Adikku Kau Cintaku

Adikku Kau Cintaku
Kakak jahil


__ADS_3

Pagi pagi Syafira bangun , ia menuju kamar mandi yang ada didalam kamarnya untuk mandi. Sangat berbeda sekali ketika ia hidup di kost kostan ia harus ke kamar mandi umum, itu pun ia harus antri.


Syafira lalu sholat subuh , setelah selesai sholat , ia melantunkan beberapa ayat Al-Qur'an . Syafira tak henti hentinya bersyukur kepada yang maha kuasa atas segala yang tuhan berikan kepadanya. Jujur saja ia merasa bukan manusia yang sempurna , banyak sekali dosa yang pernah ia perbuat tetapi tuhan tetap memberikan semua kebahagiaan ini. Masyaalloh.


Berbeda dengan Rey yang masih tertidur lelap. Tiba tiba ia terbangun karena mendengar suara lantunan ayat suci Al-Qur'an dari kamar sebelah yang tak lain adalah Syafira . Mata nya tiba tiba terbuka lebar, ia kagum betapa indahnya suara lantunan Al-Qur'an itu. Rey bangun dan duduk . Mendengar Syafira mengaji, hati Rey terasa bergetar. Ia bangkit dan mengambil air wudhu lalu sholat. Biasanya Rey suka bermalas malasan ketika waktu subuh , sampai sampai Umi harus dengan susah payah mebangunkan Rey untuk sholat subuh.


Umi bergegas untuk membangunkan Rey. Ketika sampai di dekat pintu kamar Rey , Umi segera membuka pintunya . Tak sampai terbuka lebar , ternyata Umi melihat Rey sedang sholat subuh. Melihat hal itu Umi kembali menutup pintunya . Umi merasa sangat senang dan terharu . Pada saat itu juga Syafira sedang mengaji. Betapa bahagianya Umi saat ini , sampai sampai ia meneteskan air mata.


Setelah itu Umi ke dapur seperti biasa membantu ARTnya menyiapkan sarapan pagi


Waktunya makan pagi telah tiba. Syafira dan Rey sudah siap untuk berangkat ke kampus.


Umi memanggil Rey , Syafira ,dan juga Abi Wira untuk sarapan pagi.


"Syafira..!! Rey..!! Abi..!! sarapan sudah siap nih ayo kita sarapan dulu..!!"


Syafira berlari menuju ke ruang makan dan memeluk Umi nya.


"Selamat pagi Umi..!"


Syafira menyapa Umi Yani dengan riang gembira.


"Pagi sayang " jawab Umi.


Rey dan Abi Wira datang dan duduk untuk sarapan. Umi Yani mengambilkan sarapan untuk Syafira . Biasanya Umi mengambilkan sarapan untuk Abi Wira dan juga Rey tapi sekarang tidak.


"makan yang banyak ya sayang..!" kata Umi kepada Syafira.


Rey sedikit cemburu melihat semua itu. Tak banyak omong Rey langsung mengambil piring makanan Syafira dan memakannya .


"nyamm..!! enakk..!! "


"Rey .. !! kamu apa apaan si ? itu kan makanan Syafira" kata Umi kepada Rey.


Abi Wira tersenyum geli melihat tingkah laku Rey seperti itu , ia tau kalau Rey pasti cemburu pada Syafira.

__ADS_1


"Gapapa Umi , aku bisa ambil sendiri ko" kata Syafira .


Setelah mereka selesai makan pagi , Syafira dan Rey berangkat kekampus sedangkan Abi Wira berangkat kekantor.


Rey dan Syafira masuk ke mobil, mereka tampak canggung. Maklum saja ini pertama kalinya mereka berangkat kuliah bersama. Syafira dan Rey memasang sabuk pengaman dan mobil mulai dijalankan.


Tak ada satu kata pun yang mereka ucapakan . Rey fokus dengan kemudinya , sedangkan Syafira asyik dengan ponselnya.


Tak butuh waktu lama mereka telah sampai dikampus . Rey memarkir mobilnya .


Ketika Rey akan keluar mobil , ia melihat Syafira yang terlihat kesusahan membuka sabuk pengamannya. Maklum saja Syafira memang belum terbiasa naik mobil mewah seperti ini. Rey pun membantu Syafira melepaskan sabuk pengamannya.


Wajah mereka begitu saling berdekatan . Jantung Syafira terasa berdegup kencang, wajahnya mulai memerah . Orang yang menjadi idola semua orang dikampusnya kini berada sangat dekat dengannya . Sampai sampai ia bisa merasakan hembusan nafasnya .


