Adik Tiri Wanita Pemuas Nafsu

Adik Tiri Wanita Pemuas Nafsu
Curhatan Aji dan Mei


__ADS_3

Mei buruan, Kakak sudah lapar ini.


Aji berteriak dari bawah Memanggil Mei yang sedang berpakaian di atas.


Mei yang mendengar kakaknya memanggil tersebut, Ia pun segera buru-buru pergi ke meja makan untuk makan bersama dengan kakaknya.


Aji dan Mei pun duduk bersama di meja makan sambil sarapan pagi pada saat itu.


Setelah selesai sarapan pagi, Mei pun membersihkan hidangan bekas makan mereka seperti biasanya yang Mei melakukan.


Setelah selesai membereskan sisa makanan Mereka, Mei pergi ke kamarnya untuk rebahan.


Aji pada saat itu sedang bermain handphone, Iya chattingan dengan Putri pada pagi itu dan meminta putus kepada putri dalam hubungan mereka.


Setelah Aji putus dengan Putri, Aji pun sudah tidak lagi cinta dengan Putri pada hari itu, ia pun pergi ke kamar Mei untuk bercerita dengan Mei.


Aji memutuskan hubungan dengan Putri karena ia cemburu pada malam itu, Aji tidak ingin mempunyai wanita yang mau sana-sini dipegang oleh lelaki lain.


Jadi Aji memutuskan hubungan dengan Putri dan ingin mencari wanita lain dan juga Aji sudah berpikir lebih matang kedepannya dari pengalamannya pada hari itu.


Aji pun berjalan menuju kamar Mei, Mei pada saat itu sedang bermain handphone dan sedang chattingan dengan temannya saat di bangku sekolah menengah.


Tok tok tok.


Aji mengetuk pintu kamar Mei.


Tok tok tok.


Mei tak kunjung membuka pintu kamar dan tidak ada jawaban oleh Mei karena Mei sedang asyik chattingan dengan teman lamanya Habib.


Kretek.


Aji membuka pintu kamar Mei dan segera masuk.

__ADS_1


"Hey Mei, dari tadi kakak mengetuk pintu kamarmu Kenapa kamu tidak menjawab." Ucap Aji sambil melihat Mei yang sedang bermain handphone.


"Maaf kak Aji, Aku sedang asyik bermain handphone" Jawab Mei.


"kak Aji ingin bercerita kepadamu Mei, Mie sedang sibuk atau tidak?" ucap Aji.


"Tidak kak Aji, Bagaimana pekerjaan Kakak, Asik tidak di sana?" jawab Mei.


"Itulah yang ingin Kakak ceritakan kepadamu mei, Kakak sedang depresi hari ini, kakak dengan Putri sudah putus, pada saat itu waktu dia di rumah kita dia itu adalah pacar Kakak, agar dia bisa tidur di rumah kita kakak berbohong kepadamu." ucap Aji.


"Loh, jadi selama ini Kak Putri itu adalah pacar kak Aji ya, Kenapa kak Aji nggak cerita dari kemarin." jawab Mei.


"Iya Mei, Kakak semalam habis dipecat dari pekerjaan Kakak, Kakak sebenarnya bekerja di bar di tempat Kak Putri bekerja, di tempat itu kakak sebagai waiters, Karena itu kakak pulang larut malam dan kakak ribut dengan pengunjung di sana karena ada pengunjung yang mendekati Kak Putri dan akhirnya Tadi pagi aku dengan Kak Putri putus Mei." Aji bercerita kepada Mei yang sedang berbaring di atas tempat tidur.


"Ya udah yang sabar ya Kak, mungkin Kakak lebih pantas mendapatkan wanita yang lebih baik daripada Kak Putri, kedepannya Kakak lebih berubah saja, aku tidak akan menceritakan ini kepada ayah dan juga ibu." Mei duduk di samping Aji yang sedang galau dan sambil memegang pundak kakaknya tersebut.


"Terima kasih mei, kamu memang adik yang sangat baik dan pengertian, Kakak sangat menyayangimu Mei." Aji memeluk Mei dan sambil mencium keningnya.


