
hari demi hari berlalu ,setelah kejadian itu, sang raja, tidak mengungkitnya lagi ,semua raja2, pangeran ,maupun kaisaran ,dan putri2, semuanya kembali, keesokan harinya.
dan istana ,mulai kembali, keadaan semula,
sang raja, setelah kejadian waktu lalu, yg dimana, dgn kegiosan sang ratunya, ia taq jadi, seorang ayah ,kasih sayang, yg semula, begitu luas samudra, kini mengikis ,sedikit demi sedikit ,dia taq pernah lagi ,menemui sang ratu kesayangannya ,sampai suatu hari ,mentri2, bersepakat ,menemui sang raja ,tuk mengadakan, pengangkatan seorang selir.
ketika berita itu terdengar ,sang ratu bagai cacing kepasan, iapun mengamuk, dikediamannya, hingga sang raja ,turun tangan menenangkanya.
ia sangat senang ,melihat sang pujaan hati, datng menemunya ,iapun meng hmburkan memeluknya, tapi setelah ia tenang, sang raja, angkat bicara,
kalau ia harus, menerima pengangkatan selir lagi.
aku! akan menerima usulan itu ,mungkin ini, caranya aku bisa mendapatkan ahli waris ,maka dari itu ,kamu harus menerima kenyataan, karena kamu, taq bisa membrikan, aku keturunan,(kata sang raja dgn begitu menusuk ).
sang ratu, bagai terhantam batu besar, didadanya ,hingga ia taq sadarkan diri ,sang raja pun, membawanya, di atas peraduan, sambil menghele napas, ia pun menyuruh, sang pelayan, untuk memanggil sang tabib, iapun keluar, dari sana ,ketempat ruang kerjanya.
mungkin sang raja, sedg menyesali, perbuatannya di masa lalu.
tapi tidak, dgn seorang di tmpat lain.
sang ratu, menjalani hari2nya ,dgn penuh semat, dari meneliti ,sebuah penemuan2 baru, dari menciptakan ,lampu hingga cermin dll, sebagainya ,semua penghuni kediaman itu, sangat antusias ,dgn kejeniusan sang jujungan mereka, mengenai penemuan ygbegitu memukau.
__ADS_1
kediaman itu ,yg dulu di sinari dgn lentera ,tapi tidak dgn sekarang ,semua lampu2 menerangi, kediaman itu ,kerlap kerlip menghiasi jalan setapak ,sampah2 yg mula berserakan, kini menjadi hiasan, yg memukau ,semuanya diolah, sedemikian rupa.
sang ratu ,begitu tergila2 ,dgn penemuannya, penelitiannya kini tidak sia2 ,dan membuah kan hasil, yg begitu memuaskan .
iapun, mulai merunding ,dengn bawahnya ,
untuk pergi kepantai
karna ia akan mulai membuka jalan kesana tapi seblm itu ia akan meminta izin dulu kepada penguasanya yg menguasai daerah itu maka dari itu ia akan mulai berangkat besok malam tampa sepengetahuan semua orang
sang ratu begitu sibuk dgn ide2nya
sang jendral yg sedang melatih prajuritnya taq bisa pokus hingga ia terkena serangan dari salah satu perajuritnya iapun terluka begitu lebar dilengannya semua yg menyaksikan itu lansung membawa sang jendral ketempat pengobatan tapi sang jendral menolaknya hingga iapun terbuai lemas taq sadarkan diri semuanya terutama perajurit yg taq sengaja melukainya begitu pucat dan gemetar tapi taq ada seorang pun yg menyalahkannya
hingga berita itu tersebar di dlm istana hingga ditelinga raja kita sang raja menerima laporan itu ia berlalu bergegas ke ruangan medis
semuanya menunduk hormat
hormat kami yg mulia(kata mereka serempaq)
hormat kalian zen terima(kata sang raja)
__ADS_1
lalu berjalan mendekat sang tabib yg sedang sibuk nenangani sang jendral
sang tabibpun akan menunduk hormat namun ditahn sang raja
raja pun berkata
bagaimana keadaanya apakah lukanya terlalu parah (kata sang raja)
sang tabib hanya menghele napas
hah ,mungkin ini terlalu dlm dan lebar tapi aku akan usahakan agar cepat sembuh seperti semula mungkin membutuhkan waktu yg cukup lama untuk memulihkannya(kata sang tabib)
sambil menghele napas sang raja berkata
hah,berapa lama lagi sang jendral akan sadar?
mungkin sebentar lagi(kata tabib)
sang rajapun kembali kesisi prajurit yg sudah dilatih sangjendral hingga keadaannya begitu
semua saksi yg melihatnya pun ikut andil menyelesekan masalah itu
__ADS_1