
#di tempat sidang keadilan istana#
semua saksi mata sudah berkumpul
dan mentri2 pun ikut andil rajapun sudah duduk disinggah sananya
semua saksi mulai mengeluarkan pendapat masing2
dari semua saksi ygmelihat
sang jendral tidak terlalu pokus dgn pelatihnnya hingga ia taq bisa mengelaq dari serangan seolah 2 sang jendral sedang merasakan kasmaran
semuanya pendapat itu diterima dan menarik kesimpulan
bahwa sang jendral yg bersalah karena taq pokus dgn pelatihn hingga ia menerima resikonya
sang prajurit yg melukai sang jendral dikatakan tidak bersalah
semuanyapun menghelenafas lega
hah(kata mereka)
tapi di pikiran masing2 siapakah ygmembuat sang kutub es bisa meleleh
sang raja hanya bisa geleng2 kepala dgn kecerobohn sahabatnya ia begitu penasaran siapakah yg membuat sahabatnya berpaling dari pekerjaan yg ia gilakan selama ini
__ADS_1
mungkin di istana sedang sibuk dgn pemikiran masing2
sekip
suasana hari terganti dgn malam lentra2 verjejar rapi diistana maupun rumah2 penduduk
tapi tidak ditempat lain
ditengah2 hutan yg dikelilingi bukit2 terlihatlah lampu2 berpendar menerangi kediaman itu air sungai mengalir bagai musik dimalam hari dipinggir2 sungaitu ada sebuah jaln yg dihiasi berbagai bunga dan pohon2 yg sedang memamerkan buahnya walapun dimalm hari buahnya terliht karna pernak2 pernik menerangi setiap pingir sungaitu sampai menaiki anak tangga yg begitu elok dan menemui jalan setapak yg di sinari kerlap kerlip lampu yg menghiasinya
kata yg tepat sangat2 indah sederhnanamun elegan
tapi tidak berhnti disitu setlah masuk pekarang kediaman itu kita dihindangkan dgn pemandangn yg menabjubkan sebuah taman mini terdapat kolam ikan dgn air yg mancur dan gazibo empuk yg berjejaran dgn lengkap mejanya ayunan tergantung diranting pohon yg kokoh dan di sebelahnya tedapat pohon lagi yg diatasnya di bangun rumah kecil namun menabjukan dgn anak tangga ia bisa sampai disana sungguh kediaman ygmemukau
disinilah sang ratu sedang menyiapkan dirinya untuk perjalanannya
sang ratubegitu husuk dan taq menyadari perubahanya ia bagaikan dewi penguasa yg sedang bemeditasi
ditempat sang jendral
dirumah medis itu kini begitu tenang nan sunyi tampa sepengetahuan siapapun jari itu mulai bergerak mata yg terpejm itu mukai terbuka
sambil menghele nafas iapun berusaha bangun tapi taq bisa karna kekurangan darah
sang pengawal bayangan perbadinya pun bergegas mendekatinya lalu ia menyodorkan segelas air
__ADS_1
sang jendral pun menerimanya
hem ,apa yg terjadi selama aku taq sadarkan diri(kata sang jendra)
sang pengawalpun menjelaskannya dari awal sampai akhir
blabla bla bla(kata sang pengawal)
oh (kata sang jendral)
di tempat sang raja
sang raja begitu pusing dgn tingkah laku ratunya yg kekanak2
ia baru sadar karna telah keterlaluan memanjakaannya
iabegitu buta dgn cinta hingga iataq bisa membedakan mana permata dan batu biasa
ia begitu perustasi dgn apa ygmenimpanyahinnga ia menerima putri dari kerajaan tetanga untuk di jadikan selir dan berbagai putri bangsawan
sang ratu begitu sakit menerima kenyataan ia baru sadar dgn keegoisannya ia berandai2
seandainya dulu aku tidak mengasut sang raja mungkin sampai sekarang sang ratu masih ada di istana ini dan aku akan tetap menjadi selir kesayangan sang raja
hah tapi itu semuanya telah berlalu dgn keegoisanku
__ADS_1
mungkin ini karmaku(kata sang ratu dgn penuh pespnyesaln)