
Syafira sedang duduk santai di ruang keluarga sambil memainkan phonselnya.
Ia melihat di internet bahwa band yang ia gemari akan mengadakan konser yang akan dilaksanakan besok. Ia sangat ingin melihat konser itu, tapii.. untuk membeli tiket itu mungkin agak susah karena waktunya sudah mepet. Ditambah lagi banyak sekali yang ingin membeli tiket itu sehingga saling berebutan. Walaupun ada , pasti harganya mahal.
Rey datang menghampiri dan duduk disamping Syafira. Ia mengintip dari belakang apa yang sedang ia lihat di layar ponselnya . Oh , ternyata itu yang membuat Syafira sedari tadi hanya fokus pada ponselnya.
"ehemm.. kamu pengen nonton konser itu ya ?"
Syafira terkejut , ia baru sadar kalau Rey ada di sampingnya , mungkin karena Syafira terlalu fokus pada phonselnya itu.
" Iya nih , tapi gapapa deh kan bisa lihat lewat streaming "
"ohh gitu" kata Rey sambil mengangguk angguk.
Esok hari Syafira dan Rey tidak ada jadwal kuliah. Pagi pagi sekali terlihat Rey yang baru datang entah dari mana. Syafira saat itu sedang membantu Umi dan ARTnya di dapur.
Tiba tiba Rey memanggilnya.
"Syafira..!! sini dong"
Syafira pun menghampiri Rey. "Lihat nih aku punya apa ? " Rey menunjukan dua buah tiket , dan ternyata itu adalah tiket konser band yang ingin ia tonton.
Syafira sangat terkejut dan gembira ternyata Rey memiliki tiket itu.
"Waahhh..! tiket itu..! "
" ayoo..! siap siap ! jangan buang buang waktu lagi ! " Rey menyuruh Syafira bersiap siap karena beberapa jam lagi konser akan dimulai.
" Makasih kak " Syafira memeluk Rey dengan sangat gembira. Ia pun pergi ke kamar untuk mandi dan berdandan.
Syafira telah selesai berdandan . Ia pun segera menghampiri Rey yang sedang menunggunya. Syafira memang jarang berdandan, tapi kali ini dia berdandan . alangkah cantiknya Syafira , jika tidak berdandan saja Syafira sudah cantik , apalagi kalau berdandan. Ia sungguh cantik bak bidadari turun dari langit.
Rey sangat terpukau dengan penampilan Syafira . Tapi bukannya memujinya , Rey malah mengejeknya.
" Jelek..!"
"biarin " kata Syafira sambil menjulurkan lidah.
__ADS_1
Merekapun berangkat untuk menonton konser itu. Ditengah perjalanan Syafira bertanya pada Rey.
"Kak darimana sih dapetin tiketnya ?"
"Kemarin ada temen aku yang punya tiket itu , terus aku beli deh dengan harga yang lumayan jauh lebih mahal" jelas Rey.
"Ohh pantesan" Syafira mengangguk mengerti.
Setelah beberapa saat , akhirnya mereka sampai di gedung tempat konser itu akan dilaksanakan . Orang orang berbondong bondong untuk masuk ke gedung itu.
Setelah mereka sampai di dalam , tiba tiba Rey menghilang. Syafira agak sedikit khawatir , jangan jangan Rey ninggalin dia di konser itu sendirian. Tapi yasudah lah kalaupun iya, Syafira bisa pulang sendiri.
Setelah beberapa saat Rey datang padanya. Ia memberikan sebungkus roti pada Syafira.
"Nihh makan roti..! aku tau kamu belum sarapan pagi ini"
Syafira mengambil roti itu sembari menatap Rey. Ternyata Rey perhatian juga. Syafira memakan Roti itu sepotong, dan memberikan sepotongnya lagi pada Rey.
"kakak belum sarapan juga kan, nih aku bagi rotinya "
Konserpun dimulai. Konser itu bertemakan " Nyatakan Cinta".
Sang vokalis band mengatakan kata kata mutiara sebelum menyanyikan lagunya.
"Nyatakanlah cinta kalian pada orang yang kalian cinta , sebelum orang lain mengambilnya"
Rasanya mendengar kata mutiara itu Rey ingin menyatakan cinta pada Syafira saat ini , sebelum Riko lebih dulu menyatakan cinta padanya. Tapi sekarang bukan waktu yang tepat .
Alunan musik yang begitu indah, Syafira bernyanyi mengikuti nyanyian sang vokalis. Hatinya sangat gembira , akhirnya untuk pertama kali ia melihat idolanya secara langsung, bukan dari tv ataupun phonsel.
Hari sudah mulai malam . Konserpun telah berakhir. Syafira dan Rey kembali ke mobil untuk pulang. Tetapi rasanya Rey belum puas menghabiskan waktu bersama Syafira. Ia pun berniat untuk mengajak Syafira ke suatu tempat .
"Ra aku mau ngajakin kamu ke suatu tempat yang indaahh banget"
"Kemana ?" tanya Syafira sambil menatap Rey yang sedang menyetir.
"Ada deh, nanti juga tahu " kata Rey.
__ADS_1
Akhirnya mereka berdua sampai ditempat yang Rey maksud.
Ternyata tempat itu adalah tempat dimana semua pemandangan kota terlihat dari situ. Lampu lampu yang indah , gedung gedung yang menjulang tinggi , motor motor dan mobil mobil yang berlalu lalang semuanya terlihat sangat indah dari sana.
"Wahhh bagus banget pemandangannya kak" Syafira sangat kagum dengan keindahan ditempat ini.
"Kalau fikiran aku lagi mumet biasanya aku pergi kesini , yaa hanya untuk sekedar merefresh fikiran aja sih" kata Rey sembari menatap indahnya pemandangan kota.
"Ra..!" Rey menatap Syafira seakan ada sesuatu yang akan ia katakan.
" apa kak" jawab Syafira.
"Aku cinta sama kamu" Rey menatap mata Syafira yang indah.
Syafira sangat kaget dengan apa yang dikatakan Rey padanya. Apa maksudnya? apa dia hanya sedang bercanda?.
"Apaaa.. ? Jangan gitu dong bercandanya kak ! gak lucu tau"
"Siapa yang lagi bercanda sih.. aku serius " Rey menatap Syafira sembari memegang kedua tangannya.
Dada Syafira sangat berdebar , rasanya ia tak berani menatap mukanya Rey. Ia segera melepaskan tangan Rey dan berpaling darinya.
"Hmmm.. udah malem nih pulang aja yuk.." Kata Syafira untuk mengalihkan pembicaraan.
Rey memegang kedua pipi Syafira dan membuatnya menatap dirinya.
" Kamu mau kan jadi pacar aku ? "
"Kamu itu kakak aku kak Rey" Syafira melepaskan tangan Rey dari kedua pipinya.
" Udah yuk pulang , disini dingin banget.." ajak Syafira pada Rey.
Rey melepaskan jaket yang ia pakai , lalu memakaikannya pada Syafira.
WJaket itu sangatlah wangi tercium olah Syafira. Membuat nya kini semakin tidak karuan.
Karena hari sudah semakin malam , akhirnya mereka memutuskan untuk pulang . Tanpa ada sedikitpun jawaban atas pernyataan cinta dari Rey.
__ADS_1