
Sesampainya di kantin pantai. Aji langsung menuju tempat pemesanan yang berada di kantin.
"Silakan memesan Bapak, ini menu yang kami sediakan di kantin ini, silakan dilihat dulu ya Bapak ini catatannya untuk membuat pesanan." ucap waiters kantin.
Aji pun melihat menu yang ada di kantin tersebut, setelah melihat menu tersebut Aji langsung memilih beberapa menu yang ingin Ia pesan. Aji pun menulis menu yang ingin Ia pesan di kertas pemesanan.
Aji memesan beberapa menu yaitu, Satu nasi goreng, satu mie goreng, ayam penyet, serta minumannya 1 buah kelapa muda dan juga satu gelas manis dingin.
"Oke Bapak bisa berikan lokasi duduknya berada di mana, kami akan segera mengantarkannya setelah makanan sudah selesai disiapkan" ucap waiters.
"Saya duduk berada di gubuk atas nomor 2 di situ saya duduk dengan adik perempuan saya tolong diantarkan nanti setelah sudah selesai di situ ya mbak," ucap Aji.
"Baiklah pak, silahkan menunggu ya," jawab waiters.
Setelah selesai memesan beberapa makanan untuk makan siang Aji dan Mei, Aji pun segera kembali ke gubuk yang mereka sewa tepatnya di atas perairan pantai.
Aji melihat Mei sedang berselfie di pinggiran gubuk tersebut sambil menikmati angin pantai.
Aji pun merasa sangat tenang dan ia sudah mulai kehilangan pikirannya yang sangat stress akibat putus dengan Putri.
Aji duduk sambil menikmati cemilan Chitato dengan melihat adiknya Putri tersebut.
Wah, sangat putih dan mulus paha Si Mei ini, aku jadi nafsu melihat Ia memakai baju seperti ini.
Aji bicara di dalam hatinya sambil menikmati cemilan Chitato dan memandang adiknya Mei tersebut.
Mei pada saat itu memakai baju terusan yang seperti Daster, Baju yang menyatu seperti rok yang hanya tingginya sebatas paha saja, Mei juga pada saat itu sangat kelihatan Anggun memakai bajunya itu.
Mei yang pada saat itu sedang berfoto, Mei hanya menggunakan kamera depan untuk berfoto, Iya selfie sendirian sambil memfoto background belakangnya dengan background pantai.
Aji yang melihat adiknya berpose berfoto sendirian langsung berpikir cerdas, Ia pun segera mengambil tripod yang ia bawa dari rumah dan ia letakkan di dalam kamar gubuk yang mereka sewa.
Aji pun masuk ke dalam gubuk dan mengambil tripod yang ia bawa.
__ADS_1
"Mei, ini kakak Aji bawa tripod dari rumah untuk kita bisa berfoto berdua, bagaimana HP Mei kita letak saja di tripod ini agar kita bisa berfoto berdua." Aji Berkata sambil meletakkan tripod untuk mereka bisa berpose berfoto berdua.
"Ide yang bagus Kak, untung Kakak bawa tripod." ucap Mei.
Mei pun meletakkan hp-nya di atas tripod tersebut, Aji dan Mei pun langsung berfoto di daerah pinggiran gubuk yang mempunyai tiang, mereka berfoto dengan background pantai yang sangat indah dan juga luas.
Aji dan Mei mengambil beberapa foto dengan pose yang berbeda-beda. Aji menggandeng Mei, Aji dan Mei bertatap tatapan muka, Aji dan Mei melihat ke arah Pantai. Itulah beberapa pose yang mereka lakukan saat berfoto.
Foto-foto yang mereka hasilkan sangatlah bagus, Mei yang senang melihat foto tersebut ingin menguploadnya ke sebuah social media miliknya.
Sementara itu, Aji yang melihat hasil foto mereka menganggap seperti mereka sedang berpacaran, karena pose-pose foto mereka seperti layaknya orang pacaran dengan romantis.
