Adikku Kau Cintaku

Adikku Kau Cintaku
Pembalasan


__ADS_3

Syafira sedang bersantai di ruang keluarga sambil memakan makanan ringan dan menonton televisi.


Rey yang sedang main keluar bersama teman temannya , tak lama kemudian datang.


"Bii..!! tolong bikinin kopi ya, nanti antar ke kamar saya..!" Kata Rey menyuruh ARTnya lalu pergi ke kamar.


Syafira yang melihat hal itu ,Tiba tiba teringat suatu ide untuk melakukan sesuatu untuk membalas semua perlakuan Rey padanya. Lalu ia pergi ke dapur menghampiri ARTnya yang akan membuatkan kopi untuk Rey.


"Emm.. bi itu mau buat kopi buat ka Rey ya ? " tanya Syafira pada ARTnya.


"Iya non . Kenapa non ada yang bisa saya bantu?" kata ART nya yang bernama Bi Inah itu.


"Sini biar saya yang buatkan bi ! " pinta Syafira.


"Oh silahkan non" jawab Bi Inah.


Syafira mulai membuat kopi itu. Tetapi bukannya ditambahkan gula, Syafira malah menambahkan garam pada kopi itu. Setelah selesai, lalu Syafira mengantarkan kopinya ke kamar Rey.


Tok tok tok... bunyi Syafira mengetuk pintu kamar Rey. Kemudian Rey membuka pintunya. Rey sedikit heran , tadi ia menyuruh Bi Inah yang membuatkan kopi , kenapa sekarang jadi Syafira yang datang mengantarkan kopi itu.


"Ini kopinya tuan Rey " kata Syafira sambil memberikan kopi yang di pesan tadi .


Rey mengambil kopinya dan menutup kembali pintu kamarnya. Sedangkan Syafira segera pergi , karena ia tak kuat ingin tertawa.


Ketika Syafira berjalan menjauh , tiba tiba Rey memanggilnya.

__ADS_1


"Syafiraa..!! sini kamu..!!" Teriak Rey.


Syafirapun berbalik dan menghampiri Rey. Rey tiba tiba menumpahkan kopi itu di kamarnya. Syafira hanya bisa diam sambil menunduk karena takut dimarahi kakaknya itu.


"Tuhh bersihin..! kopinya tumpah" suruh Rey pada Syafira .


Syafira menurut saja apa kata Rey, karena ia sadar , dirinya melakukan kesalahan. Ia segera membersihkan seluruh lantai kamar Rey yang ditumpahi kopi.


Sedangkan Rey duduk manis sambil memperhatikan Syafira . Kaki Rey ditumpangkan diatas meja kecil disebelahnya .


"Yang bersih..!! jangan sampe ada yang tersisa..! " kata Rey dengan muka sombongnya.


Tiba tiba Umi datang menghampiri, Rey segera menurunkan kaki nya .


Umi yang melihat Syafira sedang membersihkan lantai merasa heran.


Umi langsung saja membuang lap yang sedang dipegang Syafira dan membangkitkannya.


"Udah udah biar Bi Inah aja yang bersihin !" kata Umi pada Syafira.


Umi menatap Rey dengan dengan heran apa yang Rey lakukan sampai sampai Syafira nurut seperti itu.


Sedangkan Rey hanya nyengir melihat Umi menatapnya .


Tetapi Umi sudah tau Rey memang suka seperti itu pada adiknya hanya untuk membuat adiknya itu kesal saja.

__ADS_1


Rey sekarang sedang merasa bosan , kemudian ia bermain P.S di ruangan khusus tempat ia untuk bermain P.S .


Ketika ia sedang asik asiknya bermain P.S tiba tiba Syafira datang dan mematikan layar P.S nya.


Betapa kesalnya Rey pada Syafira yang kini sudah mulai berani mengerjai dirinya.


Melihat ekspresi Rey yang marah , Syafira segera lari sambil tertawa tawa. Rey segera mengejar Syafira . Syafira berteriak sambil tertawa , dan Rey terus mengejarnya . Setelah Syafira mulai kelelahan , ia menyerah . Rey segera menangkapnya dan memegang kedua tangannya sampai tak bisa bergerak.


Kemuadian ia mengambil spidol yang ada di atas meja. Rey mencoret coret muka Syafira seperti bentuk kucing.


Rey tertawa terbahak bahak melihat wajah Syafira yang terlihat lucu baginya.


Umi yang mendengar kegaduhan Syafira dan Rey segera menhampiri. Alangkah terkejutnya Umi ketika melihat wajah Syafira yang dicoret coret . Sedangkan Rey tertawa terbahak bahak.


"Rey..!! kamu ini gak ada habis habisnya ya jahil sama adik kamu" kata Umi yang kemudian menjewer kuping Rey.


Syafira segera bergegas ke kamar dan melihat bayangannya dicermin . Ternyata wajahnya penuh dengan tinta spidol. Syafira pun segera mencuci wajahnya.


Hari sudah mulai malam , sudah waktunya istirahat. Umi datang menghampiri Syafira yang saat ini sedang duduk didepan laptop mengerjakan tugas kuliahnya.


"Sayang ini sudah malam nak , sudah waktunya tidur. yuk tidur dulu yuk..!"


"Iya umi " jawab Syafira sambil menutup laptopnya.


Syafira berbaring diatas kasur dan Umi duduk disampingnya. Mereka berbincang bincang layaknya seorang ibu dan anak. Syafira bercerita tentang kegiatannya dikampus , tentang teman temannya dan sebagainya.

__ADS_1


Umi mengelus elus rambut Syafira sampai ia tertidur. Setelah Syafira tertidur lelap Umi mencium kening anak kesayangannya itu.


__ADS_2