
"huh,sungguh melelahkan,"ucap ayah baru itu. (sambil menghele nafas lelah).
ia pun berhenti, menimang sang buah hati, lalu beranjak ke tempat tidur ,untuk meniduri sang buah hati, yg sudah terlelap ,meraih mimpi indah, tampa memikirkan kejamnya hidup.
setelah ia menaruh buah hatinya, ia pun membaringkan diri, di dekat sang buah hati, lalu ikut terlelap ,mengikuti sang buah hati, ke alam mimpi.
di lain tempat
di ruangan yg serba putih ,terbentang sebuah tali, tapi bukan tali pengikat,di tempat tidur yg cukup luas ,terbaringlah sosok terpengaruh, yg gagah berani ,dgn tampangnya, tak kalah menawan, dgn opa2 ,di jaman moderen.
tapi kini badan yg semula tegap, tangguh ,tak mudah tumbang oleh musuh ,kini tampak lemah, di atas kasur tampak empuk ,tapi memang empuk sih.
sudah 3 hari, dari kejadian itu ,ia terbaring, mungkin enggan ,untuk memperlihatkan indahnya mata itu, ketika terbuka.
alis tebal terbentang, bagai rel kereta api,
mata yg pas2, dengan warna yg indah ,bagai gelapnya malam.
dgn sorot mata tajam, memancarkan kedinginan ,yg membekukan kutub utara.
bulu mata panjang, berkibar bagai bendera perang.
kulit putih pucat,dgn bibir tipis yg mengesankan .
__ADS_1
hidung yg mancung ke depan ,ye elah kedepan, masa kedalam, bukan mancung namanya, tapi pesek itu namanya, ya gayes.
rang yg tegas, yg begitu terlihat gagah.
sungguh sempurna sudah.
jari jemari yg semula kaku, tak bergerak itu, kini terlihat merespon .
tak lama, tapi pasti, kesadarannya pun ,perlahan kembali memulih.
bulu mata itu pun berkibar ,bagai bendera di medan tempur ,dan tak lama mata indah, yg tersembunyi itu pun, kembali terlihat, bagai gemerlapnya malam, bibir tipis itu pun ,mulai menampakkan godaannya.
dengan keadaan yg blm setabil, sang raja memaksa untuk duduk, tapi ia tiba2 menjerit, kesakitan.
aaaaaaaakh!!!!@@
ia merasa prustasi, dengan keadaannya, saat ini.
ia hanya bisa meratapi ,nasibnya yg mlng.
"ahh,"
sambil menghele nafas, ia pun kembali tenang, dan perlahan mata indah itu tertutup indah.
__ADS_1
tak lama kemudian, terdengarlah suara derap kaki ,yg sedang menuju, ruangan inap sang raja.
ternyata sang ratu, dan anteknya ,yg datang, untuk menindak lanjuti ,pengangkatan racun ganas itu, sampai akar2nya.
mereka pun, mulai memasang alat2, yg mereka butuh kan ,dgn intruksi dari sang ratu.
setelah selesai dgn apa yg di butuh, kan mereka pun mulai.
hingga memakan waktu 1 jam,
setelah satu jam tepat, mereka semua selesai, dengan pencapaian 80%.
karena 20 % persen, masih blm sepenuhnya kaluar,karena itu sang ratu ,menyuruh mereka keluar, tampa sepengetahuan siapa pun ,sang ratu ,mulai bertindak untuk perang, dgn bangsa racun; dgn dikawal oleh pil buatannya, dan jarum aku puntur ,yg lama memudar di berbagai kalangan.
sang ratu pun mendekat, lalu menancapkan jarum2 kecil itu, pd titik pitalnya.
sang ratu membuat tirai terasparan, namun kedap suara,walau berteriak keras sekali pun.
setelah itu ,sang ratu mulai menyalurkan energi ke setiap jarum2 itu.
jarum2 itu mulai bergetar ,sakit itu yg di rasa, oleh pemimpin negeri ini.
dgn keinginan yg kuat, dan semangat semakin membara.
__ADS_1
sang ratu pun berhasil mencabut ;panennya dgn senyum yg menakutkan.
hari hari pemulihan pun berlanjut santai,