Adik Tiri Wanita Pemuas Nafsu

Adik Tiri Wanita Pemuas Nafsu
Berlibur menuju pantai


__ADS_3

Kak Aji, Bagaimana pekerjaanmu di sana?


Mei melontarkan pertanyaan kepada Aji yang sangat pusing dan dengan keadaannya.


Aku di pecat Mei, jangan tanyakan hal itu lagi!!


Aji hanya bisa terdiam Dengan mengatakan sepatah kata sedikit saja.


"Mei, Bagaimana kalau hari ini kita pergi bermain di pantai, Cuacanya sangat indah hari ini, kakak ingin mengajakmu bermain di pantai dan juga kita liburan di sana." Aji mengajak Mei dengan keadaan ia sangat stres.


"baiklah kak" ucap mei.


Mei pun bergegas untuk pergi ke pantai bersiap-siap bersama kakaknya Aji untuk bermain-main air di pantai.


Setelah mereka bergegas untuk pergi ke pantai, semua Yang mereka siapkan sudah selesai, Aji pun segera memanaskan mobil yang sedang diparkirkan di garasi mobil samping rumah mereka untuk segera pergi ke pantai.


Setelah memanaskan mobil tersebut, Mei pun naik ke mobil tersebut, Mei pada saat itu menggunakan Terusan yang sangat Pendek sehingga pahami kelihatan pada saat itu.


Aji yang sudah kecanduan untuk melakukan pada saat bersama putri melakukan hubungan, melihat Mei yang sedang menggunakan pakaian yang sangat feminim ia langsung melirik mata ke paha Mei tersebut.


Aji sampai tidak fokus membawa mobil karena memperhatikan pahami yang begitu sangat putih, ia selalu memandangi Mei saat mengendarai mobil tersebut.


Brom brom.


Suara mobil melaju.

__ADS_1


Aji yang menyetir sambil melihat paha Mei selalu tertuju matanya ke arah pahami tersebut, Iya sampai bergairah melihat paha Mei yang sangat mulus dan juga putih.


Tidak disangka pada saat itu Aji lupa diri dan ia pun menyukai Adiknya sendiri pada saat ingin pergi ke pantai tersebut, Aji mengatakan kepada Mei untuk berbicara serius di pantai ia sangat ingin memiliki Tubuh me dengan utuh seperti yang ia lakukan pada saat berhubungan dengan Putri mantannya tersebut.


"Mei,Kak aji ingin bicara kepadamu saat kita sudah berada di pantai kakak ingin berbicara serius denganmu karena ini soal hubungan keluarga kita." Aji berbicara kepada me dengan menyetir yang tidak fokus sambil melihat paha Mei tersebut.


"Jika aku bisa berhubungan dengan Mei aku akan mendapatkan perawan yang ia miliki tersebut, Mei sangatlah indah tetapi dia ini adik tiriku Apa yang harus aku perbuat untuknya agar dia bisa menyukaiku ya." Aji berbicara di dalam hatinya sambil memandang Mei dan juga ia menelan ludah melihat adiknya yang sangat seksi tersebut.


"Kak Aji, Bisakah kita berhenti sebentar di supermarket, Mei ingin membeli beberapa cemilan untuk kita di pantai, terutama makanan-makanan ringan dan juga minuman-minuman segar agar kita bisa mengambil sambil menikmati suasana angin pantai dan senja pantai." ucap mei kepada Aji yang sedang menyetir.


"Baiklah Mei, Apakah uangmu masih ada, Jika kamu sudah kehabisan uang Kakak akan segera menelepon orang tua kita untuk mengirimkan beberapa uang untuk keperluan kita di sini, kakak juga ingin mencari pekerjaan saat kita sudah pulang dari sini kakak ingin kita sama-sama bisa bekerja dan tidak menyusahkan orang tua lagi," ucap Aji.


