#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#

#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#
opisode18


__ADS_3

s



gambar sang ratu linsia lili


ketika berubah menjadi dewi seruling


bayangkan sudah ya ada seruling dan bunga2 yg ada dimahkotanya hehe



ini gambar sang jendral hotian


ketika ,tidak memakai baju kebesarannya,


ma'lum ya semoga pd suka


tapi ganteng jugaq ya bikin baper


ini lah dulu gambarnya kita lanjutkan pd cerita mungkin disini ada komplik sedikit taq banyak koq


kedatangan sang tabib


sang tabib begitu syok melihat pemandangan di dpn mata


ia bertanya2 di dlm hatinya


apakah, matahari sudah terbit diarah barat?


sang pembuat onar ,masih blm menyadari, keadaan disekelilingnya ,keduanya masih, melepas rasa rindu ,yg membunycah di kalbu, suasana ,di tempat itu ,menjadi hening ,hingga! benda paling kecil saja terjatu, akan terdengar nyaring.


suasana hening itu terjadi begitu lama hingga keduanya tersadar karna tingkah lakunya


sang jendral pun berdhm dgn keras untuk membalikan keadaan

__ADS_1


ehem.....


namun, masih blm ada ,yg angkat bicara ,hingga sang ratu bertanya pd prajurit yg telah ia rawat.


untuk mencairkan kecanggungan itu


sambil menghele nafas ia bertanya


hah,


apakah! kalian semua sudah merasa tubuh kalian membaik?


ya,terimakasih ,sudah mau, membantu mengobati kami, yg rendah ini .


tidak papa itu sudah kewajiban ku saling membantu


di dunia ini taq ada yg berbeda kita sama2 mahluk yg penuh kekurangan dan kelebihn


maka dari itu jika disini ada yg merasa kurang jang berkecil hati


maka kita harus bersatu saling melengkapi


satu sama lain apakah kalian semua pahm derajat kita sama di mata thn tapi yg membedakan bagaimana menghadapi hidup ini


dan disini kita sama taq ada pangkat yg membedakan mari kita berjuang untuk memukul mundur sang musuh


baik,kami semua sudah siap


baiklah


apakah kalian sudah siap saling melengkapi dan saling melindungi


(kata sang suara lantang tegas dgn sorot mata tajam kobaran api semangat terliht jelas di sorot mata itu)


kami sudah siap

__ADS_1


dengarkan intruksiku semuanya ambil tempat masing masing jangan lengah tetap saling lindungi aku taq ingin melihat ada kematian


siap laksanakn


sang jendral pun menuruti intruksi sangpujaan hati


sebenarnya ia mersa berat melihat sang pujaan hati ikut andil dlm pertmpuran tapi bleh buat dgn pujaan hati yg keras kepala


akhirnya pertmpuranpun taq terelakan sang jendral yg berada di garis terdpn pun mulai bangku hantam dentian pedang pun berbunyi nyaring terikan rinthn semuanya bersatu tapi seblm musuh melangkah menerobos mendekati benteng mereka semua terjbak dlm lubang sayatan panah pun menghujani musuh yg berada dlm perangkap kematian pun taq terelakn


ketika pihak lawan mulai melemah sang ratupun berteriak memberi perintah


kalian semua sudah siap ayo kita akhiri pertempuran ini


sungguh aku sudah lapar


(ia berkata dgn lantang sambil mengeluh karna lapar)


semua yg meliht tingkah laku sang pemimpin yg begitu menggemaskan mereka semua hanya geleng2 kepala


dimanakah sang ratu yg dingin kejam itu


apakah ia merasa pertempuran ini hanya sebuah permainan yg biasa ia santap setiap hari sungguh aneh


(kata mereka)


sang ratu yg sudah merasa lapar akhirnya maju dgn membawa sebuah tulup deng lihai ia menulup sang musuh dan diselangi dgn memainkan tarian pedang nya taq terasa semua musuh akhirnya musnah


dgn wajah gembira semuanya bersorak


hidup sang jendral dan calon permainsurinya


taq mungkin kan ianyebut sang ratu


akhirnya bisa pulang juga nih

__ADS_1


__ADS_2