
s
gambar sang ratu linsia lili
ketika berubah menjadi dewi seruling
bayangkan sudah ya ada seruling dan bunga2 yg ada dimahkotanya hehe
ini gambar sang jendral hotian
ketika ,tidak memakai baju kebesarannya,
ma'lum ya semoga pd suka
tapi ganteng jugaq ya bikin baper
ini lah dulu gambarnya kita lanjutkan pd cerita mungkin disini ada komplik sedikit taq banyak koq
kedatangan sang tabib
sang tabib begitu syok melihat pemandangan di dpn mata
ia bertanya2 di dlm hatinya
apakah, matahari sudah terbit diarah barat?
sang pembuat onar ,masih blm menyadari, keadaan disekelilingnya ,keduanya masih, melepas rasa rindu ,yg membunycah di kalbu, suasana ,di tempat itu ,menjadi hening ,hingga! benda paling kecil saja terjatu, akan terdengar nyaring.
suasana hening itu terjadi begitu lama hingga keduanya tersadar karna tingkah lakunya
sang jendral pun berdhm dgn keras untuk membalikan keadaan
__ADS_1
ehem.....
namun, masih blm ada ,yg angkat bicara ,hingga sang ratu bertanya pd prajurit yg telah ia rawat.
untuk mencairkan kecanggungan itu
sambil menghele nafas ia bertanya
hah,
apakah! kalian semua sudah merasa tubuh kalian membaik?
ya,terimakasih ,sudah mau, membantu mengobati kami, yg rendah ini .
tidak papa itu sudah kewajiban ku saling membantu
di dunia ini taq ada yg berbeda kita sama2 mahluk yg penuh kekurangan dan kelebihn
maka dari itu jika disini ada yg merasa kurang jang berkecil hati
maka kita harus bersatu saling melengkapi
satu sama lain apakah kalian semua pahm derajat kita sama di mata thn tapi yg membedakan bagaimana menghadapi hidup ini
dan disini kita sama taq ada pangkat yg membedakan mari kita berjuang untuk memukul mundur sang musuh
baik,kami semua sudah siap
baiklah
apakah kalian sudah siap saling melengkapi dan saling melindungi
(kata sang suara lantang tegas dgn sorot mata tajam kobaran api semangat terliht jelas di sorot mata itu)
kami sudah siap
__ADS_1
dengarkan intruksiku semuanya ambil tempat masing masing jangan lengah tetap saling lindungi aku taq ingin melihat ada kematian
siap laksanakn
sang jendral pun menuruti intruksi sangpujaan hati
sebenarnya ia mersa berat melihat sang pujaan hati ikut andil dlm pertmpuran tapi bleh buat dgn pujaan hati yg keras kepala
akhirnya pertmpuranpun taq terelakan sang jendral yg berada di garis terdpn pun mulai bangku hantam dentian pedang pun berbunyi nyaring terikan rinthn semuanya bersatu tapi seblm musuh melangkah menerobos mendekati benteng mereka semua terjbak dlm lubang sayatan panah pun menghujani musuh yg berada dlm perangkap kematian pun taq terelakn
ketika pihak lawan mulai melemah sang ratupun berteriak memberi perintah
kalian semua sudah siap ayo kita akhiri pertempuran ini
sungguh aku sudah lapar
(ia berkata dgn lantang sambil mengeluh karna lapar)
semua yg meliht tingkah laku sang pemimpin yg begitu menggemaskan mereka semua hanya geleng2 kepala
dimanakah sang ratu yg dingin kejam itu
apakah ia merasa pertempuran ini hanya sebuah permainan yg biasa ia santap setiap hari sungguh aneh
(kata mereka)
sang ratu yg sudah merasa lapar akhirnya maju dgn membawa sebuah tulup deng lihai ia menulup sang musuh dan diselangi dgn memainkan tarian pedang nya taq terasa semua musuh akhirnya musnah
dgn wajah gembira semuanya bersorak
hidup sang jendral dan calon permainsurinya
taq mungkin kan ianyebut sang ratu
akhirnya bisa pulang juga nih
__ADS_1