Adikku Kau Cintaku

Adikku Kau Cintaku
Wanita incaran


__ADS_3

Sekarang Rey dan Syafira sudah semakin dekat , tak ada lagi kecanggungan diantara mereka .


Mereka kini sudah saling menyayangi seperti adik dan kakak pada umumnya.


Kini semua orang dikampus sudah mengetahui bahwa Syafira adalah adik Rey sang idola kampus.


Riko sahabat kecil Syafira yang saat itu baru mengetahui kalau Syafira adalah adiknya Rey , ingin menanyakan langsung pada Rey. Karena ia merasa aneh sebenarnya apa yang terjadi diantara mereka . Bukannya Syafira adalah anaknya Pak Burhan dan Ibu Suti ?. Jangan jangan mereka memiliki hubungan istimewa..?.


"Woyy.. broo..! " Riko menepuk pundak Rey yang sedang berjalan .


"Lo ngagetin gua aja " Rey mendorong Riko sambil tertawa.


"weyy santai broo..! " Riko merangkul Rey. Lalu mereka berdua tiba diruangan tempat mereka belajar.


Rey duduk dibangku , sedangkan Riko menatap Rey dengan heran.


"Bro gua mau nanya sama lo. Sebenernya Syafira itu siapa lo si?" tanya Riko.


"Adek gue." Rey merasa heran kenapa Riko menanyakan hal itu. Bukannya ia sama sekali tidak mengenal Syafira ?.


"Nggak.. gue tau Syafira bukan adek lo." Riko menatap Rey dengan penuh tanda tanya .


Mendengar ucapan Riko , Rey terperangah .


"Sebenernya gua itu sahabat dia sejak kecil. Dan gue juga tau kedua orang tuanya , gue juga tau Syafira gak punya kakak cowo. Sebenernya apa yang terjadi diantara kalian?" Tanya Riko.


Ketika Riko mengatakan hal itu Rey langsung saja menarik tangan Riko dan mengajaknya ke tempat yang sepi dari keramaian orang dikampus. Ia tak ingin orang orang tau bahwa Syafira bukan adik kandungnya.


"Sebenernya Syafira itu adek angkat gue ." Rey menjelaskan kenapa hal itu bisa terjadi.

__ADS_1


Seketika Riko merasa lega mendengar penjelasan Rey . Ternyata Syafira tidak memiliki hubungan istimewa dengan Rey.


"Sebenernya wanita yang gue suka itu dia . Gue suka sama dia sejak SMA" jelas Riko.


"Ok..! gue akan bantuin lo buat dapetin dia" Rey menepuk pundak Riko , memberi semangat padanya.


...***************...


Waktu istirahat telah tiba , Syafira , Rumi ,dan Via pergi ke kantin untuk makan siang. Ketika mereka menikmati makan siang , Rey dan Riko menghampiri.


"Haii..! boleh ikut duduk disini ?" kata Rey sambil menunjuk kursi kosong disebelah Syafira dan Via.


"Boleh kak , silahkan ! " Via mempersilahkan Riko dan Rey duduk.


Via dan Rumi merasa deg degan , karena baru kali ini mereka dihampiri dua laki laki tampan yang merupakan idola di kampus. Walau pun sebenarnya tujuan mereka adalah Syafira.


"Heyy Riko..! udah lama ya gak ketemu. gimana kabar kamu?" tanya Syafira pada Riko.


"Aku baik" Syafira merasa ada yang aneh pada Riko . Kenapa dia terlihat canggung. Ini tidak seperti biasanya. Syafira berfikir mungkin karena mereka sekarang jarang ketemu jadinya begini.


Sedangkan Rey malah menggoda Via.


"Hai cantik..! siapa nama kamu? cantik banget si kamu "


Alangkah tegang nya Via , pria yang ia idolakan, sekarang menggoda nya. Wajahnya mulai memerah.


"Aku Via kak"


Melihat Rey yang terus menggoda Via , Syafira melempar tisyu bekas mengelap bibirnya yang belepotan , ke arah Rey. Sampai tisyu itu mengenai baju Rey.

__ADS_1


"Idiihh baru lihat cewe cakep dikit aja langsung disikat " Syafira segera pergi karena takut Rey membalasnya.


Rey tak terima diperlakukan seperti itu. Harga dirinya ciut didepan para cewe cantik itu. Rey pun mengejar Syafira sampai dapat. Rey memegang kedua tangan Syafira dengan sangat erat sampai tak bisa bergerak .


Syafira merasa kasakitan "aww sakit kak ampun kak "


Melihat Syafira kesakitan , Rey pun melepaskan nya.


"Awas yaa..!!"


yahh.. gagal deh pendekatan Riko dengan Syafira . Tapi tak apa, mungkin Riko bisa mendekati Syafira di lain waktu, di lain kesempatan.


Riko pergi ke taman . Ia duduk di kursi taman , dan merenung. Sudah lama ia memendam perasaannya pada Syafira. Rasa cinta nya semakin lama semakin dalam . Tetapi bagaimana caranya untuk mendapatkan cinta Syafira. Sedangkan Syafira hanya menganggapnya sebagai sahabat, tak lebih dari itu. Ia bingung harus memulainya dari mana .


"Dorr..!" tiba tiba Syafira mengagetkan Riko dari belakang.


"Kenapa si ngelamun aja , kenapa hayoo.. cerita dong..! kan biasanya juga kalo ada masalah suka cerita"


"Nggak ko gak ada apa apa, kenapa kamu kesini ? bukan nya kamu tadi sama Rey ? " Riko melirik lirik kesekelilingnya , mungkin saja ada Rey , tetapi tidak.


"Tadi kak Rey yang suruh aku kesini , katanya kamu lagi ada masalah. Aku jadi khawatir sama kamu" Syafira duduk disamping Riko.


"Nggak ko , gak ada masalah apa apa. Ehh nanti malam ada waktu kosong gak?" Riko menoleh ke arah Syafira dengan penuh harap . Semoga Syafira mau diajak main olehnya nanti malam.


"Aku si gak ada jadwal apa apa nanti malam. Kenapa emang ? " Syafira mengerutkan keningnya , kenapa Riko terlihat aneh.


"Nonton yuk nanti malam" Ajak Riko.


" Maaf ya , aku gak bisa. aku gak suka keluar malam malam ". Syafira memang dididik oleh kedua orang tuanya bahwa wanita tak baik keluar malam , apalagi dengan laki laki. meskipun Riko hanya sahabatnya .

__ADS_1


Riko sangat kecewa . Tetapi apa yang dikatakan Syafira memang benar. Melihat Syafira yang begitu bijaksana Riko bertambah kagum padanya. Sekarang ia sangat yakin bahwa dirinya harus mendapatkan cinta Syafira.


Rey dari kejauhan melihat Riko dan Syafira duduk berdua . Mereka sedang berbincang bincang. Entah kenapa Rey merasa tak rela Syafira bersama Riko. Tetapi Rey yakin bahwa Riko adalah pria terbaik untuk Syafira.


__ADS_2