#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#

#Perjuangan Hidup Seorang Ratu Yg Terbuang#
opisode3


__ADS_3

"berpindah ruang dan waktu ke dinasti kuno"


disuatu tempat ,ditengah2 hutan terdapat bukit2 cantik yg menghiasinya ,air sungai mengalir tenang,burung2 berkicau merdu,air terjun berjatuhan ,ikan2 mulai memamerkan kecantikan ekornya,segala penghuni sibuk dgn pekerjaannya, sinar matahari malu2 menampakkan senyumnya ,ranting2 pohon bergoyang mengikuti semilir angin,dibukit yg tingi yg dikelilingi hutan yg ketika kitamemandang kebawah sungguh pemandangan yg langka yg mampu memanjakan mata, disinilah tempat sosok seorang gadis masih enggan membuka kelopaq matanya ,tidak ada yg tau kalau tubuh itu sudah berapa bulan taq berpenghuni ,bibir itu mulai tidak berwarna lagi ,sang pelayan mulai takut, dengan keadaan tuannya ,akan tetapi ,sang pelayan, tidak menyadari sebuah cahaya meleset masuk katubuh yg kaku itu ,dan kini ia bagaikan intan prmata, yg dikelilingi tembaga ,namun terlihat indah, jika dipandang dgn jeli.


sang ratu/hilmia:uh... (dia melenguh sambil memegang kepalanya yg begitu pening )ketika ia mau bangun seluruh tubuhnya terasa sakit semua tapi ia blm sepenuhnya sadar setelah setengah jam kemudian baru ia mulai memberanikan diri membuka kelopaq matanya sambil mengerjapkan matanya dgn menyusuaikan sinar yg menerangi ruangan itu ia baru sadar ia taq lagi di hutan tempatnya ia begitu panik tapi setelah ia mengingat ulang kejadian yg menimpanya ia pun bertanya2


ratu/hilmia:dimana ini apkah aku dirumah yg aku impikan tapi dimana para sahabat ku (kata hilmia sambil memandang seluruh penjuru diruangn itu)


dalm keadaan bingunng tiba2 kepalanya begitu sakit bagai tertimpa besi yg begitu berat iangatan demi ingatan muncul dalam memori otaknya ia bagaikan menyaksikan sebuah pentas tapi taq terasa air matanya lolos mengalir dengan sesegukan ia berteriak histris.


ratu:tidak..........(sambil memegang kepalanya dgn begitu kuat).


ia pun beransur2 kesadarannya hilang ,seblum tubuh itu ambruk lagi ,sang jendral pun berlari dgn sigap membawa kepelukan hangatnya.

__ADS_1


sang jenderal pun memperintah kan bawahnnya memanggil tabib


jendral:li !(kata sang jendral)


li:ya tuan (kata li sambil membri hormat)


jendral:pergi bawakan tabib ,walapun dia taq mau culik dia( kata sang jendral dgn dingin )


li:siap tuan ,perintah tuan saya laksanakan,kalau begitu saya undur diri tuan(kata li sambil memberi hormat)lalu iapun hilang di pandangn


jendral:sungguh kau penuh dengn drita, seolah2 takdir sedang mempermainkan mu, tapi engkau taq pernah mengeluh sedikit pun ,mungkin rasa ini salah atau tidak ,dan apakah, engkau terima atau tidak ,aku taq tau ,rasa ini hadir seiring berjannya waktu (kata sang jendral sambil sorot mata itu memandang dgn penuh kasih sayg yg tulus )sang jendral berkata lagi


jendral:sampai kapankah aku akan menunggumu,dan sampaikapan kah engkau akan tertidur,begitu indah kah pemandangn dibawah sadarmu hingga engkau enggan membuka matamu .(kata sangjendral dgn pandangn sendu)

__ADS_1


ia pun dikejutkan dgn kedatngn bawahnnya yg membawa sang tabib di bahunya dgn tidak elitnya


li dan tabib memberi hormat setelah melihat sang jendral


li dan tabib:salam hormat tuan/jendral(katanya serempak)


jendral:hormat kalian saya terima


tabib pun bertanya


tabib :maaf jendral ,siapa yg sakit (kata sang tabib)


jendral :hem,aku ingin kau mengobatinya dan jangn engkau membri tahu siapa pun yg penting rahasiakan biarlah semua orang menganggapnya sudah tiada termasuk raja awas jika ini bocor kau taukan akibtnya (dgn sorot mata yg tajam namun dingin )

__ADS_1


dgn tubuh bergetar sang tabib meng iakannya


tabib:baik jendral(kata sang tabib)


__ADS_2