral ,sang jendral pun hanya bisa merajut alisnya dan berkata
baru sadar (kata sang jendral)
__ADS_1
hem (kata sang ratu),
lalu mereka semua melanjutkan perjalanannya