
Zulfan saat pagi hari itu sangat lelah karena ia baru pulang dugem dari bar.
Aji pagi hari hanya bermain game offline Dengan meminum secangkir kopi dan menghisap sebatang rokok yang ia miliki, Ia berpikir bahwa siang hari ia akan bekerja di hari pertamanya bersama Adi temannya Zulfan.
Aji yang pernah bekerja sebelumnya di tempat kerja mantannya yaitu Putri, pernah melakukan perkelahian di pekerjaan tersebut, dan pada hasilnya ia dipecat baru pertama kerja.
Aji pun berpikir untuk kedepannya ia akan lebih baik lagi, karena pada saat ini Aji telah pergi dari rumahnya dan ingin hidup mandiri tanpa kedua orang tuanya serta adik yang ia sayangi.
Hisapan demi hisapan Aji lakukan menggunakan rokonya, meminum Secangkir Kopi dengan ditemani oleh rokok.
Inspirasi dan pikiran yang tenang pun didapatkan oleh Aji, Ia pun berpikir jika saat bekerja nanti ia akan melakukan yang terbaik agar ia tidak dipecat pada saat bekerja.
Waktu pun berlalu Detik demi detik, menit demi menit hingga pada waktunya siang hari pun tiba.
Zulfan bangun pada siang hari, tepatnya pada pukul 12.30 siang Zulfan yang sudah kelelahan tidur terbangun.
Zulfan yang terbangun dari tidurnya pun langsung segera menuju kamar mandi, Iya langsung mandi agar menyegarkan tubuhnya pada siang hari itu.
Saat Zulfan terbangun siang hari, ia tidak melihat Aji lagi berada di rumahnya, Zulfan pun bertanya-tanya ke mana Aji, ia tidak tahu bahwasanya Aji sudah pergi bekerja karena saat tidur Zulfan sedang mabuk.
Selesai mandi, Zulfan yang tidak tahu Aji pergi ke mana karena ia lupa bahwasanya Aji pergi bekerja, langsung mengambil handphone dan menelepon Aji dengan menggunakan panggilan suara.
Pada saat itu, Aji masih berada di tengah-tengah perjalanan menggunakan becak untuk pergi ke tempat kerja milik Adi temannya Zulfan.
Dring.. Dring... dringg...
Suara telepon bergetar dan berdering.
Aji yang mendengar suara teleponnya berdering langsung mengambil teleponnya dan melihat ada sebuah panggilan.
Panggilan tersebut adalah Zulfan, ya Zulfan ingin menanyakan ke mana Aji pergi karena Zulfan lupa akibat mabuk.
__ADS_1
Aji pun langsung mengangkat telepon dari Zulfan tersebut, Mereka pun melakukan pembicaraan singkat.
"Halo Aji, Kamu ke mana Kok sudah tidak ada di rumah." Tanya Zulfan yang bingung Aji ke mana.
"Apakah kamu lupa Bro, aku kan hari ini pertama kali bekerja, Aku sedang pergi menggunakan becak untuk pergi ke tempat kerja temanmu yaitu Adi." Jawab Aji.
"Oh iya bro, aku lupa, aku tadi pagi pulang dan langsung tidur jadi aku tidak tahu kamu ke mana. Ya sudah Bro, lanjut lah bekerja Semangat di hari pertamamu bekerja." ucap Zulfan.
"Oke Bro, terima kasih sudah dulu ya Aku tutup teleponnya." jawab Aji.
tut..tut..tut..
suara telepon di tutup.
Aji pun menutup telepon, Ia pun Pergi menuju tempat pekerjaannya tersebut.
Setibahnya di lokasi, Aji langsung menelepon Adi yang mempunyai KTV tersebut, Ia pun langsung mengambil teleponnya dan segera menelepon Adi untuk bertemu.
Suara telepon berdering.
Adi yang melihat ada panggilan langsung mengangkat telepon tersebut. Siang hari itu KTV milik Adi belum buka tetapi Aji disuruh datang pada siang hari.
"Halo, ini siapa?" Tanya Adi.
