
hormat hamba yg mulia (kata sang pengawal)
raja sunyi:hem(tanda ia terima)
pengawal:semua keperluan yg mulia sudah siap
raja sunyi:hem ,ayo
pengawal:hamba undur diri yg mulia
sang pengawal pun hilang bagai embusan angin
sang raja sunyi kembali melihat sang wajh ayu yg taduh itu
raja sunyi:hah(dengan helean nafas)
raja sunyipun berlalu hilang di udara tipis
bagai ia tak pernah ada disana
setelah kepergiannya
barulah derap kaki terdengar mendekat
tak berselang lama derap kaki itu semakin mendekat lalu masuk kedlm kamar sang ratu dgn barang bawaannya ya derap kaki itu adalah milik sang pelayan yg banyaknya menycapai belasan orang
ketika mereka masuk ia disugguh kan dgn pmandang yg indah wajah teduh tampa polesan namun nampak ayu,bibir merah muda tampa lipstik namun menggoda alis pas2 namun melengkung bagai bln sabit yg menawan,bulu mata panjang namun lentik tertutup rapat,kulit putih cerh bening bersamaan bagai mutiara yg terkesan cantik nan menawan bersamaan hidung kecil.yg mancung indah bagai pahatan
rambut yg panjang namun berantakan menambah kesan seksinya
__ADS_1
cukup kata sempurna yg tepat untuk dikata
sang pelayan mulai membangunkan sang junjungan dgn berbagai cara
akan tetapi sang junjungan tak bangun2 hingga mereka terduduk lemas kehilangan akal tuk membangunkan sang junjungan
tapi dian tara mereka tiba2 terbesit ide jahil pd sang junjungan ia pun mendekat lalu membisik kan suatu
hingga sang empunya terbangun dgn mata yg melotot saking terkejutnya lalu dgn keras bertanya
sang ratu:pergi...!!!!!!!aku akan bangun jangan kesini
semua pelayan disana hanya tersenyum melihat keebohan yg di buat sang junjungan untung saja kamar itu kedap suara
kalau tidak mungkin besar sang tamu akan datang melihat dan bergosip yg tidak
kt.pelayan:ampuni kami yg rendah ini yg mulia
sang ratu:hah tak papa ,itu sudah kewajiban mu
silahkan apa yg di tugaskan untuk kalian kerjakan
kt:baik yg mulia
sang ratu pun hanya pasrah ,mulai dari luluran dilayani ,mandi ,lalu berpakaian dan menata rambut .
kt:sudah selesai yg mulia
sang ratu:hem terimakasih
__ADS_1
mereka begitu kagum dgn junjungannya yg rendah hati namun tegas dan agung
sang ratu pun menyambar cadarnya untuk ia kenakan karena sang pelayan masih terbengong dgn darah yg menetes dibibirnya
sang ratu :ayo kita keruang makan mungkin mereka semua sudah menunggu
kt:mari yg mulia
sang ratu pun berjalan beriringan dan melangakah masuk lif karena ia sedang malas sekarang
setelah mereka semua tiba di aulau perjamuan lif pun terbuka lebar terpampang lah sosok gadis memaikai cadar yg berjalan beriringa yg di dampingi sang dayang nya
tamu yg ada diruangan itu pun tak lepas memandang nya dgn kagum pintu yg di pakainya yg sangat ajaib bagi mereka
sia:wah pintu itu sang ajaib
sib:iya buka dgn sendirinya lagi
sic:wah siapa wanita itu
sia:mengapa dia pakai penutup wajah
sib:mungkin malu kali karena buruk rupa
sang ratu yg memdengarnya hanya acuh tak acuh
sang ratu pun mendekat kemeja makan untuk duduk dikursi kesayanganya yg empuk itu
karena sang ratu tak mau membagi kursinya apalagi dgn orang tak di kenal karena kalau ia sudah duduki maka harum tubuhnya yg memabukkan itu bagai haruman bunga di musim semi akan melekat ditempatnya
__ADS_1
dari itulah ia tak mau membagi