"Tenang saja kak Aji, Mei masih menyimpan beberapa uang saku untuk makan kita beberapa minggu kemudian hari, kita berhenti dulu di supermarket untuk membeli cemilan sebelum kita sampai di Pantai karena harga di pantai sangatlah mahal lebih baik kita beli di luar saja untuk bisa menikmati cemilan-cemilan yang kita beli," ucap Mei.


"Baiklah Mei kita akan berhenti sejenak di supermarket dan kamu akan belanja Kakak akan menunggumu di mobil." ucap aji.


"Tunggu sebentar ya kak Aji, Mey akan masuk untuk membeli beberapa cemilan untuk kita di pantai kakak tunggu saja di mobil ya?" ucap Mei.


Mei pun masuk ke dalam supermarket dan membeli beberapa cemilan atau bisa disebut juga makanan ringan ia membeli beberapa cemilan-cemilan yang sangat lezat, ia membeli makanan ringan yang bermerek chitato, chiki, citos, 99 kerupuk dan makanan lainnya.


Mei juga membeli beberapa minuman-minuman segar dan juga ia membeli beberapa minuman air mineral untuk minum di pantai serta Ia juga membeli Pop Mie untuk sambil memakan Pop Mie untuk menikmati Senja hari.


Setelah selesai memilih semua makanan ringan, dan juga beberapa minuman yang sudah dipilih mei, Ia pun menuju kasir untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu debit yang ia miliki.


Sesampainya di kasir untuk melakukan pembayaran, kasir pun langsung menekan semua belanja yang dimiliki oleh Mei, belanja Mei tersebut sangatlah banyak hingga sampai ratusan ribu rupiah.

__ADS_1


"Ini belanjaannya Bu, semua total belanjaan ibu sebesar 290.000, Bisakah kita terima uangnya terlebih dahulu ibu?" Ucap kasir kepada Mei.


"Boleh Bu, Saya ingin melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu debit Apakah bisa?" tanya Mei.


"Tentu saja bisa Ibu, Bisakah kita terima kartu debitnya" ucap kasir.


"Ini kartu debitnya Bu" ucap Mei.


"Silakan memasukkan PIN kartu debit Anda ibu!" ucap kasir.


Mei pun memasukkan PINnya dan melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu debit tersebut.


"Oke ibu, pembayaran telah selesai, ini stroke dan belanjaannya Terima kasih sudah belanja di sini Selamat datang kembali ibu," ucap kasir supermarket.


Setelah selesai belanja, Mei langsung membawa belanjaannya ke dalam mobil.


Aji sudah menunggu di dalam mobil tersebut. Setelah selesai berbelanja Mereka pun Jalan Kembali menuju pantai.


Aji menyetir dengan serius kali ini agar sampai di Pantai dengan cepat, Haji pun langsung menancapkan gas mobil tersebut dengan kecepatan 60 km per jam.


Aji yang fokus membawa mobil tersebut langsung menancapkan gas dengan cepat, sementara itu adiknya Mei tersebut hanya duduk sambil mendengarkan musik dan juga memakan beberapa cemilan yang ia beli di supermarket.


Beberapa menit berlalu mereka di perjalanan, sampai juga akhirnya di pantai yang ingin mereka tuju dengan pukul jam 11.00 siang pada saat itu.


Aji pun segera membeli tiket masuk kepada penjaga pantai tersebut, ia membeli 2 tiket masuk untuk dirinya dan juga adiknya Mei.

__ADS_1


Harga tiket pada saat mereka ke pantai saat itu sangatlah murah karena mereka berdua pergi ke pantai pada saat tidak hari weekend.


Aji pun membeli 2 tiket tersebut seharga satuannya dengan harga Rp30.000 dan ia membeli Dua tiket masuk dengan jumlah harga Rp60.000 Dan juga ditambah uang parkir kendaraan, mereka menaiki mobil dengan harga parkir kendaraan sebesar Rp15.000.


__ADS_2