Tidak lama kemudian, pesanan yang mereka pesan pun datang.
"Ini pesanannya Pak, Silakan dinikmati." Waiters Meletakkan makanan di meja yang mereka duduk di gubuk atas yang ada tempat duduk dan mejanya di terasnya tersebut.
Setelah selesai memberikan makanan pesanan aji dan Mei waiters tersebut pun kembali ke kantin ke tempat ia bekerja.
"Mari kita makan dulu Mei, nanti kita bermain handphone lagi setelah kita selesai makan." ucap Aji.
"Baiklah Mei." ucap aji.
Mei langsung mengambil gambar. Mereka berfoto dengan pose vis. Setelah selesai berfoto Mereka pun makan bersama sambil menikmati angin pantai.
Nyam Nyam Nyam.
Aji dan Mei menikmati makanan mereka.
Setelah beberapa menit, Aji dan Mei pun selesai makan siang. Mei yang kenyang pada saat itu, ingin golek di dalam kamar gubuk yang mereka sewa.
"Hah, Mei sangat Kenyang, Mei golek dulu ya di dalam kamar Kak Sambil Bermain handphone." Ucap Mei sambil pergi ke dalam kamar untuk bermain handphone.
Kamar gubuk yang ada di pantai hanya menggunakan tikar saja.
__ADS_1
Mei Ber golek-golek di dalam kamar tersebut Sambil Bermain handphone dan mengupload foto mereka ke media sosial milik Mei tersebut.
Beberapa menit kemudian, setelah Mei selesai mengupload foto-foto mereka berdua, Banyak yang berkomentar di akun media sosial Mei.
Mei mengupload foto mereka di akun Instagram yang Mei memiliki. Mei mempunyai sekitar 2000 pengikut.
Banyak teman-teman Mei yang memberikan komentar kepada foto-foto mereka.
Wih Mei sekarang pacarnya ganteng banget.
Pacar baru ya Mei langgeng ya.
Ganteng banget cowok kamu Mei sekarang.
Ada lebih banyak komentar lagi. Mei hanya memberikan Caption tanda love di postingannya tersebut.
Karena captionnya sangat simpel dan hanya bergambar love, banyak teman-temannya yang mengira bahwasannya Aji dan Mei berpacaran Sehingga mereka mendapatkan komentar-komentar layaknya orang pacaran.
Mei yang melihat komentar-komentar tersebut, hanya menghiraukan komentar-komentar tersebut.
Tidak lama kemudian ibu dan ayah Mei komen di postingan Instagram Mei tersebut.
"Wah, kalian akrab selalu ya anak-anakku, Jangan pernah berantem, tetap sayang Kakak dan adiknya ya, sehat-sehat di sana ibu akan pulang dengan ayah kamu beberapa bulan lagi." Itulah komentar ibu dan ayah Mei.
Mei yang melihat ayah dan ibunya Memberikan komentar dan juga like komen langsung merespon komentar tersebut.
"Makasih Mami dan ayah, kami sehat-sehat Kok di sini. kak Aji juga baik dan kami sangat akur di rumah." Jawab Mei di komentar akun Instagramnya tersebut.
Banyak teman-teman Mei yang chat melalui Instagram yang mengira mereka berdua bahwasannya pacaran.
Mei merespon teman-temannya hanya lewat chat Instagram saja dan mengatakan bahwasanya itu adalah kakak tirinya yang sekarang tinggal satu rumah dengannya.
Banyak juga teman-teman Mei yang suka dengan Aji melihat postingan yang Mei posting di instagram-nya karena Aji sangat tampan.
__ADS_1
Saat lelah bermain handphone, Mei tertidur dan Handphonenya tergeletak di tikar dan ia tertidur berbaring di atas tikar gubuk yang mereka sewa dengan keadaan pintu terbuka dan Aji sedang duduk di teras depan gubuk tersebut.