Rey melihat ekspresi Syafira yang seperti itu , ia tersenyum pada Syafira seolah ia sengaja menunjukan pesonanya . Malahan ia sengaja menatap wajah Syafira lebih dekat.


"Kenapa ?" kata Rey.


Syafira mendorong Rey agar menjauh. Rey tertawa melihat Syafira yang sedang kesal padanya . Rey memang sengaja membuat adiknya itu kesal. Entah kenapa Rey suka membuat adiknya itu kesal. Baginya ketika adiknya itu terlihat kesal itu sangat menggemaskan.


"Dorr..!!" kata Via dan Rumi mengagetkan Syafira.


Tetapi Syafira seolah tak menghiraukan . Via dan Rumi mengamati Syafira yang cemberut , biasanya ia selalu ceria.


"Woyy kenapa lo cemberut aja ?" kata Via pada Syafira.


"Iya nih.. apa jangan jangan abis diputusin pacar " ejek Rumi.


Lama kelamaan Syafira mulai terhibur oleh kedua sahabatnya itu , dan mulai kembali ceria. Namun Syafira tidak menceritakan kenapa ia terlihat kesal. Mereka pun melanjutkan aktivitas mereka dikampus seperti biasa.


Waktu pulang sudah tiba , dari kejauhan Syafira melihat Rey yang sedang menunggunya diparkiran sambil bersandar dimobilnya. Rey tampak memakai kaca mata hitam karena silau. Syafira menghampiri Rey.


"Lama banget si ?" kata Rey pada Syafira dengan muka songong.


" Ya kan aku emang baru selesai " jawab Syafira.

__ADS_1


Sedangkan dari kejauhan Via dan Rumi merasa heran melihat Syafira yang menghampiri Rey. Mereka bertanya tanya , apa mungkin sekarang Syafira memiliki hubungan istimewa dengan sang idola kampus itu. Jika iya, alangkah beruntungnya Syafira. Karena memang banyak sekali wanita wanita yang menyukai Rey karena ketampanan nya . Bukan hanya tampan Rey juga pandai menyanyi dan bermain musik.


Rey dan Syafira memasuki mobil dan mulai memacu mobilnya.


"Ka anterin aku ke toko kue Umi ya , soalnya kata Umi kalau aku pulang mampir dulu ke toko katanya" pinta Syafira pada Rey.


"kamu sekarang udah berani ya nyuruh nyuruh saya yah, emang nya saya supir kamu apa.." ucap Rey dengan sinis. Sebenarnya Rey hanya bergurau saja , untuk membuat adiknya itu kesal lagi.


"Yaa kan aku gak bisa nyetir sendiri ka " kata Syafira yang mulai cemberut .


Tibalah mereka di Toko Umi . Seperti biasa Syafira kesusahan membuka sabuk pengamannya , Rey pun kembali membantunya.


Mereka menghampiri Umi yang sedari tadi sudah menunggu .


"Umii..!!" Sapa Syafira pada Umi . Mereka bersalaman pada Umi dan mencium tangannya.


"Nihh umi punya kue yang spesial buat kamu " kata Umi pada Syafira sambil menunjukan sebuah kue kecil yang cantik dan sepertinya enak sekali. Sayangnya kue nya cuma satu jadi hanya Syafira yang boleh makan kue itu.


Umi memberikan kue itu pada Syafira.


"Waahh..!! Sepertinya enak Umi" Syafira ingin memakannya da mulai membuka mulutnya. Tiba tiba Rey merebut kue itu dan memakannya .


"Kakak..!! kamu lama kelamaan jdi kebiasaan ya kayak gitu..!!" kata Syafira dengan nada tinggi.


Umi yang melihat tingkah laku Rey mulai menyadari Rey sepertinya cemburu pada Syafira.


Rey memakan kue itu sebagian dan memberikan sisanya pada Syafira .


"Nih kalau mau aku sisain buat kamu" kata Rey sambil memberikan kue bekas gigitannya itu.


Syafira mengambilnya . Apa boleh buat ia sangat ingin mencicipi kue itu. Walaupun bekas gigitan Rey Syafira tetap memakan kue itu.


"Ihh , ko kamu mau si makan kue bekas gigit aku , aku kan ga gosok gigi seminggu" kata Rey sambil tertawa.


"Bodo amat" kata Syafira sambil membuang muka . Syafira tau Rey hanya bercanda dan hanya ingin membuatnya kesal lagi.

__ADS_1


Umi hanya bisa tertawa melihat tingkah laku kedua anaknya tersebut.


__ADS_2