
seblm sang pengawal itu maju sang raja sudah memberi kode hingga mereka menonton saja
sang ratu merasa ada yg menatapnya ia pun mendongakkan kepalanya hingga sorot matanya saling menabrak
sang ratu begitu terkejut apa yg ia lihat wajah tampan tampa celah alis tebal bagai pedang hidung mancung sorot mata yg dingin dan datar
dan di kepalanya dihiasi mahkota
blm ditanya saja semua orang sudah tau kalau itu adalah raja
hah mampus gue sambil berpikir sang ratu mengetuk2 jarinya
sang raja yg melihat tingkah konyol wanita yg ada di depannya ia hanya memandangnya dgn sorot mata tajam mengimidasi
sang ratu yg sudah menemui ide berliannya tersenyum puas dengan wajah polos ia berkata
maaf tuan saya terburu2 karena perut saya sekali sekali lagi maaf tuan
sang ratu pun melangkah mundur lalu mengambil langkah seribu bayangan menghindar dari masalah
sang raja yg melihatnya kabur hanya bisa mengusap wajah kasar ia merasa kesal dgn rayatnya sendri masa ia tak dikenal dgn penduduk di bawah kekuasaannya
sang pengawal mendekati jujunganya lalu bertanya
maaf yg mulia bagaimana kalau kita mengejar lalu menyeretnya kehadapan yg mulia
karena wanita itu begitu berani kabur dan tak menghormati yg mulia?
hah sudalah biarlah kejadiaan ini berlalu mari kita lanjut perjalanan!
sang pengawal terbengong mendengar perkataan junjunganya itu
ini pertama kali sang junjungan mengampuni orang yg tak menghormatinya dan itu juga seorang wanita
aneh itulah kata yg tepat untuk junjunganya
hem sang raja pun berdhm (untuk mengembalikan kesadaran bawahnnya)
__ADS_1
hah ,maaf(kata sang pengawal)
hem ,sudalah ayo kita melanjutkan perjalanannya!
mari
sang raja pun kembali melanjutkan perjalannya dgn diiringi bawahannya
ditempat sang ratu
huh akhirnya aku bisa terbebas dari terkaman serigala ganas itu
semoga tak bertemu lagi
huh mana jeje gege ku ya hah itu dia
ehem ehem,hai ....tampan boleh kenalan enggak (kata sang ratu dgn mata genitnya)
sang tabib yg di tanya atau selebihnya di goda
hanya bisa melihatnya dgn raut wajah tak suka
ia tak mampu lagi menahn tawa
ha haha ha
sang tabib jeje gegenya hanya bisa menatap perempuan yg ketawa di depanya dgn wajah aneh
tawa sang ratu semakin menggelegar
sampai berguling2 di tanah bagai bayi
semuanya menatap sang ratu dan berkata
wanita aneh
sudah gila mungkin
__ADS_1
kehabisan obat mungkin
setelah pertanyaan2 di lontarkan
sang ratu pun mengambil napas lalu ia mengubah wajahnya ke wajah aslinya yg semula keadaan acak2 bagai orang gila kini tampil rapi bagai dewi dgn singgah sana yg ia pinjam dikerajaan sebelah
mungkin sang raja sekarang lagi mender mencari singgah sananya
semuanya memandang r
sang ratu begitu terkejut
hah dgn senyum mereka mendekati sang ratu lalu menarik telinga sang ratu/adek nya itu
kamu sangat nakal ya
sang tabib yg melihat tempat duduk sang ratu bertanya2
loh kok seperti singgah sana ?
sang tabib pun bertanya
singgah sana siapa yg kamu pakai lin'er?
sambil mengusap telinganya dan menggaruk tengkuknya yg tak gatal sang ratu berkata
sang ratu:hehe saya pinjem singgah sana kerajaan sebelah (kata sang ratu dgn tampang polosnya)
hah kata mereka
kamu beneran mencuri singgah sana sang raja sebelah ?(kata mereka serempak)
iya hah aku tak mencurinya tapi meminjemnya sebentar!(kata sang ratu)
tapi kamu mengambilnya tampa sepengetahuan kan ?(kata tabib tampan)
iya (kata sang ratu)
__ADS_1
berarti sama saja kamu mencuri!
bukan tapi