
seblm sang raja menutup matanya, pandangan mereka ,terkunci, untung disini, wajah ayu ,sang ratu ,tertutup cadarnya, yg selalu melekat ,di wajahnya.
deg
deg
jantung sang raja ,tiba2 terpompa kuat ,ketika mencoba ,menyelami mata jernih itu ,yg tergenang bagai air yg tenang ,tapi !!!ketika di coba ,untuk menyelami, bagai tak berdasar.
matanya pun berangsur2 tertutup rapat, sang ratupun ,menyuruh anak buahnya, untuk membaring kan sang pasen, pd tempatnya .
ia pun ,mulai memasang kan ,alat2 untuk mencegah ,apa yg akan terjadi.
dari memasang oksigen ,untuk alat bantu pernafasan dll.
ia pun pergi ,ke ruangan penelitiannya, setelah selesai memeriksa ,racun apa yg menjadi penyebabnya.
*hari hari pun berlalu, tak terasa setahun lamanya, kejadian itu .*
di ruang yg cukup mewah ,terdengar suara jeritan ,yg memekak telingan.
rintihan demi rintahan ,pun terdengar memilukan .
dengan berbagai upaya, yg di lakukan oleh sang tabib ,untuk menangani sang pasen.
tapi apa boleh buat ,kalau bertemu dengan pasen, yg termasuk alae dan manja ,pasti jika di rundung dgn sakit nya ,akan mudah menyerah .
aaaaaa!!!!!@@kh
dgn bercucuran keringat dingin, yg membasahi seluruh tubuh ,dan bibir yg terhias bagai air tawar, tak ada lagi kata elok untuk nya .
sang tabib pun, keluar
sang tabib muda pun, yg sedang mondar mandir ,di sana bagai setrika pun, berhenti tat kala sang tabib ,yg menangani sang istri tercinta nya kelur ,dan mengakat tangan, tanda menyerah ,lalu pergi ,dgn kata :
__ADS_1
"maaaf ,saya menyerah,"ucap sang tabib. (sambil mengangkat ,kedua tangannya).
sang tabib pun kalang kabut ,dgn khawatiran yg mendalam,"
sang ratu yg ketika itu lewat ,tak sengaja mendengar, ia pun merubah penampilannya, dgn penampilan gadis muda, yg baru berumur 12 tahun, dengan cadar yg selalu melekat di wajah ayunya .
ketika sang tabib kalang kabut, dan kedua mertuanya, yg sedang mengancam .
tiba2 di kejutkan, dgn kedatang gadis muda, yg tertutup kain di wajahnya ,dgn kata2 gadis itu.
tarulah ini ya gayes
"saya bisa membantu nya! " seru! sang ratu.
sambil ,melangkah masuk.
sang tabib yg mendengar seruan itu ia tiba2 tertawa lefas
"apa!!! aku salah dengar ?" kata sang suami.
"jangan bercanda nona? ini buka tempat utuk bermain2," kata sang suami .
"huh sudah buruk !!!sok soan lagi, ingin menolong , " katanya lagi.
"ha ...ha .. ha... ,oh menantuku, sungguh sungguh tajam, kata 2mu itu, " kata sang mertua menimpali .
"uh aku takut ,menantuku yg tampan, ruawan ini ,tergoda dgn mu! " kata sang mertuanya.
"tapi !!aku tau menantuku ,tak mungkin tergoda, dgn wajah ****** mu yg buruk itu" katanya lagi .
"sudah wajahnya yg rusak ,sok sok an, berlagak mau menolong, kalau udah ******, yg ******!!!jangan sok sokan cari perhatian," kata sang ibu mertuanya, menimpali .
__ADS_1
sang gadis ,yg melihat derama ,mereka ,hanya cuek ,dgn halu. ....tak acuhnya.
setelah mereka ,selesai memakinya.
dgn wajah tenang ,dan sorot mata ,yg teduh, iapun berkata:
"sudah selesai, derama keluarga anda? "tanya sang gadis.
"kalau sudah selesai saya akan masuk' memeriksanya,"ucap nya lagi.
sang gadis pun masuk, tampa permisi.
mereka yg mendengar ,perkataan gadis itu, merasa geram sendiri.
merekapun menghalangi, sang gadis ,dan ibu mertuanya ,sang tabib pun maju.
plaaaaak!!!
plaaaaaak!!!
suara tamparan, bergema di ruangan itu'
"sungguh ,kamu ****** ,tak tau diri!!!!!, " ucap ibu mertua dgn gram.
plaaaaaak!!!
plaaaaaak!!!!
suara tamparan pun bergema ,lebih keras ,lagi di ruangan itu, sampai sang gadis terjatuh.
bug
dengan darah, yg bercucuran dikeningnya, dan di sudut bibirnya.
__ADS_1
"seret !!!****** ini, cepat!!!!!!! " kata sang tabib menimpali.