
di aula yg begitu luas megah kini terisi
para menteri berjejar rapi menunggu sang junjungan
kasim:yg mulia raja sudah tiba
hormat kami yg mulia (kata mereka serempak)
raja:hem..
raja: mari kita mulia
mereka satu persatu, mengeluarkan ide2 ,dan pendapat ,untuk memecahkan masalah.
setelah sang kasim ,mengumumkan akar permasalahanya.
terjadilah percekcokan pendapat ,membut sang raja semakin pusing, dan prustasi.
dan tertutuplah rapat yg mereka adakan, tampa jalan keluar untuk menyelesaikannya.
kini sang raja keluar, dgn raut wajah yg sangat kesal , marah terhadap mentri2 dan dirinya sendiri.
di sinilah tampat sang raja ,butuh sandaran, untuk mengeluarkan, kelukesahnya.
dan masukan yg sesuai ,dgn suasana hatinya.
ketiksang raja merasa prustasi , tidak dgn sang tabib ,malah ia sedang bersenang2 bergulat, diranjang dgn kekasihnya.
ayah sang tabib ,tidak bisa tak kecewa ,dgn kelakuan ,sang anak.
ketika ia di beri kabar ,tentang sang menantu kesayangannya pergi, ia begitu syok ,dan bertanya .
__ADS_1
?????
apa yg terjadi pdahal, ketika ia baru saja berpamit, dgn senyum manis sang mantu kesayangan.
tapi ketika beliu mendengar permasalahan, yg di buat oleh anak nya sendiri, ia begitu marah, kesal ,dgn kelakuan sang anak, yg tidak bisa melihat ,sebuah kebenaran.
ia pun bergegas, membereskan semua keperluannya, untuk menyusul sang mantu kesayanga, yg sudah ia anggap putri bungsunya.
walau ia berpapasan, dgn pasangan laknut itu, di gerbang depan rumah mereka.
dengan hanya menatap, sang anak dgn sorot mata tajam, mengimidasi ,acuh tak acuh.
seolah isyarat ,acaman yg besar.
jangan pernah menyesal ,dgn apa yg kau putuskan, (kata sang tabib ,dgn acuh tak acuh, ia berlalu pergi ,tampa menoleh sedikit pun).
walau hatinya berkata lain, tapi ia tak boleh lemah ,dlm hal mendidik anak satu2 .
huh
ketika ia berlarut dgn pikirannya
sang bulu ket ket tiba2 menyadarkanya
blu ket2:sayang...hem ...sayang jang berlarut mungkin ayah mertua, sedang marah,nanti kalau marahnya sudah reda ,pasti ia pulang kembali.
tabib pun menoleh ,terpampang lah wajah polos, bukan tampak bedak ya, disini malah bedaknya tebal, mungkin hanya dikerok ,pakek cangkul, atau apa itu, baru akan hilang semua.
he he
maksut ku disini ,polos itu yg di buat2 ,agar tidak dicurigai ,atau untuk menutup sipat aslinya.
__ADS_1
setelah sekian lama ,memandang sang kekasih, ia pun tertawa.
ha ha ha kamu sangat ,menggemaskan sayang,
(kata sang tabib)
keduanya saling menatap, dan tersenyum, dgn tangan sang tabib, yg merengkuh erat ,sang kekasih.
mereka pun berlalu ke kamar mewah itu, dan terjadilah hal yg di laknut.
hari hari yg di lalui ,menempuh perjalann panjang, sebenarnya melelah kan ,tapi tak surut semerbak senyum .
ketika tergulir ingatan2 ,yg kembali berputar bagai kaset di pikirannya.
rintangan demi rintangan, yg ia lalui .
disinilah tempat kata yg pantas
gunung kudaki, lautan pun, ku sebrangi.
hup aku harus bermalam disini ,tapi tak papa, aku harus membangun ,pondok dulu, untuk ku tepati, dan pergi berburu, untuk persediaan ku.
(kata sang jendral)
●maaf ya gayes saya lupa nama pemerannya●
●jang cemberut ya nanti cantik dan gantengnya ilang loh gayes●
kira2 ini lah hutan, tempat sang jendral, membangun pondok ,serem ya gayes? kalau tak serem, bukan hutan namanya, tapi taman.
__ADS_1
hi hi hi