
sang jendral pun melangkah masuk sang tabib yg ada disana bertingkah biasa saja walaupun di dlm hati ia sangat malas melihat sang jendral yg tak peka jadi lelaki
sang jendral tak tau kalau sang tabib dan sang ratu sudah bersekutu
sblm
tabib yg datang tuk memeriksa sang ratu tapi bukan memeriksa saja ia di ajak sang ratu berdiskusi
hah aku cukup lelah dlm derama ini tabib tampan
sang tabib tersipu dgn kata2 sang ratu
hah tapi taq ada jalan lain selain ikut berderama
sungguh menggelikan
tabib tampan maukah engkau menolong ku
tapi apa yg bisa ku bantu
begini kan sebentar lagi jendral datng
nah disinah peranmu untuk memainkanya
kamu harus bertingkah tenang seolah2 taq terjadi apa2
dan apabila sang jendral bertanya sampai kapan aku tak sadarkan diri
kamu harus mengubah raut wajah mu sedikit merasa bersalah dan mengatakan
maaf sang jendral aku taq bisa memastikannya
ya ya kata sang ratu sangat imut di mata sang tabib
baiklah saya bersedia membantu
apa rencanamu setlah berhasil
hah nanti saya beritahu
sudalah kita mulai dramanya
itulah cara sang ratu begitu cerdik
sang jendral sangat jauh dibawah sang ratu masa depan itu jikalau ditandingi dgn kecerdikan melabuhi musuh
kmbli pd cerita
__ADS_1
salam jendral
salam mu saya terima
mengapa kamu yg menggantikan ayah mu
maaf sang jendral ayah ku sedang bertugas diistana
dan aku yg disuruh menggantiknnya
hem
bagaimana keadaannya sekarang apakah ada perubhn
sedikit jendral
sukurlah kalau ada perubahnnya
kira2 ia akan sadar kapan
sang tabib pun merubah raut wajahnya seolah2 ia merasa bersalah
beribu2 ampun sang jendral
kalau waktu ia akan sadar saya tak bisa memastikan
hah ada rasa bersalah dan hawatir dihelean nafas itu
tapi ia buru2 tepis agar sang jendral sadar dgn taq peka itu
sblm penyesalan itu dtng
hah kalau begitu saya pamit undur diri jendral
hem terima kasih
sama2
hesaha yg melihat raut wajah sang jendral yg begitu prustasi ia begitu marah dlm hati ia ingin mencabik2 sang ratu
****** kamu boleh senang sekarang tapi masih ada aku yg akan meluluhkannya dan tak berpaling lagi dariku
sambil menyeringai licik sang jendral tak menyadari itu
pengawal bayangan sang jengkel benci bersamaan lihatlah tuan mu pengawal li dia itu tak peka lihat lah sang ratu drama tapi tak akan bisa mengalahkan dewi drama kita hihihi
sungguh sangat memuakan
__ADS_1
pengawalli ingin maju memberi tahu sang jendral
tapi sblm ia melangkah sudah di tarik oleh yg lain sudalah sobat kita tonton saja deramanya
kamu tak meliht yg mulia ratu saja sangat santai menik mati deramanya
nan dari itu kita taq boleh menyiakan kesempatan ini jarang kan ada drama ya kalau di istana pasti ada
sudalah kita nilmati saja
semuanya pun kembali duduk asik di atas pohon
kmbli pd tontonan geratis
hem sudalah gege
kan gege sudah berusaha yg terbaik untuknya kita cuma bisa berdoa pd thn untuk nya
lain dimulut lain dihati
iapun seolah mengurangi beban pikiran sang jendral sambil memeluknya
sang ratu hanya memutar bola malas ingin dia menyudahi dramanya tapi ia masih berpikir positip untuk menjalan kan rencananya
terimakasi he'er sudah mau mengurangi bebanpikiran gege
sama2
sang pengawal yg meliht itu hanya memutar mata malas
lain halnya dgn pengawal li ia begitu marah jengkel bersamaan dgn ke2 pasangan itu seandainya itu tv mengkin dia sudah rusakin kalau yg lainnya sudah biasa karna sang ratu mengajarinya tak tik itu tuk mengelabuhi musuh
hem pengawal li kamu harus belajar dari guru kita agar kamu tak tersulut emosi kan jadi celaka untukmu
tampa ada bukti
hem kamu benar
sang jendral yg masih berpelukan pun
melepasnya dan merka berdua kembali tuk beristiraht
ditengah malam ketika semua orang terlelap tertidur sang ratu pergi dgn bawahanya ke sang tabib
sampai disana sang tabib blm tidur iapun mempersilahkan sang ratu dgn rombongannya masuk dan mulailah mereka berdiskusi dan meminta ijin membawa sang tabib muda
begi sang tabib
__ADS_1
bolehkah saya membawa sang tabib tampan untuk ikut bersama rombongan kami
hem sang tabib hanya bisa tersenyum dgn kata2 sang ratu dan helean nafas