"Kak Aji, Mei ingin cerita juga kepada kak Aji, kemarin ada teman SMA Mei yang datang ke rumah dan Kami duduk di depan teras, ia ingin mendekatiku kak karena ia sudah sangat menyukaiku saat duduk di bangku SMA, Dia juga sangat tampan Kak sekarang namanya adalah habib." Mei bercerita kepada Aji.


"Baiklah kak Aji, kalau kakak ingin seperti itu Aku akan berusaha mencari pekerjaan agar tidak membebani orang tua kita, aku akan tidak merespon chattingan dari teman lamaku Habib itu lagi, lebih baik kita fokus mencari pekerjaan dulu kak." ucap Mei.


"Baguslah Mei kalau kamu mendengar perkataan kakakmu ini, kakak akan menjagamu sampai kapanpun, kakak tidak ingin kamu tersakiti Mei, lebih bagus kita menuju kesuksesan terlebih dahulu jangan kita hidup seperti ini saja menjadi beban keluarga." ucap Aji.


"Siap bos, mari berjuang bersama-sama kak Aji." ucap Mei.


"Oke Mei, Bagaimana kalau kita hari ini pergi ke waterpark Mei, kita berenang di sana untuk menghilangkan rasa galau kakak," ucap Aji


"Baiklah kak Aji, cus Ayo kita pergi." ucap Mei.


Aji pun turun ke kamarnya untuk bersiap-siap pergi bersama Mei ke Waterpark pada hari itu.


Mei juga sedang bersiap-siap di kamarnya untuk pergi berenang bersama kakaknya tersebut.

__ADS_1


Setelah selesai menyiapkan pakaian ganti dan pakaian renang, Mereka pun pergi menggunakan mobil.


Aji menyetir seperti biasanya menuju Waterpark dan ingin berenang bersama-sama.


Di tengah perjalanan, Mei menyuruh kakaknya Aji untuk membeli beberapa cemilan, agar mereka mempunyai cemilan saat di Waterpark.


Mereka pun pergi ke salah satu Minimarket terdekat, mereka membeli banyak makanan ringan serta Pop Mie dan juga beberapa minuman-minuman yang sangat nikmat.


Setelah selesai membeli beberapa cemilan, mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju Waterpark.


Sesampainya di tempat pemandian tersebut, Aji memarkirkan mobilnya dan segera menuju loket pembelian tiket.


Mei Menunggu Di mobil pada saat itu.


"Halo Kak, saya ingin membeli dua tiket masuk untuk 2 orang" ucap Aji kepada penjual tiket.


"Baiklah mas, Tunggu sebentar ya. Ini Mas tiketnya harganya sebesar Rp80.000, satu orang harganya Rp40.000 Jadi dua tiket harganya Rp80.000 ya Mas." ucap penjual tiket sambil memberikan tiket kepada Aji.


"Oke Mbak, Sebentar ya saya ambil duitnya dulu titik ini dia Mbak duitnya 100.000." Aji memberikan uang kepada penjual tiket.


"Oke saya terima duitnya Ya mas, Ini kembaliannya sebesar Rp20.000, Silahkan masuk dan menikmati liburan anda." ucap penjual tiket kepada Aji.


Aji pun pergi Memanggil Mei yang sedang berada di dalam mobil untuk menghampirinya dan mengajaknya masuk ke waterpark tersebut.


"Mei Ayo kita masuk, ini tiketnya sudah Kakak beli Ayo bawa semua cemilan kamu dan kita akan berenang hari ini." ucap Aji.


"oke kak" jawab Mei.


Mei pun membawa semua cemilannya untuk pergi ke dalam kolam berenang tersebut. Kolam berenang tersebut mempunyai ombak buatan dan juga Waterpark yang sangat besar.


Mereka berdua pun pergi menuju pintu masuk Waterpark tersebut.


...Pingin tau cerita selanjutnya?...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan juga beri semangat kepada author ya, oh iya kalian juga bisa membagikannya kepada teman kalian agar author lebih semangat membuat episode lainnya....


...Baca terus cerita selanjutnya ya....


__ADS_2