Aji pun menjawab telepon dari Adi tersebut dengan integritas yang ia punya sesuai dengan dunia pekerjaan Ia sekarang sudah lebih Mahir dan punya pengalaman sebelumnya.
"Halo, selamat siang Apakah benar ini Bapak Adi pemilik KTV" tanya Aji.
"Iya benar, ini siapa? Ada perlu apa?" Tanya Adi.
"Perkenalkan nama saya Aji Pak, saya datang ke KTV karena teman saya bernama Zulfan memberitahukan bahwa saya telah mendapatkan pekerjaan di KTV yang Bapak miliki, Zulfan memberitahukan kepada saya bahwasanya saya harus menelepon Bapak terlebih dahulu Untuk melakukan pembicaraan mengenai pekerjaan ini." ucap Aji.
__ADS_1
"Oh iya jadi kamu yang namanya Aji, Apakah kamu sudah berada di depan karaoke saya, saya akan menemuimu di pintu masuk Silakan masuk saja walaupun bacaannya masih tutup tetapi saya sudah ada di dalam." ucap Adi.
"Saya sudah berada di luar Sekarang pak, Baiklah Pak saya akan segera masuk menemui bapak." ucap Aji.
Aji pun menutup teleponnya dan segera pergi masuk ke dalam karaoke milik Adi tersebut.
tut..tutt.tutt..
Suara telepon ditutup.
Aji berjalan membuka pintu KTV milik Adi, ternyata Adi sudah menunggu di sofa tempat duduk di dalam.
Adi yang melihat ada seorang pria yang duduk di sofa tersebut langsung menanyakannya kepada pria tersebut Apakah ia benar Bapak Adi atau bukan.
"Permisi Pak, apakah Bapak tahu pemilik ktf ini yang bernama Bapak Adi, Saya ada keperluan ingin menemui beliau." Aji bertanya kepada seorang pria yang duduk di sofa tersebut ia tidak mengetahui bahwasanya itu Adi.
"Saya sendiri yang bernama Adi Pak, silahkan duduk Apakah Bapak yang bernama Aji?" tanya Adi.
"Benar sekali Pak." jawab Aji.
Aji pun duduk dan melakukan pembicaraan kepada Adi mengenai pekerjaan di Karaoke miliknya tersebut.
"Jadi begini pak, ini KTV milik saya belum buka, kita akan buka pada sore hari pukul 03.00 sore, gaji di sini tidak sebesar yang Bapak perkirakan, Saya hanya ingin membantu teman saya Zulfan karena Bapak menginginkan pekerjaan, saya hanya bisa memberikan gaji sebesar Rp500.000 dalam seminggu, tetapi bapak bisa meminta gaji bulanan Bapak tinggal pilih saja dan hari ini bapak akan training mengenai pekerjaan yang ada di sini." ucap Adi tanpa basa-basi.
"Baiklah pak, Sebelumnya terima kasih telah membantu saya, kalau soal gaji saya akan memilih gaji mingguan, karena saya juga butuh uang untuk membayar biaya sehari-hari kepada Zulfan. Untuk hari libur hari apa saja Pak?, saya ingin mengetahuinya dan kita beroperasi pada pukul berapa sampai juga selesai tutup beroperasi." tanya Aji.
"Seperti yang saya sudah katakan tadi Bapak Aji, kita akan buka pukul 03.00 sore dan kita akan tutup pada pukul 11.30 malam Setelah itu kita bisa pulang, dan sebelum pulang kita harus melakukan beres-beres serta bersih-bersih, dan juga hari libur yang didapatkan hanya hari Senin saja karena kalau hari Minggu itu adalah hari di mana orang pengunjung banyak yang datang." Adi menjelaskan kepada Aji.
"Baiklah Pak, Terima kasih atas penjelasannya." ucap Aji.
Setelah melakukan pembicaraan kepada Aji, Adi pun mengajak Aji untuk berjalan-jalan ke ruangan-ruangan karaoke tersebut yang ia miliki, Aji pun diajarkan oleh Adi cara membuka room pada saat pelanggan datang ingin membuka room.
__ADS_1
Semua pekerjaan-pekerjaan yang akan dilakukan oleh Aji masihlah pekerjaan awal.