
#pesta penyambutan#
hem ,berikan aku waktu tuk berpikir,aku tidak menolak, namun aku, masih berpikir ,bagaimana caranya menuju kesuksesan itu ?karena perjalanan ku masih panjang ,
apakah kamu bisa memberikan aku waktu dan mau menanti ku lagi ?mungkin ,ini terdengar egois, tapi ini satu2 jalan, munuju puncak dlm menggapai sebuah misi.
hah lin'er ,aku tidak akan memaksamu, untuk menjawabnya sekarang ,maaf karena aku egois, mengungkapnya sekarang ,tapi !aku tak bisa memendamnya ,begitu lama ,dan aku ,tidak mau menyesali ,dikemudian hari, karena kebodohan ku ,maaf ,aku akan selalu, sedia menunggumu ,kapan pun, dan aku selalu sedia melindungimu ,walapun nyawa ku, jadi taruhannya(kata sang jendral sambil memegang kedua tangan sang pujaan lalu memandangnya degn penuh kasih sayang).
setelah sang ratu ,mendengar kata2 itu ,keluar dari mulut sang jendral ,ia begitu terharu ,dan diapun riflek memeluk sang jendral.
grep
hah, sang jendral begitu terkejut ,tapi tak lama, ia pun membalasnya, sambil membelai surai hitam berkilau bagai gemerlapnya malam milik sang pujaan.
skip
hari yg bigitu cerah ,kini berganti dgn malam ,
tibalah ,waktu pesta itu digelar,
lentra2 pun mulai menghiasi jalan setapak istana ,para tamu undangan ,mulai berdatangan, menghadiri pesta itu ,sang penari yg menyambut mulai meliuk2 di panggung, semua bakat, mulai di pamerkan ,tamu kerajaan2 tetangga mulai berdatangan, semu bisik2 mulai terdengar, dari pujian sampai ejekan .
__ADS_1
dan barulah, sang jadi pemeran utama pesta itu, mulai menampakkan dirinya,
suara sang kasim, terdengar mengalun, memenuhi indra pendengara, semua mata, beralih memandang, kepintu masuk keluarga istana,
yg mulia raja,ratu,kaisar tua dan ratunya sudah tiba
dengan gagah, sang raja ,dan rombongannya, berjaln menuju ,singgah sana masing2.
sang jendral ,dan pengikutnya sudah tiba
dgn penuh wibawa, dengn sorat mata dingin, sang jendral pun, lalu memberi salam.
salam mu kami terima
salam yg mulia dari kerajan2
salam mu kami terima
lalu sang jendral pun, duduk ditempatnya ,acarapun, dimulai dengan meriah, semua putri putr,i berusaha menarik perhatian, pangeran2, maupun jendral dan raja .
mungkin di istanabegitu berisik
__ADS_1
tapi tidak di kediaman sang jendral
dikediamannya sunyi ,namun menenangkan ,di depan, salah satu ,kediaman itu, yg mungkin, sudah di siapkan berjauh2 hari, kini ters,i sang ratu taq bisa tertidur ,hingga, ia keluar mencari angin, di depan teras ia duduk termenung, iapun mulai mengeluarkan ,seruling nya, dengan penuh, peng hayatan, iapun mulai, memainkan ,alunan2 molodi itu mulai terdengar sahdu, dengn langkah ringan, ia mengiringi ,dgn sebuah tarian ,binatang2 kecil itu mulai mengiringi , setiap tindakan, sang dewinya, semilir angin pun ikut menyatu ,deng alunan itu .
seorang yg sedang mengungkapkan kelu kesahnya, kesedihnnya dan kemarahnya tergambar di suara dimelodi itu.
bunyinya ,alunannya ,turun naik ,bagai anak tangga ,semua orang ikut sedih ,marah, bersamaan, terbui dgn alunan seruling itu .
semua pengawal ,pelayan ,kedua orang tua jendral pun ,keluar menuju suara itu, langkah mereka terhenti ,taqbegitu jauh,
mereka semua, bagai sedang ,melihat sang dewi seruling, yg dikelilingi pengikutnya .
wajah yg sangat cantik ,bagai mutiara, yg terpendam di lava ,alis yg indah,mata yg tertutup, dihiasi dgn bulu mata panjang, nan lentik ,bibir ranum tipis, semerah ceri alami, dagu yg pas2 ,hidung keci mancung pas2, tubuh yg elok ,dilapisi kain sutra yg halus, dibagia2 tertentu dirancang sedenikian rupa ,yg dihiasi permata ,keristal ,dan utiara, begitupu, selendangnya ,semuanya serba putih bersih, melambangkan kesucian.
rambut hitam, berkilau bagai gemerlapnya malam ,tergere indah menyapu ,yg di atasnya, terdapat mah kota, berbentuk bunga, ygmenghiasinya, yg terbuat ,dari zamrud dan keristal .
dgn kaki jenjang ,yg mulus nan ramping dihiasihengles .
dengan jaritangan, yg ramping ,begitu lihai, memainkan seruling, yg terbuat, dari bahn yg sangat langka ,dgn gangga ,gantunganya ,dari giok dan permata.
bayangkan sudah
__ADS_1