
semua penghuni kediam itu taqberpaling walau berkedipan mata mereka begitu takjub dan bangga bersamaaan karana mereka bisa menyaksikan kesempurnaan yg mungkin sengaja dipahat dgn begitu elok bagai lukisan
di tempat lain
di dlm bangunan yg begitu megah kini acaranya sudah selesai terganti dgn jamuan makan malam semuanya terasacanggung tapi itu tidak begitu terjadi kecanggungan itu berubah tatkala mendengar suara alunan seruling yg begitu indah menyayat hati barang siapa yg mendengarnya merasa sesak dan juga marah bersamaan
semuanya pun ikut keluar
sambil bertanya2 dlm hati siapakah gerangan yg bisa memainkan alat musik yg begitu mampu menyihir semua mahluk dan menyatu dgn alam?
sang raja pun memrintah kan penjaga rahasianya untuk menycari sumber suara itu
pengawal (kata sang raja)
hormat yg mulia(kata pengawal)
hormat mu zen terima(kata sang raja)
zen ingin kamu periksa siapakah gerangan yg mampu memain kan alat musik yg begitu menyihir
baik yg mulia saya undur diri
tampa seorang yg menyadari sang jendral pun pergi untuk menyembunyikan sang pujaan hati
sampai disana tampa aba2 ia lansung terbang sambil membawa sang pujaan hati ketempat persembunyiannya
sang ratu begitu terkajut dengan erat ia memegang seruling nya ia pun dengan riflek ia mengalung kan kedua tangannya
__ADS_1
semua penghuni kediaman itu yg sedang asik menonton dikejutkan dgn kedatangn seorang yg begitu pamilir di pandangan dan mereka begitu kecewa karna tontonannya dimbil secara tiba2
semuanya hanya bisa bertanya2 dlm hati
apa hubungan sang jendral dgn dewi itu
kalau dikatakan itu.kakasihnya
itu tidak mungkin
karena mereka semua menyaksikan
bahwa sang jendral sangat mencintai sang ratu
apakah sang ratu ada kaitannya dgn sang dewi
barulah pengawal yg ditugas kan itutiba
tapi itu sudah terlambat
ia hanya menyaksikan semua penghuni kediaman itu sedang sibuk dgn pikiran masing2
ia pun bergegas pergi dari sana untuk melapor
skip
sampai di depan raja iapun membri hormat
__ADS_1
hormat yg mulia(kata sang pengawal.dengat gugup)
hormatmu zen terima(kata sang raja)
beribu2 ampun yg mulia suara itu memang terdengar di kediaman sang jendral tapi saya terlambat tiba disana mungkin ada orang yg telah mendahului saya cuma saya hanya menyaksikan semua penghuni kediaman itu sedang berkumpul sambil terbui dgn pikiran mansing masing mungkin mereka semua sedang menyaksikan tontonan tapi tidak berlansung lama dan tontonanya tiba2 diberhentikan
hem siapa gerangan yg bisa memainkn alat musik di kediaman jendral (kata sang raja)
hem aku sudah tau tapi aku masih ragu ya sudah lah mungkin jendral blm bisa berterus terang (kata sang raja)
kalau begitu saya pamit undur diri (kata sang pengawal)
baiklahkata sang raja
semuanya masih berpikir siapakah gerangan yg bisa membuat seluruh kerajaan penasaran
ditempat lain
setlh sang jendral membawa pujaan hatinya pergi dari kediamanya ketempat persembinyianya ia taq bisa berpaling walapun sedikit dari wajah teduh nantenang itu
ya sang ratu tertidur ditengah perjalanan dlm gendongan nyaman sang jendral ia mencari posi nyaman di dlm rekuhn sang jendral bagai anak kucing yg lucu binata2 kecil itu terus berputar mengelilingi kedua insan itu sampai ia menerobos masuk dikediaman sang ratu.
penampilan sang ratu taq ada ygberubah semuanya masih melekat begitupun mahkotanya walau terombang ambing tapi mahkota itu bagai terikat jiwadengn pemiliknya serulinnya berubah menjadi lonceng kecil yg menghiasi aksesoris yg dipakai sang ratu dipergelang tanganya
sang jendral begitu takjub
melihatnya
__ADS_1